images anak bermain

Pic. Courtesy of : shakuki.com

 

Sudahkah Anda mengajak si kecil bermain hari ini?
Sebagai orangtua, mungkin Anda berpikir si kecil tak boleh terlalu banyak main karena aktivitas itu belum tentu ada gunanya.
Jangan terjebak dengan anggapan di atas.
Justru dengan metode bermain anak bisa belajar banyak hal.

Berikut ini 9 manfaat bermain bagi anak :

1. Memahami diri sendiri dan mengembangkan harga diri.
Ketika bermain, anak akan menentukan pilihan-pilihan.
Mereka harus memilih apa yang akan dimainkan.
Anak juga memilih di mana dan dengan siapa mereka bermain.
Semua pilihan itu akan membantu terbentuknya gambaran tentang diri mereka dan membuatnya merasa mampu mengendalikan diri. Permainan memotong kertas, mengatur letak atau mewarnai misalnya dapat dilakukan dalam beragam bentuk.
Tidak ada batasan yang harus diikuti.

Identitas dan kepercayaan diri dapat berkembang tanpa rasa ketakutan akan kalah atau gagal.
Pada saat anak menjadi semakin dewasa dan identitasnya telah terbentuk dengan lebih baik, mereka akan semakin mampu menghadapi tantangan permainan yang terstruktur, bertujuan dan lebih dibatasi oleh aturan-aturan.

2. Menemukan apa yang dapat mereka lakukan dan mengembangkan kepercayaan diri.
Permainan mendorong berkembangnya keterampilan, fisik, sosial dan intelektual.
Misalnya perkembangan keterampilan sosial dapat terlihat dari cara anak mendekati dan bersama dengan orang lain, berkompromi serta bernegosiasi.
Apabila anak mengalami kegagalan saat melakukan suatu permainan, hal itu akan membantu mereka menghadapi kegagalan dalam arti sebenarnya dan mengelolanya pada saat mereka benar-benar harus bertanggungjawab.

3. Melatih mental anak
Ketika bermain, anak berimajinasi dan mengeluarkan ide-ide yang tersimpan di dalam dirinya.
Anak mengekspresikan pengetahuan yang dia miliki sekaligus mendapatkan pengetahuan baru.
Orangtua akan dapat semakin mengenal anak dengan mengamati saat bermain.
Bahkan, lewat permainan (terutama bermain pura-pura) orangtua juga dapat menemukan kesan-kesan dan harapan anak terhadap orangtua serta keluarganya.

4. Meningkatkan daya kreativitas dan membebaskan anak dari stres
Kreativitas anak akan berkembang melalui permainan.
Ide-ide yang orisinil akan keluar dari pikiran mereka, walaupun kadang terasa abstrak untuk orangtua.
Bermain juga dapat membantu anak untuk lepas dari stres kehidupan sehari-hari.
Stres pada anak biasanya disebabkan oleh rutinitas harian yang membosankan.

5. Mengembangkan pola sosialisasi dan emosi anak.
Dalam permainan kelompok, anak belajar tentang sosialisasi.
Anak mempelajari nilai keberhasilan pribadi ketika berhasil memasuki suatu kelompok.
Ketika anak memainkan peran ‘baik’ dan ‘jahat’, hal ini membuat mereka kaya akan pengalaman emosi.
Anak akan memahami perasaan yang terkait dari ketakutan dan penolakan dari situasi yang dia hadapi.

6. Melatih motorik dan mengasah daya analisa anak
Melalui permainan, anak dapat belajar banyak hal.
Di antaranya melatih kemampuan menyeimbangkan antara motorik halus dan kasar.
Hal ini sangat memengaruhi perkembangan psikologisnya.
Permainan akan memberi kesempatan anak untuk belajar menghadapi situasi kehidupan pribadi sekaligus memecahkan masalah.
Anak-anak akan berusaha menganalisa dan memahami persoalan yang terdapat dalam setiap permainan.

7. Penyaluran bagi kebutuhan dan keinginan anak.
Kebutuhan dan keinginan yang tidak dapat dipenuhi dengan cara lain, seringkali dapat dipenuhi dengan bermain.
Anak yang tidak mampu mencapai peran pemimpin dalam kehidupan nyata, mungkin akan memperoleh pemenuhan keinginan itu dengan menjadi pemimpin tentara saat bermain.

8. Standar moral.
Walaupun anak belajar di rumah dan sekolah tentang apa yang dianggap baik dan buruk oleh kelompok, tidak ada pemaksaan standar moral selain dalam kelompok bermain.

9. Mengembangkan otak kanan anak.
Bermain memiliki aspek-aspek yang menyenangkan dan membuka kesempatan untuk menguji kemampuan dirinya berhadapan dengan teman sebaya serta mengembangkan perasaan realistis akan dirinya.
Dengan begitu, bermain memberi kesempatan pada anak untuk mengembangkan otak kanan, kemampuan yang mungkin kurang terasah baik di sekolah maupun di rumah.

Catatan: Berikanlah pujian kepada anak dengan menggunakan kalimat yang positif dan mampu menjadi penyemangatnya dalam melakukan sesuatu dengan lebih baik lagi.
Contoh, saat anak diminta mengambil spidol warna merah, awali dengan kata ‘tolong’.
Jika anak berhasil mengambilnya, berikan pujian dan ucapkan terimakasih.

Demikian juga ketika ia tidak berhasil menemukannya, ucapkanlah kalimat positif yang tidak mematahkan semangatnya.
Tetap ucapkan terimakasih atas hasil jerih payahnya.
Misalnya saja, “Makasih ya adik sudah mencarikan spidolnya. Spidolnya ada di dekat buku gambar adik.”

Semoga bermanfaat………

 

 

 

Salam

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

18 responses »

  1. tulisan yang bagus Bun…sangat bermanfaat

  2. Syakir Kids says:

    Makasih bunda…

  3. diberi pujian boleh tapi asal jangan berlebihan lebih kepa motifasi biar anak tidak down, karena Pujian kosong sama buruknya dengan kritik yang tidak dipikirkan. Itu mengungkapkan ketidak pedulian terhadap perasaan dan pikiran anak, penelitian yang menunjukkan kalau anak-anak yang sering dipuji kemungkinan akan tampil buruk di sekolah.

  4. ternyata bermain untuk anak ada manfaat yang luar biasa. tetapi tetap harus terkontrol juga ya bunn๐Ÿ˜€

  5. les privat says:

    senang sekali bisa berkunjung kesini .. artikelnya sangat menarik dan bermanfaat sekali .. makasih ya bun ,, salam kenal

  6. Renggo Starr says:

    Ini berlaku buat bermain game nggak Bun? Hehe
    Anak-anak jaman sekarang kayaknya mulai ga bisa lepas dari gadget.

    Btw, saya belum punya anak. Belum menikah juga.

  7. Dengan bermain bersama teman2nya akan melatih kemampuan bersosialisasi. Yang di dalamnya terkandung nilai friendship, solidarity, apreciate to other, yang sangat penting untuk perkembangan si anak di hari2 ke depan.

    Very nice artikel bunda. God bless

  8. Bunda Anak says:

    iya bunda.. setelah kerja seharian capek di kantor, kalo pulang rumah pasti semangat, karena bisa bermain dengan si kecil hehehe….

  9. segitu pentingnya manfaat bermain. Makanya, sayang banget kalau anak-anak sampai kehilangan masa bermainnya, ya, Bun๐Ÿ™‚

  10. Wah artikelnya sangat menarik dan bermanfaat
    terima kasih atas artikelnya

  11. Bagus bun Artikelnya, di tunggu artikel selanjutnya yaa

  12. keren aartikelnya saya tunggu yang baru๐Ÿ˜€

  13. Lidya says:

    Bermain penting buat anak-anak ya bun

  14. Kalau masih bayi begini banyakan main dari pada tidur baik, nggak Bun?
    Soalnya kadang kalau ada Budhenya si kecil jarang tidur karena Budhenya maunya ngajak ponakannya main terus, padahal si kecil masih 3 bln. akibatnya malamnya masih sore udah tidur dia.

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s