bersyukur

Pic. Courtesy of :4.bp.blogspot.com

 

 

Pada satu titik tertentu, pernahkah kita  bertanya-tanya pada diri kita sendiri, “Kenapa sih kita dilahirkan di dunia?”
Saat otak kita sudah memunculkan pertanyaan tersebut, itu artinya kita sedang diingatkan.
Diingatkan kembali akan peran kita di dunia ini.
Seolah angin kembali berhembus dan membunyikan denting lonceng angin yang bersemayam di kepala kita, “Seberapa penting diri kita hadir di dunia ini?”

“Every individual matters. Every individual has a role to play. Every individual makes a difference.” ― Jane Goodall

Merasa kurang layak?
Selalu membandingkan diri sendiri dengan orang lain?
Merendahkan diri sendiri karena tak bisa sehebat yang lainnya?
Tak berani menegakkan kepala karena malu pada diri sendiri yang belum membuat prestasi apapun?
Tapi, apa iya kita dilahirkan dengan kesia-siaan di dunia ini?
Seharusnya ada sesuatu yang perlu kita lakukan.
Ada peran yang harus kita mainkan.

Coba kita ingat kembali sekiranya hal apa yang paling membuat kita paling merasa bersemangat.
Ingat kembali hal apa yang bisa membuat kita merasa paling bermakna dan penting di kehidupan ini.
Pastinya ada satu saja hal yang paling kita banggakan dalam hidup ini atau setidaknya ada sesuatu yang sangat kita cintai dalam hidup ini.
Kembali temukan titik itu, kembali genggam hal itu.
Setiap orang itu penting, ada tugas yang harus diselesaikan.

Saat ini kita masih bisa bernapas.
Menghirup udara segar.
Tersenyum kepada orang-orang tercinta.
Masih bisa mendengarkan suara-suara merdu di sekeliling kita.
Ya, kita masih hidup.
Jangan sampai kita merasa ‘sudah tak bernyawa’ padahal nyatanya kita bisa melangkahkan kaki kita di atas bumi.

Setiap orang itu penting.
Kita semua punya peran masing-masing.
Dan masing-masing dari kita bisa membuat sebuah perbedaan.
Kita memang tak bisa memainkan semua peran penting yang ada di dunia ini.
Karena itulah kita diciptakan berbeda-beda.
Kita memiliki peranan dan tugas yang berbeda dengan yang lainnya.
Alam semesta ini butuh keharmonisan dan keseimbangan, dan karena itulah manusia berbeda dari satu yang lainnya.
Tinggal bagaimana manusia itu sendiri, bisakah ia memainkan perannya dengan baik, menyelesaikan tugasnya dengan baik, sebelum nanti penghujung hayat tiba?

Kalau nanti kita meninggal, kita ingin diingat sebagai apa?
Kita ingin dikenang dengan cara yang bagaimana?
Jangan sia-siakan hidup kita karena Sang Pemberi Kehidupan sudah mempercayakan sebuah jiwa kepada kita semua.
Tak ada yang sia-sia di dunia ini, asalkan kita mau melangkah dan melakukan yang terbaik dalam hidup kita.
Setuju…… ??

 

 

Salam

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

7 responses »

  1. setuju
    contohnya jika kita mengerjakan sesuatu pasti tidak akan sia-sia melainkan membuahkan hasil

  2. wahyu says:

    superrr, nice share bun

  3. wulan says:

    Jleb…..Bunda….trimakasih…..:-)

  4. kinanthi8p says:

    motivasi di hari Senin yg menyejukkan Bunda.
    Iya, saya kdg juga bertanya: kenapa aku dilahirkan? kenapa begini dan begitu..

    Pdhl sebenarnya kan tak ada yg sia-sia

  5. narda says:

    pagi-pagi mampir udah dapat renungan yg membuat kita bersyukur

  6. indahjuli says:

    Duh, pas lagi down, pas baca ini serasa mendapat siraman air, sejuk.
    Harus semangat dan melangkah lebih baik lagi.
    Thanks ya, Bunda❤

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s