CaraKenaliBakatAnak-SehatKitaSemua (1)

pic. courtesy of : cardiacku.blogspot.com

 

 

Biasanya solusi yang paling sering dilakukan oleh para orangtua saat ingin mengetahui minat dan bakat anak adalah, dengan mengikut sertakan anak ke dalam beberapa kegiatan ekstrakulikuler sekolah.
Namun menurut Robyn McKay, PhD, seorang psikolog dan pelatih kreativitas, hal tersebut tidak selamanya benar.

Berikut empat cara untuk mengetahui minat dan bakat anak yang direkomendasikan oleh Robyn McKay.

1. Kurangi tekanan
Saat Anda melihat para ibu lain mengikuti anak mereka ke dalam kelas balet, bukan berati anak Anda memiliki minat yang sama.
“Hanya karena orang lain melakukannya tidak berarti bahwa itu benar untuk anak Anda,” .
“Menjadi orang tua yang sadar akan minat anak, bahwa pada usia yang sangat muda pun, anak mampu mengekspresikan preferensi mereka.”

Ajak si kecil mengambil keputusan mengenai kegiatan ekstrakulikulernya, tanyakan padanya apakah ia ingin mengikuti kelas balet tersebut.
Jika anak mengikuti kegiatan yang tidak diminatinya, ini akan menyebabkan si kecil tertekan dan mudah lelah.

2. Percaya pada bukti
Perhatikan dengan seksama keunggulan si kecil dalam kegiatan atau pelajaran yang diikutinya.
“Apakah ia mendapatkan nilai tertinggi saat ujian matematikanya atau mendapat juara saat lomba renang?.
Nilai tinggi dan penghargaan merupakan gambaran awal mengenai keunggulan anak dalam bidang yang ia minati.

3. Kerja keras
Saat anak belum menunjukkan kemampuannya, jangan terlalu memaksanya untuk bekerja keras.
“Kerja keras merupakan hal yang baik, namun kerja keras tanpa kemampuan alami, pengetahuan dan praktek hanyalah sekedar kerja keras saja,” .
Rasa keinginan yang kuat dari diri anak pada suatu kegiatan yang ia sukai mampu mengeliminasi rasa lelah dan tertekannya.

4. Gunakan intuisi
Jika anak tertarik dalam suatu kegiatan tetapi belum memberikan bukti keberhasilan, jangan dulu memutuskan bahwa kegiatan tersebut bukanlah minat si anak.
Mungkin hal tersebut hanya karena anak tidak siap terhadap tahapan perkembangan dan bukan berarti anak tidak akan unggul dalam kegiatan tersebut.

Dalam hal ini, sebaiknya gunakan intuisi Anda untuk memutuskan apakah akan melanjutkan kegiatan yang diikuti oleh anak atau tidak.
“Anda akan tahu apa yang terbaik untuk anak Anda,”.
Lagi pula intuisi sang ibu jarang salah….setuju…??
Semoga bermanfaat………..

 

 

 

Salam

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

4 responses »

  1. Bakat anak dapat muncul dari faktor internal ataupun external. Sebagai orang tua sebaiknya mengarahkan anak, jangan memaksakan apa yang jadi keinginan orang tua. Nice artikel bunda

  2. Tulisannya bagus sangat bermanfaat sekali dan saya sangat setuju. Jangan terlalu memaksa anak untuk menjadi yg kita inginkan tp temukan apa bakat nya

  3. Tulisannya sangat bagus saya sangat setuju dengan apa yang di tulis. Jaman sekarang banyak yang memaksa anak untuk menjadi keren di liat org tp blm tentu baik untuk si anak sendiri.

  4. mandor says:

    Intuisi ibu jarang salah ya bunda. OK deh kalau begitu biar ibu yang mengawasi bakat anak-anak nanti xixixi

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s