working home dad

Pic. courtesy of : thegreenstones.com

 

 

Seorang ayah selain menjadi teladan di dalam keluarga, harus mampu menjadi idola bagi anak anaknya, jika anak anaknya sampai mengagumi orang lain, dan orang yang dikagumi itu perilakunya kurang baik, maka pribadi anak akan meniru idolanya.

Dizaman konteks budaya masa kini, dimana kebanyakan pasangan suami-istri harus bekerja diluar rumah, maka disini terjadilah adanya peran ganda.
Bukan hanya terjadi pada ibu, tapi juga pada ayah.

Peran ganda ini tentunya berpengaruh pada kehidupan berkeluarga selanjutnya, dimana di satu sisi, ibu harus dapat berperan sebagai seorang ibu, dan di sisi lainnya berperan sebagai seorang pekerja diluar rumah, yg berarti berkurangnya waktu yg ada untuk bersama sama dengan anak anak.

Berlainan dengan masa masa dimana wanita berperan sebagai seorang ibu rumah tangga murni.
Tetapi, kalau saja kita menyadarinya, sebenarnya di satu pihak peran ganda seorang ibu sebenarnyalah juga menjadi peran ganda seorang ayah.

Seperti misalnya; janganlah malu untuk membantu istri dirumah, seperti memasak atau membersihkan rumah.
Yang penting, jangan sampai orang tua bertengkar di depan anak, meskipun topiknya hanya sekedar untuk menyejahterakan keluarga.

Karena, anak sekarang sudah mampu menganalisis secara kritis seluruh tindakan dan perkataan orang tua, karenanya dianjurkan agar suami tidak terlalu banyak mendelegasikan tugas kepentingan anak kepada istri.
Jika itu harus terjadi, tangung jawab itu ada pada suami, seperti misal ; bila anak gagal dalam menempuh pendidikan, jangan selalu menyalahkan istri, karena menjadi tanggung jawab bersama antara suami dan istri.

Peran ganda suami didalam rumah ikut membina keluarga sejahtera, seperti ikut serta melakukan pekerjaan pekerjaan di rumah.
Ini suatu hak yang harus diterima, karena istri tidak punya cukup waktu untuk mengerjakannya, sedang suami belum siap untuk mengerjakan pekerjaan tersebut.
Celakanya, akhirnya semua pekerjaan diserahkan kepada pembantu.

Kedudukan suami pada konteks budaya masa kini telah berubah, suami harus dapat mengambil kedudukan yang bervariasi , kadang di depan, di tengah atau di belakang, seperti yang diajarkan oleh Ki Hajar Dewantoro , yakni : ing ngarso sung tulodo, ing madya mangun karso, tut wuri handayani.

Istri dalam konteks budaya masa kini, menghendaki suami meningkatkan pelibatan dirinya sebagai ayah untuk tugas dan tanggung jawab didalam keluarga, terutama dalam mendidik dan mengasuh anak.

Sedangkan anak, mengharapkan ayah tidak selalu mengambil posisi sebagai pelindung dan penasehat saja, tetapi juga sebagai seorang sahabat yang mau mendengar pendapat dan keluhan anak, sekaligus menciptakan pola asuh yang demokratis dengan ciri komunikasi dua arah.

Peran istri kini juga banyak yang berubah, mereka dapat memilih untuk menjadi seorang ibu rumah tangga murni atau seorang ibu yang berperan ganda, sekaligus mencari nafkah.

Bila memilih berperan ganda yang merupakan haknya, tidak dapat disebut ia telah lalai terhadap tanggung jawab dalam keluarga.
Maka peran anggota keluarga yang lain dalam keluarga dengan sendirinya berubah pula.

Maka, suami akan menyesuaikan perannya dengan istri yang berperan ganda, suami juga akan terdorong untuk berperan ganda, begitu pula dengan anak anak yang dapat mengembangkan tanggung jawab untuk mandiri secara lebih dini.

Peran ibu, ayah dan anak yang berperan ganda akan lebih mudah menyelesaikan konflik, bila anggota keluarga itu secara bersama-sama dalam suatu kesatuan sosial yang kompak untuk menyelesaikan berbagai macam kendala.

Semoga bermanfaat……….

Salam

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

4 responses »

  1. Citra Indah says:

    sukses terus buat bunda

  2. prih says:

    Peran saling melengkapi nih Bunda, pun peran kondisional sabagai wujud tanggung jawab dalam keluarga. Peran apapun mari kita nikmati dengan sungguh. Salam

  3. alhamdulillaah saya memang sudah terbiasa dan embiasakan diri seperti yg bunda tuliskan……anak 5 masih kecil2 tanpa pembantu…semua baik baik saja ….:) semua pekerjaan ibu rumah tangga saya kerjakan jika istri nggak sempat… salam bunda.

  4. iChal.Net says:

    Sy pribadi menikmati peran ganda sebagai suami, walaupun sering kali dapat komentar dari orang lain “Koq mau ya?”

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s