ramadan penuh cinta[6]

Courtesy of : gambartulisanislami.blogspot.com

‘Demi Allah, yang jiwa Muhammad berada di tangan-NYA.
Sesungguhnya, bau mulut orang yang berpuasa lebih disukai Allah daripada harum minyak kasturi.” (HR Bukhari).

Kita ini ada di dunia karena diciptakan Allah swt .
Bisa hidup karena diberi makan, minum, dan udara oleh Allah swt.
Sungguh celaka jika terbetik niat lain sewaktu berpuasa, selain karena memenuhi kehendak dan perintah Allah swt.
Sungguh, berbeda dengan amal ibadah yang lain, kita merasakan getaran cinta Penguasa Alam Raya dalam perintah puasa ini.
Getaran cinta dan kasih Allah  swt itu dapat dirasakan pada hadis di atas.

Cobalah pahami bahasa hadis tersebut.
Bukankah ini ungkapan cinta yang melimpah dari Allah swt kepada hamba-NYA yang berpuasa?
Kita semua paham bahwa bau mulut orang yang berpuasa di manapun pasti beraroma tidak sedap/ berbau busuk..
Itu wajar karena saat perut sedang kosong, asam lambung dapat memanjat sampai ke dinding mulut.

Saat berbicara, menguap, atau bahkan sekadar membuka mulut langsung akan tersebar aroma yang membuat orang menutup hidungnya. Namun, bagi Allah swt , seseorang yang berpuasa telah mengorbankan makan, minum, dan syahwatnya hanya karena Allah swt .
Allah swt sungguh cinta pada pengorbanan mereka.
Dan, cinta itulah yang menjadikan bau mulut mereka dihargai Allah swt lebih wangi dari minyak kasturi.

Subhanallah, betapa besarnya cinta kasih Allah swt terhadap orang yang berpuasa.
Banyak sekali amal perbuatan kita ini yang pahalanya dijanjikan Allah swt kepada kita secara kalkulatif.
Contoh, shalat jamaah menaikkan derajat kita di sisi Allah swt hingga 27 derajat.
Bersedekah dilipatgandakan Allah swt pahalanya hingga 700 kali lipat.

Begitu pula shalat di Masjidil Haram yang pahalanya 100 ribu lebih utama dibandingkan shalat di masjid biasa.
Semuanya dijanjikan Allah swt dalam hitungan-hitungan yang jelas.
Tapi, untuk puasa, Allah swt mengungkapkan apresiasi-NYA yang tinggi.
”Puasa itu untuk-KU dan biar AKU yang menganugerahkan pahalanya.”
Bukankah ini sebuah ungkapan sentimental yang diwarnai dengan kecintaan?

Tak sabar rasanya untuk segera menerima anugerah puasa di bulan Ramadhan.
Bulan penuh ampunan dan nikmat penuh cinta dari Allah swt…
Ya Rabb………..biarkan aku menikmati anugerahMU, sandingkan aku bersama orang orang yang KAU cintai ,aamiin……..

 

 

 

 

Salam

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

15 responses »

  1. Titik Asa says:

    Tak terasa, bulan puasa segera tiba…
    Semoga kita sama-sama dapat melaksanakan kewajiban ini dgn penuh ikhlas.

    Salam,

  2. sunny says:

    Tak pernah ada bulan yang seindah bulan Romadhon
    minta maaf untuk semuanya.:)

  3. Bambang Utoyo says:

    Bulan Sya’ban, kalau di lingkungan saya diebut juga Bulan Ruwah dan ada tradisi Ruwahan, tp ada yang pro dan kontra,,,

  4. jl.mandala says:

    i like berpuasa.makasih..

  5. Heru Piss says:

    Saatnya mempersiapkan diri… Semoga ibadah Puasa tahun ini lebih banyak mendapatkan pahala dan berkah bagi kita semua.. Aamiin

  6. Sebentar lagi bulan puasa tibaaaa ya bun… Jaga hati, jaga pikiran, jaga kesehatan…

  7. Indahnya mak ulasannya🙂 Alhamdulillaah kurang lebih sebulan lagi ya mak puasa.. senangnyaaa..

  8. Lidya says:

    tak sabar menunggu bulan penih berkah

  9. berpuasa membuat sehat. makasih

  10. wah kalo puasa enaknya belanja

  11. momtraveler says:

    Puasa itu personal antara kita dan Allah ya bun🙂 selamat menyambut n menjalankan ibadah Ramadhan semoga thn ni lebih baik dr thn lalu … amiinn🙂

  12. ysalma says:

    Semoga kita semua diberi kesempatan bertemu dengan keagungan bulan Ramadhan ya bund.

  13. prih says:

    membasah mata membacanya, mendukung doa Bunda bersama para kekasihNya.
    Salam

  14. Aldi Rahman says:

    saya juga kangen bulan puasa, soalnya ibu saya kalo berbuka memasak masakan kesukaan saya, hehe..

  15. Mechta says:

    Selamat bersiap menyambut Bulan Ramadhan, Bunda… Semoga kita semua dapat menjalankan wajib & sunnah di bulan barokah itu.. Aamiin…

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s