courtesy of :lampuislam.blogspot.com

Parameter seseorang lebih dewasa dibandingkan yang lain, tidak selamanya berkaitan dengan usia.
Melainkan, sikap yang membuat hidup terasa lebih mudah dijalani.
Jadi, bila Anda mengaku dewasa, coba tengok beberapa sikap berikut ini, apakah Anda memilikinya atau tidak.

Dewasa itu…

Menerima kenyataan bahwa hidup tidak selamanya adil

Memberi, bukan berarti Anda tidak akan mendapatkan sesuatu sebagai balasannya.
Bisa jadi, Anda termasuk karyawan terbaik di kantor, namun si bos tak juga memberikan promosi berarti.
Atau mungkin Anda merasa telah melakukan pengorbanan demi cinta, tapi si dia seenaknya pergi tanpa rasa.
Dan kondisi ini, mungkin pernah atau akan Anda hadapi dalam hidup.
Lalu apa yang akan Anda lakukan?
Berteriak pada langit, atau menyalahkan orang lain?

Dalam buku berjudul The Happiness Project, Gretchen Rubin menuliskan bahwa terkadang sesuatu yang baik tidak selalu diberikan dalam ‘kemasan’ yang cantik.
Menangisi sakit hati sehingga terpuruk di tengah jalan pada kehidupan Anda, tidak akan pernah mengubah keadaan.

Hadapilah dengan besar hati, jadilah seseorang yang berhasil keluar dari kesulitan dengan prestasi yang lebih bersinar, dan percayalah kebaikan Anda akan dibalas dengan sesuatu yang lebih baik.
Success is the best revenge..

Jangan ‘hanyut’ dengan janji manis

Menjadi dewasa, tandanya harus mulai siap menyortir siapa yang hanya manis di mulut, namun kenyataan sama sekali berbeda.
Ini tidak bermaksud menyarankan Anda untuk pilih-pilih teman atau kekasih, hanya saja Anda berhak kok untuk dekat dengan orang-orang yang menghargai Anda dan memberikan pengaruh baik dalam hidup.

 Jangan menyesali kehilangan seseorang yang tidak menghargai dan mensyukuri kehadiran Anda dalam hidup mereka.

Jadi, jangan buang energi karena terlalu fokus pada hal-hal yang membuat hidup susah dan sakit hati.
Sebaliknya, arahkan pikiran dan konsentrasi Anda pada segala sesuatu yang membuat Anda bersyukur diberi kesempatan menjalani hidup seperti sekarang.

Menyelesaikan apa yang telah dimulai

Contoh kecilnya adalah membersihkan peralatan makan, memang hal ini kelihatannya simpel dan sepele, tapi memastikan peralatan makan dalam kondisi bersih setelah digunakan, menandakan Anda punya tanggung jawab yang prima.
Besar kecilnya tanggung jawab, bisa menjadi ukuran seberapa jauh seseorang tumbuh dewasa.

Melihat dari dua sisi

Setiap orang punya standar masing-masing dalam menjalani hidup dan menilai sekeliling mereka.
Memaksakan orang lain untuk mengikuti standar Anda, bisa memicu konflik dan pertengkaran.
Tetapi, memaksakan diri untuk mengikuti standar dan prinsip orang lain, juga bukan pilihan yang bijak.
Intinya, tunjukan sikap dewasa dengan saling menghargai.

Tahu cara bersenang-senang

Bekerja dengan cerdas, dan bersenang-senang dengan cermat!
Cobaan dan masalah adalah dua hal yang akan selalu hadir dalam kehidupan.
Satu selesai, yang lainnya pasti akan muncul lagi.

Maka dari itu, tetapkan target kapan harus ‘berperang’ dan kapan harus menikmati hidup.
Jangan sampai waktu 24 jam dalam sehari dihabiskan untuk hal-hal yang hanya menyita energi dan membuat mood jadi buruk.

Semoga bermanfaat………

Salam

Referensi : CHIC

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

13 responses »

  1. lalaurel says:

    Reblogged this on amazingladylaurel and commented:
    note bagus untuk kalian dan saya
    @red

  2. Dewasa berarti bisa memahami keadaan sekitar, dan bisa melawan keegoisan. Usia bukan sebagai patokan kedewasaan..
    Terima kasih Bunda atas ilmu barunya🙂

  3. prih says:

    …..sesuatu yang baik tidak selalu diberikan dalam ‘kemasan’ yang cantik…….hanya kedewasaan pikir dan syukur Bunda Ly yang memampukan memetik pembelajaran berharga ini.
    Trim Bunda telah berbagi, Salam hangat

  4. Batavusqu says:

    Salam Takzim
    Karena sudah dewasa saya malu bayar ongkos cukur 7000 bund. ya jadinya saya bayar 10000 deh kalau nyukur
    Salam Takzim Batavusqu

  5. selagi masih bernafas dan melihat mata hari. kita harus mempergunakan dengan baik dan bermanfaat untuk diri sendiri ataupun org lain..

  6. dewasa gak selalu berbanding lurus dengan usia ya, Bun🙂

  7. sepakat bunda..memang tidak selalu sesuatu yg baik hadir dalam kemasan yg baik,,,,dan terkadang kita dituntut utk bisa melihat permasalahan dari dua sisi…..,
    artikel yg sangat inspiratif…terimakasih sudah berbagi….
    keep happy blogging always…salam dari makassar🙂

  8. Alvie says:

    Saya suka sama quotenya “terkadang sesuatu yang baik tidak selalu diberikan dalam ‘kemasan’ yang cantik”. Dan mungkin ini seringkali kita terima, tapi kita belum benar2 menyadarinya

  9. suse herleni says:

    Setuju Bunda…harus lbh banyak evaluasi diri nih…tq utk sharingnya🙂

    Hugs

  10. Betul banget ini Bunda, menjadi dewasa itu tidak hanya memandang satu sisi saja…aku…tapi juga mereka…andai aku mereka. Bukan berarti menjadi dewasa semua akan mudah tapi lebih siap…menerima termasuk kegagalan dan kesedihan

  11. monda says:

    boleh nggak punya prinsip gini “banyak bekerja banyak bersenang2.. trus kapan nabungnya

  12. ysalma says:

    menjadi dewasa berarti memahami juga kelebihan dan kekurangan kita dan orang lain ya Bund, bisa menerima sedih dan senang dengan cara tidak berlebihan.

  13. Satu lagi ya Bunda. Menjadi dewasa berarti kita harus dapat menghargai pengorbanan maupun pemberian orang lain. Saya sejak kecil diajari untuk selalu mengucapkan terima kasih. Dan kini saya tau bagaimana dahsyatnya berterima kasih.

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s