Courtesy of : tokopedia.com

Pernahkah Anda bertemu dengan seseorang yang selalu mempunyai tanggapan negatif ?
Apapun yang dikatakan pada mereka, sekalipun Anda membicarakan hal yang positif, di mata mereka , tetap saja negatif.

Hasilnya, mereka tidak mendapatkan manfaat apapun dari apapun yang disampaikan.
Saya menamakan mereka “si topi negatif”
Eh, jangan jangan si topi negatif ini adalah kita sendiri, ya?
Orang dengan sikap begini, selalu terfokus pada kelemahan orang lain.
Pada apapun yang dikatakan orang, mereka selalu berusaha menemukan sisi buruknya.
Tidak peduli betapa baik dan mumpuni gagasan seseorang itu, pasti ada celah untuk diserang.

Tapi, bukankah kemampuan seseorang untuk menemukan titik lemah adalah salah satu ciri orang yang cerdas?
Betul.
Kemampuan untuk berpikir kritis adalah tanda tanda orang yang mempunyai IQ yang tinggi.
Itu juga betul.
Namun begitu, kita semua juga tahu, bahwa IQ bukanlah faktor penentu utama dalam mengukur kualitas diri seseorang.
Tanpa tanda kecerdasan lainnya, yaitu kecerdasan EQ ( kecerdasan emosional ) , orang yang ber IQ ( kecerdasan pikir)  tinggi tanpa EQ tak ubahnya seperti sebuah mesin hitung yang lama lama akan dilanda rasa frustasi karena merasa gagal untuk meraih penerimaan orang lain atas “kecanggihan” cara berpikirnya.

Jadi, bagaimana kalau kita bersedia membersihkan kepala dan hati kita, agar kita menemukan kebenaran dan kejernihan dari gagasan yang datang dari orang lain ?
Karena orang yang paling cerdas sekalipun tidak mampu menemukan semua solusi.
Makanya kita perlu masukan dari orang lain.

Apakah itu berarti kita harus selalu setuju dengan gagasan atau masukan dari orang lain ?
Tidak juga.
Namun, setidaknya, kita bisa bertukar pikiran dengan itikad yang baik, melalui cara yang baik, untuk menemukan solusi terbaik.
Begitu kan, sahabat sahabatku?
Setuju?

Salam

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

9 responses »

  1. mandor says:

    setuju bunda, bahwa semua hal itu sebenarnya adalah baik, atau mengantarkan orang menjadi baik. tergantung kita menyikapinya bagaimana

  2. prih says:

    Setuju Bunda Ly, banyak cara untuk mencapai kesehatian melalui itikad dan cara yang baik. Salam hangat

  3. Wiena says:

    Setuju sekali Bunda…

  4. antara 2 saja Bunda orang suka berpikir negatif ini kalau tidak kurang percaya diri atau over percaya diri :))

  5. Lidya says:

    sering bun, biasanya saya memilih mendiamkan saja kalau malas debat

  6. Wong Cilik says:

    Setuju sama Bunda … meski kadang-kadang, siapa yang berbicara lebih berpengaruh dibandingkan apa yang dibicarakan …

  7. nh18 says:

    Menurut pengalaman saya …
    biasanya orang yang suka berfikiran negatif … ada yang salah dengan keseimbangannya …
    (dan ini manusiawi …)

    Semoga kita semua … balance … bahagia …
    sehingga bisa selalu berfikiran positif

    salam saya

    (2/4 : 8)

  8. ysalma says:

    setuju bund,
    setuju bukan berarti mengiyakan,
    diskusi bukan berarti protes tanpa solusi,

  9. shintadewi says:

    EXACTLY!! SETUJU BANGET !! hahahaha

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s