Photo: Alhamdulillah...kiriman buku " Srikandi Ngedan" kuterima sore ini langsung dr penulisnya, sahabatku  narablog senior  Kyane Guskar.......terimakasih banyak Gus, semoga selalu sehat dan sukses.....#banggadanbahagia...:)

” Srikandi Ngedan” karya Guskar Suryatmojo

Judul : Srikandi Ngedan
Penulis : Guskar Suryatmojo
Penerbit : Halamanmoeka Publishing
Tebal : 212 halaman
Cetakan : Pertama, April 2014

Buku yang ditulis oleh Guskar Suryatmojo ini menceritakan tentang berbagai ragam kisah yang terjadi di dunia pewayangan, dengan gaya populer dan ngepop, berlawanan dengan kisah pewayangan yang umumnya agak membosankan dan membuat beberapa dari kita mengantuk.

Mulai dari kisah tentang Arjuna, Wangsa Pandawa, Kurawa lengkap dengan dengan segala macam intrik politik dalam perang di Kurusetra, serta tak ketinggalan juga tentang perselingkuhan yang terjadi diantara para Ksatria tersebut.

Kisah kisah tersebut dibalut dengan kalimat kalimat renyah dan ringan, yang membuat pembacanya tak ingin berhenti membaca hingga akhir.

Buku  Srikandi Ngedan yang berlatar belakangan kisah kisah pewayangan ini dikemas apik.
Bagi seseorang yang baru membaca tentang perwayangan sekalipun, buku ini sangat menarik, juga mampu membuat senyum pembacanya dengan menyelipkan beberapa kalimat situasi modern saat ini.

Seperti di halaman 130 pada paragraf pertama pada subjudul “Ada Jejak Sinta di KM 54+400 ” tertulis disana :

” …………Tanpa membuang waktu Rahwana aka Dasamuka meringkus Sinta dan memasukkannya ke dalam Land Cruisernya……… “

Atau , di halaman 149 pada paragraf ketiga pada subjudul ” Sinta Obong” tertulis : ” Ketika kawulanya mempersiapkan acara penyambutan kehadiran Sinta, masuk sebuah pesan ke BB Rama. Betapa kagetnya ia. ketika dijumpainya sebuah video adegan………. “

Untuk subjudul “Srikandi Ngedan” ini ( yang digunakan juga sebagai judul buku ) , dapat dibaca di halaman 111,  dikisahkan bagaimana sulitnya Srikandi untuk mencari dan menemukan Arjuna yang tiba tiba menghilang bak ditelan bumi. Kenapa dan bagaimana Srikandi bersikap ngedan ( berpura pura gila) dikisahkan dengan bahasa yang ringan dan ternyata membaca kisah pewayangan melalui buku ini, benar benar mengasyikkan.

Salam

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

11 responses »

  1. MS says:

    kangen lagi baca kisah pewayangan mam…, dulu baca yg versi Indonesia jaman2 SD-SMP…,
    baca lagi baru2 ini Mahabarata yg versi India, agak2 gimana gitu bacanya karena beda dgn versi dalam negri…

    nggak sabar pengen baca versi Gus Kar yg versi masa kini

  2. prih says:

    Tarimo kasih Bunda Ly sharing cuplikannya, semakin kepincut menikmati bukunya.
    Salam hangat

  3. archer says:

    seru nih kayaknya buku ini jadi kpingin beli hehe

  4. Titik Asa says:

    Kisah pewayangan menarik untuk disimak ya Bunda…
    Bapak saya hapal benar dengan seluk beluk kisah pewayangan dan makna filsafat yang terkandung di dalamnya. Sering beliau membandingkan kejadian-kejadian saat ini dengan simbol-simbol kisah pewayangan. Menarik untuk disimak.

    Salam,

  5. nh18 says:

    Entah dapat dari mana …
    Mas Gus juga ternyata mengirimi saya buku …
    Buku ini dikirim ke sebuah alamat … lembaga tempat saya sekarang berafiliasi …
    yang lucunya … saya sendiri belum pernah ke alamat tersebut … hahaha
    bukunya Guskar malah sudah ke sana

    Salut untuk Mas Gus

    salam saya Bunda Ly

  6. Lidya says:

    memang Arjunanya kemana bun? kok menghilang๐Ÿ™‚

    lagi persiapan untuk peperangan di Kurusetra tuh, Lidya๐Ÿ™‚

    salam

  7. mandor says:

    kejadian sandal di KM 54+400 masuk dalam cerita ini toh. Berarti … uumm …berarti ituh

    hahahaha…..masih inget aja nih Pak Mandor ….๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€
    *pastinya ada sesuatuuu…gitzuuu ๐Ÿ˜›

    salam

  8. ysalma says:

    kayaknya seru nih Bund, cerita wayang dengan nuansa masa kini.
    shinta naik Land cruiser, penasaran

    iya bener mak, bukunya bagus banget…
    walaupun cerita tentang pewayangan, ditulis dengan ringan dan menghibur๐Ÿ™‚

    salam

  9. LJ says:

    lagian shinta ngapain juga kluyuran di KM 54+400.. itu kan kawasan berbahaya ya Mam..๐Ÿ˜›

    hahahaa…..belum aja kenal lempar sendal ya Mak …๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€๐Ÿ˜›

    #pelukrinduuu…

    Salam

  10. lazione budy says:

    Kisah pewayangan memang selalu menarik buat diceritakan ulang, lagi-dan-lagi.
    Banyak versi tumpang tindih, dan setiap pemcerita selalu mengemas dari sudut pandang yang dianggapnya paling relevan. Bahkan saya baru sadar Srikandi pun pernah ‘edan’.๐Ÿ˜€


    yups , benar sekali, Budi
    beragam versi tokoh pewayangan bisa kita temui sekarang , tercipta dari tangan para penulis handal.
    hahahaa….iya, bunda pun baru tau setelah membaca buku ini ๐Ÿ™‚

    salam

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s