zazzle.com

Prestasi cemerlang, kekasih atau suami yang tampan, paras yang cantik, kenaikan pangkat, kenaikan gaji, semua ada pada dirinya.
Sedangkan Anda, mungkin harus banyak bersabar dan menghibur diri.
Apakah ini yang disebut bad luck?

Belum tentu………..
Jangan terlalu cepat menyimpulkan sesuatu.
Anda mungkin tidak punya karir secemerlang rekan Anda, namun Anda membuat karier dan kesuksesan yang berbeda dari miliknya.

Anda juga tak punya kekasih atau suami setampan sahabat Anda, si dia saat tersenyum manis, membuat Anda nyaman dan dia sangat menyayangi Anda.

Tegakkan kepala Anda……….
Jangan menunduk lesu dan berkhayal seandainya Anda mendapat lebih.
Apa yang ada pada diri Anda adalah anugerah-NYA.
Bersyukur akan membuat semua pemberian itu terasa lebih berarti.

Anda mungkin tidak diberikan karier atau prestasi cemerlang.
Bukan berarti Anda dilahirkan sebagai seorang pecundang.
Sekalipun Anda memperoleh semua penghargaan, kekasih atau suami Anda sempurna, Anda dikagumi karena kecantikan Anda, itu bukan karena Anda dilahirkan sebagai seorang pemenang yang sempurna.

Setiap orang berhak memenangkan hidupnya masing-masing.
Ya! Termasuk Anda juga tentunya.
Anda adalah diri sendiri…………….
Bersyukurlah dengan semua yang ada.
Dengan menjadi diri sendiri, Anda telah memenangkan hidup Anda.

Salam

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

15 responses »

  1. Q-UP Stand says:

    postingan bunda berkobar menyemangatkan saya, terimakasih bun inysallah saya akan mencobanya

  2. indera says:

    setuju tuh bun,,
    terima kasih sudah mengingatkan🙂

  3. prih says:

    Bunda Ly, terima kasih untuk postingan inspiratifnya
    Setiap kita diajak untuk berkaca dan mendapati dirinya adalah pemenang
    Salam hangat

  4. lazione budy says:

    bad luck itu, mendominasi laga tapi shootnya banyak yg kena tiang hingga skor hanya imbang.
    – bad luck versi bola mania.

  5. Lidya says:

    Allhamdulillah selalu bersyukur bun dengan apa yang ada

  6. nh18 says:

    Setiap orang berhak memenangkan hidupnya masing-masing …
    Because everyone of us … is the winner

    Salam saya Bunda Ly

    (24/2 : 10)

  7. wulan wirawan says:

    Assalamu’alaikum Bunda,

    Malaysia, Melaka Medical Center, April 2012

    ALLAH……
    Ketika dokter menyampaikan vonisnya : Cancer Paru Stadium lanjut…
    Kupeluk dirimu, mencoba menghiburmu; ‘Ayah, hidup mati adalah kuasa Allah, Bunda ingin Ayah janji akan mengantarkan Bunda ke surga dan Bunda pun akan janji mengantarkan Ayah ke surga !’

    Dalam tahajud malam itu, dalam berjuta rasa dihati, dalam pencarian acak jemariku dikalamMU, kutemukan;

    QS Al-Baqarah : 216;
    ‘Diwajibkan kepadamu berperang, padahal itu sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal itu baik bagimu. Bisa juga kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.’

    Ini medan perang kita !
    Menangis bersama dalam ikrar kita;
    Allah, kami terima takdir ini, ini adalah jalan surga kami, SEHAT atau SAHID !

    Ikrar yang selalu engkau ingatkan dikala kesedihan melanda dan hatiku melemah melihat ketegaranmu menahan sakit. Ketika sakit teramat sangat menderamu, engkau akan berucap;

    ‘Aku bersaksi ENGKAU benar-benar Allahu Akbar !’

    Apa yang engkau ingin kulakukan agar bisa meringankan sakitmu, sayang ?

    Bandung, Sekejati, Minggu, 16 Februari 2014, 01.00-02.20 WIB

    ‘Ayah ingin adek selalu ada disamping Ayah disetiap detiknya hingga akhir waktunya tiba……..tapi kita harus ikhlas…’

    Kau genggam erat jemari tanganku, aku duduk disisimu, lirih bersama dalam dzikir panjang kita,

    Subhanallah…subhanallah…subhanallah…
    Laa illahaillallah…laa illahaillallah…
    Astaghfirullah…astaghfirullah…astaghfirullah…

    Alam Nasyroh Laka Shodrok (Bukankah Kami telah melapangkan hatimu ?)
    Wawadho’naa ‘Anka Wizrok (Dan Kami pun telah meringankan beban dirimu)
    Alladzi Anqodho dhohrok (Yang memberatkan punggungmu ?)
    Warofa’naa Laka Dzikrok (Dan Kami tinggikan namamu)
    Fa-inna Ma’al ‘Usri Yusro (Sungguh beserta kesulitan ada kemudahan)
    Inna Ma’al ‘Usri Yusro (Sungguh beserta kesulitan itu ada kemudahan)
    Fa-idza Faroghta Fanshob (Apabila kamu telah selesai mengerjakan suatu urusan, maka tetaplah bekerja keras untuk urusan berikutnya)
    Wa-ilaa Robbika Farghob (dan hanya kepada Tuhanmu hendaknya kamu berharap)

    ‘Dek, Ayah mau tidur dulu…’
    ‘Ya, bunda lanjutkan tahajud, jangan lupa berdoa dulu ya…Ayah tambahkan Asyhadu an-Laa Ilaaha Illallah wa Asyhadu an-na Muhammadarrosuululloh’ engkau mengangguk lemah, bibir bergetar berucap

    Kuperbaiki letak bantal penyanggah tubuhmu yang kian lemah, agar engkau nyaman dalam tidurmu dan kukecup sayang keningmu…

    Sesekali kulirik dirimu sekedar memeriksa apakah engkau nyaman dalam persiapan tidurmu, ketemui engkau menyelesaikan salam terakhir tahajudmu….

    Tak pernah kusadari malaikat penjemputmu telah menunggu dengan sabar melihat kita bercinta denganNYA dalam dzikir dan tahajud akhir kita bersama.

    Hingga pada akhirnya, saat salam terakhir witirku, ku bergegas menghampiri dirimu karena malaikat penjemputmu mendekat…

    Sayang…kutunaikan janjiku saat ikrar kita setahun yang lalu, membisikkan satu kata terindah yang kau ikuti di dua tarikan nafas terakhirmu…
    ALLAHHH………..——————————————————————-

    (Kutuliskan untuk Aini, Alif, keluarga, sahabat, teman yang menyayangimu. Trimakasih Allah, Engkau anugerahkan kami kenikmatan yang luarbiasa….)

    Wulan Wirawan

    *Trimakasih untuk pelajaran kehidupan dr buku2 dan tulisan2 bunda yg kerap saya bacakan untuknya, terakhir yg saya bacakan ‘jangan pernah menyerah’. Insha Allah, dia sudah memenangkan kehidupannya, Pelukeratbundasayang….

  8. Trims Bunda, memang benar apa yang bunda sampaikan..pada intinya setiap orang memiliki potensi diri masing-masing, tinggal kita menggali potensi tersebut dan mengembangkannya. Manusia tidak ada yang sempurna, selalu saja ada celah dan kekurangan kita dan itu pulalah jalan tuhan bagi kita untuk selalu bekerjasama dan membutuhkan bantuan orang lain dalam kehidupan kita. salam..

  9. Alvi says:

    setuju banget dengan quote terakhir bunda, “Dengan menjadi diri sendiri, Anda telah memenangkan hidup Anda”. Setiap orang berhak menjadi pemenang, dan kemenangan tidak selalu ditentukan oleh orang lain🙂

  10. mandor says:

    dengan kelebihan dan keunikan yang diberikan oleh Tuhan, harus dipakai dengan sebaik-baiknya semaksimal mungkin untuk jadi pemenang di bidangnya

  11. Suse says:

    Thank Bunda sdh mengingatkan🙂

    Hugs

  12. Bunda, terimakasih posting inspiratifnya. Jadi ngga boleh iri dengan yang lain…

  13. buzzerbeezz says:

    Bersyukur emang kunci kemenangan😀

  14. Selalu bersyukur dlm keadaan apapun ya bunda…

  15. indahjuli says:

    Bunda, postingan ini menyalakan kembali semangat saya setelah semingguan ini sempat terpuruk😦
    Insya Allah akan menjadi diri sendiri untuk menang.

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s