courtesy of : metacafe.com

” Yang terpenting dalam kehidupan bukanlah kemenangan, tetapi bagaimana bertanding dengan baik” ( Baron Pierre de Coubertin)

Mejelang dini hari, segerombolan orang yang tak dikenal menyerang rumahnya secara tiba tiba.
Tiga orang menyusup secara diam diam kedalam rumahnya, namun, dengan tangkas, Frank, seorang agen pensiunan CIA, mengalahkan mereka bertiga.
Termasuk penyerang lain yang berada diluar rumahnya.

Strategi yang digunakan Frank dalam mengalahkan musuh musuhnya sungguh tak terduga – salah satunya – memanaskan beberapa peluru diatas panci penggorengan sehingga menimbulkan ledakan yang bunyinya bak orang yang sedang berbaku tembak.

Frank, yang kepadanya film ini didedikasikan ; RED (Retired Extremely Dangerous)sekalipun amat berbahaya dan liar, ia juga adalah sosok yang romantis.
Melihat adegan ini saya menyadari fakta yang sesungguhnya, para tua tua keladi yang berada dalam film ini memang tak pernah ingin menjadi tua.

Memang, takdir menentukan bahwa manusia akan semakin rapuh bila termakan usia.
Dan, semakin tua, semakin ia akan ditinggalkan, bahkan hidupnya mungkin berakhir pedih di panti jompo.

Sahabat, pernahkan Anda menghabiskan waktu senggang Anda bersama kakek, nenek, atau orang tua lainnya?
Mintalah mereka untuk menceritakan masa masa jaya mereka ketika masih muda sambil bersantai minum teh atau kopi, mereka pasti akan sangat senang.

Dan, jika kini kita memiliki orang orang tua dalam keluarga, ada baiknya jika kita juga tidak melupakan mereka.
Mungkin, kita lelah menghabiskan waktu bersama mereka.
Namun, siapa tahu, sedianya mereka adalah orang orang yang hebat……….yang extremely dangerous……

Salam

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

5 responses »

  1. obat asma says:

    alhamdulillah bun, setiap pulang kerja saya selalu menyempatkan diri untuk berkunjung ke rumah nenek dan sodara .🙂

  2. lakukan hal dengan sebaik baiknya,dan biarkan tuhan yang menyelesaikan semuanya..keep spirit

  3. mandor says:

    Bahkan kakek saya meskipun sudah tua masih dianggap sebagai pamong desa karena selalu dibuat rujukan atas permasalahan.

  4. indrathrw says:

    Film ini kayaknya seru dan sepertinya banyak pesan moral kehidupan. Jadi pengen nonton, bun🙂

  5. Lidya says:

    Kalau pas pulang ke Cikampek saya masih suka mampir ke rumah kakek nenek bun beliau umurnya 89 dan 85 tahun Allhamdulillah masih segar

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s