courtesy of : ebay.com

Life begins at forty.
“Akh, yang benar saja!”
Jawaban ini mungkin diberikan oleh sederetan tokoh berikut :
Isaac Newton, memperkenalkan hukum gravitasi, pada usia 24tahun.
Victor Hugo, menulis kisah tragedi pertamanya pada usia 15 tahun
Blaise Pascal, mulai menulis karya karyanya ketika berusia 16 tahun, dan mengakhirinya ketika berusia 37 tahun.
Charles Dickens, yang menulis Oliver Twist, novelnya yang termasyhur, ketika berusia 25 tahun.

Awalnya, Life begins at forty, adalah sebuah judul buku ( karya Walter B. Pitkin, 1932), tetapi kerap dijadikan semboyan hidup.
Mungkin, karena , secara biologis dan psikologis, usia 40 tahun, dianggap sebagai tolok ukur kedewasaan.
Namun, kedewasaan dapat pula ditafsirkan dengan merujuk pada sisi yang berbeda.
Kedewasaan tidak hanya diukur dari jumlah usia, tetapi juga kehidupan yang bertanggung jawab.

Paling tidak, tokoh tokoh yang saya sebutkan diatas, bertanggung jawab atas talenta yang Tuhan berikan kepadanya.
Mereka tahu, bahwa dengan segala apa yang mereka miliki, mereka tak boleh tinggal diam.
Mereka harus melakukan sesuatu.
Berjuang untuk mendapatkan yang terbaik.

Kini, marilah kita renungkan, sudahkah kita bersyukur dan memberdayakan segenap talenta yang kita miliki dengan baik?
Atau…….kita tetap “menunggu” untuk memberdayakan diri pada usia 40tahun, seperti judul tulisan ini, life begins at forty?
Atau…….bisa jadi,memang di usia 40 tahun lah Anda “merasakan” benar benar life begins at forty?
Silakan share disini ya , sahabat…….

Salam

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

18 responses »

  1. Untuk saat ini pu bersyukur dengan kehidupan yang pu jalani. Entah nanti di umur 40 mungkin pu akan merasakan kebenaran quote ini ya bun. Salam bunda.

  2. indra says:

    maksih bun, smoga setelah membaca ini saya bisa lebih dewasa di usia muda.πŸ™‚

  3. lazione budy says:

    ini quote terkenal banget.
    jadi pengen baca ini buku…

  4. Suse Herleni says:

    Live begins at 40…and I’ve never come this far without love, support and good examples… that’s my self reflection of my early 40’s chapter of lifeπŸ™‚

    And you are one of the good examples I have, Bunda Lily….

    hugs

  5. Lidya says:

    5 tahun lagi menuju 40πŸ™‚

  6. Saya kok jadi berpikir tentang batas usia manusia, dimana (mungkin) jaman dulu harapan hidup manusia begitu tinggi sehingga bisa memiliki usia di atas 80 tahun, maka umur 40 tahun masih termasuk muda. Jadi di kemudaannya itulah hidup yang sesungguhnya bisa dinikmati.

    Mungkin beda dengan jaman modern ini yang harapan hidupnya di bawah 70 tahun, mungkin perlu diubah menjadi life begins at 30πŸ˜€

    Salam hangat, Bunda

  7. Tidak mesti harus menunggu di usia 40 ya bunda untuk memanfaatkn potensi yg di anugrahkan tuhan

  8. nh18 says:

    menurut saya …
    life begin at forty adalah siklus hidup manusia pada umumnya …
    diharapkan pada umur 40 tahun adalah “masa panen” … masa menikmati …
    enjoy life …

    (et least itu yang terjadi di saya …)(hahaha)

    salam saya Bunda Ly

    (9/2 : 6)

  9. prih says:

    Bunda Ly…tercenung dengan alinea terbawah….sudahkah kita bersyukur dan memberdayakan segenap talenta yang kita miliki dengan baik………
    Terima kasih Bunda tuk pengingat indahnya, betapa setiap kita dianugerahi talenta dan siap untuk diberdayakan.
    Salam

  10. ysalma says:

    saya tahun lalu sudah melewatinya Bund,
    tapi sepertinya hidup dimulai saat kita terjun ke kehidupan ‘nyata’
    saat mulai memutuskan/memilih yang terbaik buat kita, saat ortu sudah sebagai penasehat. Dan itu setelah SMA sudah bisa dimulai sepertinya ya Bund.

  11. dimycorner says:

    Terimakasih sudah mengingatkan Bund,
    saya berharap memulai hidup saat ortu sudah memberikan kepercyaan
    kepada anaknya.

  12. Agung Rangga says:

    my life begins at… NOW!πŸ˜€

  13. hilsya says:

    40 saya sudah di depan mata, Bunda.. *jika diberi kesempatan*
    saya sih hanya berharap bisa melakukan segalanya, semampunya.. memperbaiki banyak hal

  14. Imelda says:

    hehehe bunda, aku udah kelebihan 6 tahun, udah berharap kalimatnya berubah jadi “Life begin at Fifty”
    Tapi dalam hidupku aku merasa puncaknya pada awal-awal 30 th, kerja, masuk koran dan TV, ketenaran dan menikah, lalu usia 35 punya anak….. then anti klimaks di masyarakat tapi aku enjoy kok dengan kondisiku sekarang. Kalau ditanya pilih karir atau rumah tangga, sekarang aku akan pilih rumah tangga. Sudah cukup berkarir dehπŸ™‚

  15. edi padmono says:

    Mungkin maksudnya adalah orang mulai menuai keberhasilan, kenyamanan atau kemapanan diusia 40 th. Tidak diragukan juga diusia ini orang cenderung lebih stabil psikologisnya dan lebih religius. Serta diusia ini lebih pada memakai akal dibanding nafsu.
    Bagi saya pribadi, hidup itu dimulai ketika kita sudah harus memikul sebuah tanggung jawab. Kebetulan saya menikah di usia 20 th dan harus membiayai dua adik saya dan 5 adik ipar, dari sanalah hidupku dimulai dengan segala warna warninya.

  16. Tulisan ini sangat memberikan inspirasi sekali untuk saya Bun, untuk melakukan dari hal yang kecil yang tidak pernah terpikirkan oleh orang banyak.

    Salam

  17. Sering juga saya mendengar istilah life begin at forty ini. Baru tahu kalau itu dari judul sebuah buku.
    Kenapa tidak life begin at saat kita memulai hidup mandiri ya Bunda? Bisa beragam memang. Tp menurut saya itu lebih logis drpd hanya berpatokan dari satu sudut saja yaitu usia?
    Hanya sharing saja Bunda…

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s