courtesy of : musicweb.international

Mungkin, selama ini kita hanya mengenal Beethoven sebagai sosok yang genius.
Sebagian karyanya ia ciptakan ketika ia tuli.
Para kritikus musik menganggap,  bahwa prestasi hidupnya yang cemerlang dan musikalitas nya yang tinggi sulit ditandingi.
Ya, ia memang sangat dipuja oleh banyak orang.

Akan tetapi, tak banyak orang yang tahu bahwa sesungguhnya ia dalah sosok pemarah yang sulit dipahami.
Konon, jika pelayannya membuat telur goreng yang kurang pantas untuk dimakan, maka ia akan melemparkan telur tersebut ke muka pelayannya.

Juga, ia pernah menyatakan bahwa ia tidak peduli dengan orang yang tidak senang dengan sikapnya yang egois dan semaunya, karena toh mereka akan tetap meyukai karya karyanya.

Begitulah kehidupan orang orang yang cerdas dan sangat tenar, tetapi kurang pandai membina relasi dengan orang lain.

Umumnya kita melihat bibit bibit kecerdasan yang dimiliki seseorang membaur dengan sifat sifat eksentrik yang dimiliknya.
Kita heran dengan para tokoh yang hidupnya memiliki pengaruh besar bagi dunia, tetapi memiliki kekurangan atau keanehan berupa sikap negatif, sinisme, atau bahkan cacat karakter yang memalukan.

Ada yang mengatakan bahwa itu adalah keadilan Tuhan.
Namun, saya rasa ini kurang tepat.
Mungkin, satu satunya hal yang bisa kita pahami dari hal ini adalah, fakta bahwa tidak ada manusia yang sempurna.

Dan, ada baiknya, jika kita mengembalikan segenap keheranan kita akan sosok sosok tertentu yang berpengaruh besar pada dunia tersebut pada diri kita sendiri.
Jika kita hidup dengan bakat, ketenaran dan prestasi yang sangat hebat, apakah kita akan tetap menjadi orang yang rendah hati ?

 

Salam

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

4 responses »

  1. Suse says:

    Setuju Bunda, Kalau sdh besar Jgn lalu Jadi besar Kepala juga ya🙂
    Thanks for reminding us as always🙂

    Hugs

    seringnya manusia lantas lupa diri ya Mbak 😦

    #bighugs#

    Salam

  2. Semoga kita tetap dapat menjaga hati dan mata kita untuk berbuat lebih baik dan manusiawi ya Bunda. Apa kabar? Bagaimana keadaannya sekarang??? Tetap semangat dan jangan lupa tetap bersyukur Bunda. Salam sayang dari anakmu di Jember. #HappyFebruari

    Apa kabar Imam?
    Alhamdulillaah, berkat doa anak bunda ini, keadaan bunda baik2 saja
    Semoga Iman juga selalu sehat dan sukses yaa….. 🙂
    bersyukur setiap saat dlm keadaan apapun dan bagimanapun ya Imam

    salam

  3. Pakies says:

    Itulah kalau hati kita tertutup segala bentuk kelebihan yang bersifat duniawi, maka segala rasa kebaikan secara sosial menjadi luntur


    menjadi lupa daratan itu namanya ya Pakies
    karena merasa punya kelebihan
    Semoga kita dijauhkan dr sifat ini ,aamiin

    salam

  4. Imelda says:

    orang-orang yang telah menghasilkan karya besar justru mereka yang tidak lagi memperhatikan hubungan antar manusia. Dipikir sudah cukup menjadi terkenal saja.
    BTW Aku kemarin baru lihat bahwa Khadafi itu ternyata punya dungeon sex slave di istananya. Tambah lagi daftar keburukannya.

    Begitulah manusia yang lupa dengan Sang Maha Penguasa Segalanya ya Mbak EM
    Semoga kita dijauhkan dr sifat yg tercela itu …

    Salam

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s