worthpoint.net

Tertawa bukanlah ekspresi yang lebih baik dari pada menangis, manusia membutuhkan semua jenis luapan ekspresi dalam menghadapi kehidupan ini.
Semua ekspresi itu sah-sah saja, yang satu tidak lebih baik dari yang lain, namun semuanya itu harus ada dalam porsi yang tepat, tidak berlebihan.

Ketika seorang bayi lahir, dia menangis.
Ketika seorang yang terkasih meninggalkan kita, kita juga menangis.
Ternyata kehidupan manusia diawali dan diakhiri dengan tangisan.
Ketika kita sedih, kita menangis, namun saat kita terlalu gembira pun, kita dapat tertawa sampai keluar air mata.

Menangis merupakan obat pelepasan bagi jiwa yang lelah, pahit, dan terluka.
Seperti tawa merupakan musik bagi jiwa, maka menangis adalah sarana pelepasan beban yang ada dalam hati kita.
Biasanya jika kita sudah puas menangis, maka hati akan merasa lega.

Oleh karena itu, baik kaum wanita, maupun kaum pria, tidaklah mengapa jika Anda menangis.
Menangis bukanlah tanda bahwa seseorang lemah, namun itu justru menandakan bahwa seseorang masih memiliki jiwa manusiawi dalam dirinya.
Jadi, tidak mengapa jika sesekali Anda ingin menangis.
Itu sah-sah saja.

Salam

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

2 responses »

  1. kadang setelah menangis jadi lebih lega dan bisa melanjutkan semua

  2. lazione budy says:

    Menangis tak mengenal gender, waktu, suasana dan usia. Bahagia pun yang mebuncah bisa menagis.

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s