Tuhan tidak mengalami kerugian apapun ketika kita membuat dosa.
Karena IA Maha Kaya
Dan, IA juga Yang Maha Pengampun dosa dosa.
IA memerintahkan kita agar menjauhi dosa.
Karena IA tahu efek dosa tidak akan baik bagi hidup kita.
Saya tersentak malu ketika mendengarkan penuturan dari seorang Ustadz ini.

Selama ini, saya, – dan, mungkin juga Anda – kerap beranggapan bahwa Tuhan marah jika saya berbuat dosa.
Memang, anggapan itu ada benarnya.
Namun begitu, ada sisi lain yang sering juga saya abaikan, yaitu : kalimat seperti yang disampaikan oleh Ustadz tersebut diatas.

Anggapan bahwa Tuhan adalah sosok pemarah akan membuat kita menjauh dariNYa,ketika kita jatuh dalam dosa.
Jadi, alih alih bertobat dan berjanji tak akan mengulanginya, kita justru makin dalam berkubang dalam dosa.
Padahal, Tuhan itu Maha Pemurah, Maha Penyayang, Maha Pengasih.
Ar-Rahman, Ar- Rahiim.
Karena itulah DIA memerintahkan kita untuk bertobat.
Karena IA menghendaki agar kita berbalik dan hidup dalam kedamaian hati, bukan malah makin menjauh.

Kesucian, mungkin kata ini sangat menakutkan bagi para pendosa.
Ingatlah, bahwa Tuhan tidak pernah membenci manusia yang berbuat dosa,
bahkan orang orang yang mengafiriNYA , tetap diberikannya berbagai berkah dalam hidup mereka ,
seperti kesehatan, rezeki makanan dan harta juga anak anak yang sehat dan istri yang baik.

Ketika kita mengharap dan merunduk berurai airmata memohon taubat padaYA.
Tuhan akan menerima kita sepenuhnya.
Kecuali dosa menduakannya, atau menuhankan Tuhan lain selain NYA.
Jadi, ketika kita betaubat, maka kita akan mulai lagi hidup dalam kesucian, kedamaian, penuh syukur karena terlepas dari hidup yang tidak tenang yang sudah tercemari dosa.
InsyaAllah…….semuanya karena kita selalu hidup dalam prasangka baik padaNYA.

 

Salam

Gambar diambil dari sini

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

10 responses »

  1. mesin kasir says:

    ya ampun nasehatnya ngena bgt di naluri

  2. Betul Bunda. Sebenarnya, ketika kita berbuat dosa sebenarnya kita sedang membuat masalah buat diri kita sendiri.

    Tapi Alloh SWT meskipun kita kerap membangkang, tetap saja diberi kesempatan untuk kembali, dengan tetap memberikan berbagai karunia dan nikmat. Astagfirullohaladzim…

  3. orange float says:

    sukaaaa sekali sama kalimat dari ustadz itu, menyentuh

  4. beni pras says:

    Jika kita menyadari dan mengerti arti kehidupan
    maka kita akan berhati-hati dalam menjalani hidup

  5. TUHAN itu tak pernah marah kepada hamba-NYA yang selalu mendekatkan diri kepada-NYA🙂

  6. rabbani75 says:

    sungguh pertobatan adalah kebutuhan kita sebagai seorang hamba yang penuh dosa

  7. Kendalsari says:

    Terima kasih artikelnya bunda.
    Hari ini saya menjadi tercerahkan.

  8. Tetik Firawati says:

    Semoga kita bisa istiqomah menuju kepada Nya ya Bunda🙂

  9. marsudiyanto says:

    Ditinjau dari sudut manapun, yang namanya “tuduhan” itu selalunya berkonotasi negatif. Dengan menggunakan istilah “dugaan” mungkin bisa lebih halus.
    Tapi susah juga (terutama saya) untuk lepas dari aktifitas menuduh…
    Salam untuk Bundadontworry sekeluarga

  10. Jefry says:

    kalau Allah SWT adalah sesosok yang pemarah, saya malah akan ketakutan..
    Btw Allah SWT itu berbeda dengan kita, lebih dari kita begitu pula dengan sifat2nya

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s