Beberapa waktu berselang, ada sebuah kisah yang selalu di ulang ulang dan akhirnya sampai ke hampir semua orang .
Dan, kisah ini adalah sebuah kisah percintaan yang muram dari sebuah kisah nyata.
Selalu saja ada sebuah tindakan yang kadang tidak masuk akal bagi para pelakon hidup ini.

Sebuah janji pernah terucapkan oleh seorang lelaki (Rob, seorang pelaut) pada seorang wanita cantik (Jean).
Rob berjanji bahwa ia akan kembali dan hidup bersama Jean.
Ini mungkin seperti salah satu bait lagu yang diciptakan oleh Yovie Widiyanto :
” Walau keujung dunia, pasti ku kan menunggu.
Meski ke tujuh samudera, pasti ku kan menanti”.

Maka Jean menantikan Rob.
Dan, sebagai bukti tanda cinta, Rob memberikan sebentuk cincin kepada Jean.

Jean mengelus elus cincin tersebut tiap kali rindu pada Rob.
Namun sayang, suatu hari ketika kapal Rob berlabuh di sebuah dermaga,
Jean yang rindu padanya terpukul melihat Rob dikamarnya sedang bermesraan dengan wanita lain.
Tanpa berkata apapun, dengan hati kecewa dan hancur, Jean keluar dan turun dari kapal, melepaskan cincin nya dan membuangnya ke laut.
Cinta Jean sirna seketika, seperti cincin yang lunglai dan tenggelam perlahan ke dasar lautan.
Apa yang terjadi dengan kehidupan Jean selanjutnya?
Ia menjadi wanita penghibur di sebuah hotel di beberapa kota besar.

Dari kisah nyata ini, ada dua pelajaran yang dapat kita petik.
Pertama, dari Rob, terkadang manusia tidak mau dan tidak bisa menepati janjinya.
Karenanya , janganlah terlalu banyak berharap akan janji yang diucapkan seseorang, dan juga jangan mudah berjanji.

Kedua, dari Jean, kesedihan akibat dikhianati oleh seseorang tak seharusnya membuat hidup kita berantakan, menjadi tak berharga.
Selama kita masih bernafas, kita harus belajar tabah.
Karena orang dan keadaaan selalu punya peluang untuk memahitkan hati kita.

Salam

Gambar diambil dari sini

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

7 responses »

  1. Ricky Solokana says:

    itu hanya kata mutiara, tapi apa yang kita lakukan untuk menjalani hari2 selanjutnya, jelas kita memikirkan semua yang terjadi dan pertanyaan2 akan muncul, lalu kita berusaha memecahkannya, dan energi kita juga terbuang untuk hal yang harusnya tidak perlu, tapi kita manusia, butuh manusia lain untuk menjawab pertanyaan2 kita, dan kegelisahan pasti selalu ada jika pertanyaan2 itu belum terjawab, dan waktu di dalam gelisah itulah yang paling menyiksa, dan jika kita berusaha menghindar maka akan lebih berat lagi gelisah itu, yang paling nyata bahwa sakit hati itu ada dan tidak akan benar-benar hilang, hanya mengendap dibawah sadar kita menunggu untuk kembali kepermukaan seperti bom waktu, ini hanya masalah waktu dan keadaan.

  2. nasihat yang bagus bunbun:D
    selagi kita masih dikasih nafas sama yang punya kita harus manfaatin dengan hal hal yang positis dan mendekatkan kepada-Nya dan setuju sekali selama kita di kasih nafas sama yang punya jangan pernah berkata janji selagi kita belum mampu menepatinya

  3. Jefry says:

    Karena itulah ada yang bilang bila kita tidak boleh terlalu mencintai agar bila terkhianati rasanya tak sesakit itu..
    hidup hanya sekali, kita nikmati dengan baik..

  4. Lidya says:

    belajar tabah ya bun walaupun seringkali sulit😦

  5. genthuk says:

    jangan berjanji apa yang tidak bisa kau tepati

  6. LJ says:

    selama masih bernafas, masih banyak harapan baru yang lebih indah di depan sana.

    Allah akan selalu mencukupkan kita, bahkan lebih drpd yang kita perlu.
    love, always..

  7. imamboll says:

    Hidup akan lebih berharga jika mensyukuri apa yang ada bunda
    saya pikir itulah salah satu kunci kebahagiaan

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s