Suatu ketika, saya iseng menonton sebuah sinetron disebuah stasiun televisi swasta , saya lupa judulnya.
Saat menonton, sering kali saya mendengar kalimat kalimat seperti begini : “Rasanya, aku telah jatuh cinta padanya” atau ” Kini aku tak lagi mencintainya”.
Semua kalimat kalimat tersebut diucapkan oleh seorang wanita dengan sepenuh perasaan.

Hal yang membuat saya jengah dengan kata kata tersebut adalah : pada satu waktu, ia dapat mencintai seorang pria dengan menggebu gebu, dan di saat yang lain, ia tak lagi mencintainya.
Tampaknya cinta disamakan dengan perasan negatif, yakni kebosanan.

Cinta Tuhan itu tanpa syarat.
Tuhan tak pernah bosan mencintai.
Ketika kita jatuh dalam dosa, Tuhan mencintai kita.
Bahkan, ketika kita hidup dalam dosa dan belum juga bertobat, Tuhan tetap mencintai kita.
Sungguh ajaib cinta NYA.
Tuhan adalah cinta itu sendiri.
Tuhan yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

Dalam keberdosaan kita sebagai manusia, tentulah kita tak sempurna dalam mencintai seseorang.
Cinta kita tak sebesar cinta NYA.
Cinta yang kita miliki harus diperjuangkan lewat pengorbanan dan pengabdian yang tulus bagi mereka yang kita cintai.

Bila dunia memutuskan untuk tak lagi mencintai ketika mereka telah bosan, kita tak perlu menjadi sama dengan dunia.
Baiknya kita tetap mencintai mereka yang harus kita cintai hingga akhir hayat.
Dengan demikian, kita menjadi saksi Tuhan yang telah berfirman dengan nama cinta.

 

 

Salam

Gambar diambil dari sini

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

12 responses »

  1. otak kiri says:

    Saking baik nya, Tuhan tetap memberikan sinar matahari bagi orang baik maupun orang jahat….Tuhan sangat mencintai saya, dan (sayangnya ) juga kepada musuh saya…hehe

  2. Dahsyat tak akan bisa tergantikan

  3. asmie says:

    Tuhan adalah cinta itu sendiri…
    What a strong words…

  4. Pulau Tidung says:

    Jadi , selalu ada peluang bagi yang ingin minta ampun kepadaNya

  5. herbal99 says:

    meskipun kita durhaka kepadanya, tapi kita masih bisa menghirup nafas kehidupan dan tanpa perlu membayar. itulah bukti terbesar yang diberikan, dan selalu kita lupakan

  6. Dhidhit says:

    Marilah kita mendekatkan diri pada Tuhan

  7. sturride2410 says:

    cinta yang tulus adalah cinta untuk Orang tua karena Tuhan Yang Khalik… Yaitu Cinta Lillahita’ala… Insya Allah Berkah Rahmatan Lil’alamin…

  8. Lidya says:

    cinta dari Tuhan dan untuk Tuhan yang paling setia ya bun

  9. imamboll says:

    semoga cinta Tuhan selalu ada untuk kita yang selalu beriadah kepada-Nya

    cinta manusia memang terbatas, namun cinta Tuhan tidak akan ada batasnya

  10. aryadevi says:

    memang segala sesuatunya mesti harus bersandar kepada Tuhan………Dia Sang Pemilik Cinta Sejati

  11. Zen says:

    semoga kita selalu merawat cinta-Nya dgn pengorbanan sepenuh jiwa..

  12. Imelda says:

    Tidak ada yang bisa mengalahkan cinta Allah pada umatnya, bahkan cinta seorang ibu pada anak-anaknya. Ada saja ibu yang masih menelantarkan anaknya…..

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s