Saya ingin melanjutkan tulisan tentang kebiasaan memberikan tip pada seseorang yang telah melayani kita,  akan coba saya berikan beberapa tips trick memberikan tip.

Sebenarnya memberi uang tip adalah pengaruh Barat dan bukan budaya lokal. Namun begitu, tak ada salahnya jika kita mengikuti hal ini sebagai kebaikan dan sekaligus menunjukkan rasa terimakasih kita pada seseorang yang telah membantu memberikan pelayanan untuk keperluan kita.

Tujuan utama dari memberi uang tip adalah menunjukkan bahwa Anda puas dengan pelayanan yang diberikan.
Biasakan memberi tip yang lebih banyak bila Anda merasa puas dengan layanan tersebut.

Tip di Restoran

Saat makan di restoran yang bernuansa Barat atau restoran kelas atas, berikan tip sebesar 10 persen dari total harga (sebelum dikenakan pajak).
Perhatikan pula apakah restoran tersebut mengenakan 21 persen untuk biaya pelayanan dan pajak.

Jika tagihan sudah termasuk dengan biaya pelayanan, maka Anda dapat mengurangi tip yang akan Anda berikan atau tidak memberikan sama sekali.

Tip untuk Waiter

Berikan tip jika memang Anda merasa puas dengan pelayanan yang diberikan.
Rata-rata waiter mendapatkan tip Rp 5.000 -Rp 15.000.
Tapi berikan lebih untuk wine connoisseur jika Anda membutuhkan jasanya untuk pemilihan wine.

Tip untuk Taksi

Untuk taksi, umumnya dibulatkan ke kelipatan 1.000.
Bila Anda mengendarai taksi di bawah Rp 10.000 tidak ada salahnya Anda bulatkan menjadi Rp 10.000 sebagai uang tip.

Tip untuk Porter di Hotel

Porter yang biasa membawa tas Anda ke kamar hotel bisa Anda berikan tip sebesar Rp 5.000 – Rp 10.000.
Namun anda juga bisa saja memberikan uang tip lebih besar, jika barang barang anda banyak ( lebih dari 3 buah /koper atau tas)).

Daerah Tertentu
Daerah-daerah yang penuh dengan wisatawan asing, biasanya mengharapkan tip yang lebih besar daripada daerah-daerah yang minim wisatawan asing.
Hal ini akibat terbiasa diberikan tip hingga 20-25 persen oleh wisatawan asing.

Semoga bermanfaat………….

Salam

Gambar diambil dari sini

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

38 responses »

Comment navigation

  1. Bermanfaat bu tipsnya… tapi slogan PLN kini TOP tanpa TIP

  2. Sirani says:

    yang daerah tertentu lo yg mahal tipnya tpi pajaknya lari kemana ya ?

  3. Sweethy says:

    Setuju, kita boleh memberi tip, jika memang pelayanan baik dan ramah. Tapi harus ikhlas dan tidak menyesal. thanks share artikelnya.

  4. terima kasih ya bunda atas tipsnya sedikit membantu ni🙂

  5. Pakde Cholik says:

    ngeTip di luar negeri kayaknya keharusan ya mbak.
    saya juga sering ngeTipo di dalam negeri, kecuali di arungnya Jeng Ngatno. Lha wong hanya beli nasi pecel mosyok ngetip.
    Salam hangat dari Surabaya

  6. umaee says:

    tips yang bermanfaat…, harus selalu memberi, sedikit menerima

    salam umaee😀

  7. Lyliana Thia says:

    makasih tips-nya Bunda… hehhe… jadi ingat ada kawan dokter gigi yang pernah diberi tip sama pasiennya, langsung dia tolak mentah2.. tip, ke dokter jgn kasih tip.. heheheh

Comment navigation

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s