Ajari anak untuk sopan dari dia mulai bisa berkomunikasi, karena sopan adalah kunci kehidupan sosial yang sukses!

Apa reaksi Anda jika bertemu seseorang yang tidak sopan? Uugh..
mendekat saja malas rasanya.
Tentu Anda tidak ingin hal tersebut terjadi pada anak Anda. Kenyataannya, memang tidak ada orang yang suka dengan perilaku seseorang yang tidak sopan.

Namun masalahnya, kita selalu terbebani pikiran ‘apa sudah waktunya dia diajari seperti ini’, ‘apa tidak membebani pikirannya ya..’ dan banyak keraguan lainnya.

Agar tidak ragu, terapkan saja 5 langkah ini untuk mengawali pengajaran sopan santun pada anak.

Tiga kata

Mulailah dengan tiga kata yaitu ‘tolong’, ‘terima kasih’, dan ‘bolehkah’.
Jika masih belum bisa bicara, ajari anak untuk menyampaikannya melalui gerakan tangan.
Beritahu anak kapan harus mengatakannya dan beri contoh langsung dalam praktek.

Rutin dan konsisten

Sekali Anda mengajari cara tersebut, Anda harus konsisten untuk terus menerapkannya.
Apa pun kondisinya.
Anak masih belum banyak memahami toleransi dalam bersikap, jadi usahakan semua kondisi berjalan seperti yang telah diajarkan.
Contohnya : Ajar anak untuk berkata ‘maaf’.
Namun saat dia tidak sengaja melakukannya, kata maaf juga masih berlaku walaupun pada orang dewasa ada anggapan jika hal itu tidak sengaja maka tidak perlu meminta maaf.

Bentuk yang ideal

Anda tentu memiliki sikap, cara berpikir dan cara berbicara yang ideal walaupun mungkin Anda sendiri tidak mampu melakukannya.
Anda bisa membentuknya dalam diri anak dan karena Anda harus memberi contoh padanya, maka mau tidak mau Anda pun juga jadi berusaha untuk menjadi yang lebih baik.

Timbal balik

‘Kalau kamu sopan, nanti Mama beri………’, oops…….. kesalahan besar jika Anda melakukannya.
Tidak perlu memberi janji timbal balik atau reward dalam mengajarkan sesuatu.
Tidak perlu mengatakannya, namun lakukan.
Jika si kecil telah menunjukkan kebiasaan sopan untuk periode waktu tertentu, misalnya selama berlibur di rumah nenek, Anda bisa memberi dia hadiah kecil berupa es krim atau satu potong coklat untuk usahanya itu.
Ingat, jangan memberi hadiah yang terlalu berlebihan.

Have fun!

Pikirkan cara yang membuatnya bersemangat dan mudah ingat untuk melakukan hal-hal sopan ini.
Buat stiker keren atau papan akrilik kecil  dan tempelkan di tempat-tempat strategis.
Buat permainan satu bulan sekali pada hari Minggu tentang sopan santun ini.
Jangan pernah memarahi anak atas kegagalan atau tindakannya yang tidak mau menurut, yang dia perlukan adalah pendekatan dan bantuan dari kita.

Salam

Gambar diambil dari sini

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

14 responses »

  1. madjongke says:

    Sangat menjengkelkan jika menghadapi anak seperti ini. Cara ini akan aku praktekan nantinya supaya anaku kelak menjadi anak yang sopan. Terima kasih infonya

  2. shantimaulani says:

    artikelnya bagus bunda, Insya Alloh bisa diterapkan kelak..🙂


    Alhamdulillah, terimakasih Shanti🙂
    salam

  3. Lidya says:

    saya ingat deh bun untuk tidak memberikan hadiah berlebihan


    hehehe…biar gak terlalu memanjakan ya Lidya🙂
    salam

  4. tentu saja selain hal di atas, sikap orang tua juga harus benar-benar diperhatikan ya bun, karena anak2 akan mudah sekali meniru apa yang dilakukan oleh orang tuanya. Dengan kata lain, jika ingin melihat orang lain berperilaku sopan, maka terlebih dahulu diri kita yang harus sopan😀


    jadi, kita sebagai teladan bagi anak2 ya Ruri🙂
    salam

  5. dede6699 says:

    bisa diterapkan dikemudian hari …hehee…
    Bermanfaat bunda🙂


    alhamdulillah, terimakasih De🙂
    apa kabar De?
    semoga selalu sehat dan sukses ya ………
    salam

  6. Ejawantah's Blog says:

    Semoga kita selalu dapat menjadi suri tauyladan bagi anak turunan kita sendiri ya Bun.

    Sukses selalu untuk bunda sekeluarga
    Salam
    Ejawantah’s Blog


    karena anak akan selalu meniru apa2 yang kita lakukan🙂
    salam

  7. LJ says:

    aku ini anaknya mamih.. kelakuannya sama kan yaa..?😛


    cuma maisok sama cengeng nya dowang yang beda ya Mak …😛
    salam

  8. Evi says:

    Air cucuran atap itu jatuh gak jauh dari tempatnya ya Bun. Anak2 yg kurang sopan biasanya juga cermin dari karakter orang tua mereka


    bisa juga Evi, krn anak2 ini kan peniru ulung ya🙂
    mereka meniru apa yg dilihat ………
    salam

  9. Agung Rangga says:

    syukurlah, orang tua saya sudah mengajarkan saya semua itu~😀


    Alhamdulillah, dan semoga Rangga juga selalu patuh dgn apa yg diajarkan oleh ortu ya😛
    salam

  10. muamdisini says:

    itu yang nanti Insya Allah saya ajarkan ke anak-anak saya bunda..
    eh..punya anak aja belom yah..
    hihihihi..
    yasudah, saya ajarkan ke adik saya aja deh ya bunda…


    hahaha….ke adik2 atau ponakan juga bisa kok Muam 😛
    salam

  11. tunsa says:

    hmmm…kapan ya saya bisa mengaplikasikannya, hehe


    makanya Ri, cepetan nikah dan punya anak, jadi langsung bisa diaplikasikan deh:mrgreen:
    salam

  12. ceritabudi says:

    Pengetahuan yang luar biasa Bunda…ah…saya menuliskan tentang anak juga nich

    gak juga kok, Budi
    kadang hanya dr mengalami,melihat dan mengamati, jadi sebuah tulisan🙂
    salam

  13. pa Tuo says:

    kalo ada anak yang kurang santun itu kelalaian orangtuanya ya Mam..
    ***semoga anak2 pa Tuo ngerti etika ngga kaya bapake..😀😀


    Bang Alfred dan Nona Beth pasti sangat santun, khan cucunya mamih gituh lho …. hahaha😛

    Pak tuoooooo…….pencil drawingnya kerrrreeennn bang get get get dah akh ….
    dah mamih save tadi ……..🙂
    makasih banyaaaaaaaaaaak ya Pak tuo tersayang sedunia ….
    lope lope dah akh pokoknya……..🙂
    salam

  14. Masbro says:

    Memang risih bila harus bertemu dengan orang yang tidak punya sopan santun.. Itu seperti ceriminan dari Tuhan, biar kita tidak bertindak serupa. Salam hangat dari jember Bunda..

    Ohya, hari ini saya posting tulisan baru, terinspirasi dari Bunda Lily. Matur sembah nuwon Bunda..


    maka, jadilah kita contoh teladan yg baik bagi anak2 kita ………….

    bunda udah kesana, Aim
    terimakasih banyak utk apresiasinya pd tulisan bunda tsb🙂
    titip sayang bunda utk Prit ….
    salam

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s