Hubungan cinta kerap kali menjadi rumit karena berbagai alasan.
Anda cinta pada si dia, tapi dia sudah punya istri.
Si dia cinta pada Anda, tapi tak berani mengungkapkan.
Anda tidak pacaran, tapi hampir setiap hari pergi bersama.
Jadi, kalau bukan pacaran, sebenarnya yang Anda jalani hubungan seperti apa sih?

Sebelum hubungan Anda menjadi eksklusif, atau Anda memutuskan untuk terikat menjadi sepasang kekasih, sebenarnya masih banyak tahapan yang Anda jalani.

Hubungan Anda mesra, tapi Anda belum menjadi kekasih. Pada dasarnya, ada tujuh tipe hubungan cinta yang biasa terjadi antara pria dan wanita. Anda pernah menjalani salah satu di antaranya?

1. Teman ngobrol
Pasangan ini biasanya akan menanggapi “tuduhan” orang lain bahwa mereka berpacaran dengan mengatakan, “Enggak kok, kami enggak pacaran. Kami cuma teman ngobrol.”

Pada dasarnya, Anda saling menyukai, dan masing-masing mengetahui hal itu. Namun, tak satu pun dari Anda yang mencoba berusaha membawa hubungan ini menjadi lebih terikat. Nonton bareng atau ngopi-ngopi berdua sih, enggak termasuk “usaha”.

2. Teman kencan
Kadang-kadang istilah antara kencan dan pacaran memang sedikit rancu. Saat janjian kencan dengan seseorang, Anda dan dia tahu bahwa pertemuan ini lebih istimewa dari pertemuan Anda biasanya.

Tetapi, Anda dan dia tidak memiliki ikatan hubungan seperti sepasang kekasih. Anda dan dia masih bisa berkencan dengan orang lain.

3. Seeing each other
Seeing each other biasanya diartikan bahwa Anda sedang terlibat dengan seseorang. Meskipun hubungan itu tidak eksklusif, namun Anda berdua berminat untuk menjajagi kemungkinan untuk saling terikat.

Oleh karena masih dalam taraf penjajagan, Anda masih bisa berkencan dengan orang lain. Tujuannya untuk mengetahui siapa sebenarnya yang paling tepat untuk dijadikan pasangan tetap.

4. Teman tapi mesra
Dulu biasa disebut HTS, alias hubungan tanpa status. Kita mengenalnya juga dengan istilah “friends with benefits”, atau “no-strings-attached”.

Anda bukan pasangan (karena berbagai alasan), namun Anda saling bersikap mesra satu sama lain. Idenya adalah, Anda bersepakat untuk membina hubungan yang intim tanpa melibatkan cinta, dan tanpa tuntutan untuk terikat.

Meskipun begitu, hubungan ini jarang sekali berhasil seperti yang diharapkan. Biasanya karena salah satu jatuh cinta pada yang lain.

5. Lovers
Istilah ini memang sudah usang, tetapi rasanya tak ada kata lain yang bisa menggantikan istilah untuk hubungan istimewa ini.

Lovers tidak terikat satu sama lain, tapi mereka sama-sama memiliki perasaan yang dalam. Lalu, mengapa mereka tidak saling mengikat diri?

Macam-macam alasannya. Umumnya karena menikah atau sudah dijodohkan dengan orang lain, sehingga diam-diam menjalin hubungan dengan orang yang sebenarnya dicintai.

6. Significant frother
Teman atau saudara, sih? Anda bukan kekasihnya, dan Anda berdua juga tidak melakukan hubungan seks. Lebih tepatnya, mungkin bisa disebut hubungan yang platonis.

Anehnya, kalau salah satu dari Anda berkencan dengan orang lain, yang lain akan merasa cemburu. Orang lain pun akan terheran-heran dengan hubungan Anda, dan kerap bertanya, “Kenapa sih, kalian enggak jadian aja?”

Sebenarnya Anda sering berpikir bahwa kemungkinan itu layak dicoba. Entah mengapa, Anda berdua tak segera mencoba kemungkinan tersebut.

7. Mantan tapi mesra
Ada banyak alasan mengapa Anda berdua memilih memutuskan hubungan. Yang jelas, bukan karena Anda sudah tak lagi mencintainya.

Mungkin saja karena adanya perbedaan keyakinan, tak tahan bila harus menjalani hubungan jarak jauh, atau karena orangtua kedua belah pihak tak saling menyetujui hubungan Anda.

Nah, selama Anda berdua masih belum memiliki pasangan baru, tak ada alasan untuk terus berhubungan, kan?

Nah, sekarang yang seperti bagaimanakah hubungan yang sedang anda bina sekarang ini ? Hanya anda sendiri yang tahu dan merasakannya.

Salam

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

21 responses »

  1. Orin says:

    Psssttt…sepertinya zaman kuliah Orin pernah ngalamin yg platonis itu deh Bun hihihihihi


    ini rahasia kita berdua ya Rin .
    bunda juga tuh sama, waktu SMA dulu …hihiihih…. pssstt….😛
    salam

  2. Necky says:

    saya yang salah baca atau bunda yang salah tulis yah? 6 atau 7 sih?
    Kalau hubungannya satu sama lain saling bisa dimintain tolong tapi ga punya pretensi apa2 termasuk yang mana yah??


    hehehhe…..emang bunda yg salah ketik tuh Necky😳
    tapi, dah dikoreksi barusan , makasih ya Necky🙂
    kayaknya , kalau itu sih, persahabatan Necky, asik ya kalau punya sahabat🙂
    salam

  3. Wah asyik tuh kalau sudah nyobain semua (hayah)


    hayyah……..ketauaan yaaaa………..😛
    salam

  4. Agung Rangga says:

    yang terakhir saya baru denger tuh bun, lucu~😆
    tapi, saya sendiri bingung dengan hubungan saya ini…😥


    wah ya jgn bingung dunk Angga🙂
    mbok ya diperjelas gitu lho🙂
    salam

  5. maminx says:

    wah yang nomor 4 tuh bunda yang TTM, mantap ya, hehe. bunda pernah mengalami yang mana nih? hehe.

    masa-masa SMA pernah saya alamin nih bunda😛


    pernah juga dulu, waktu masih muda, bunda mengalami yg platonis itu Mamin😦
    ya bener tuh, masa2 SMA 😀😀
    salam

  6. Lyliana Thia says:

    haduh Bun… kalau saya nggak pernah semua Bun…
    hehehe…
    *nggak ngerti jadi sama penjelasan Bunda, nggak pernah ngerasain* hehee…
    apalagi hubungan dgn org yg udah punya pasangan.. semoga jgn pernah kejadian deh ya nggak Bun hehe..

    hubungan dgn orang2 yg kita kasihi dirumah saja ya Thia .
    yang insyaAllah membawa kebaikan dan barokah dari Allah swt🙂
    salam

  7. pernah menyukai ma yg udah punya istri,,,,,,, huuuua
    Jdi sedih bun…Tapi Alhamdu…….lilah,,,,,,


    sekarang , udah gak khan Ajeng ?🙂
    jangan sedih dunk, sinih bunda peluk🙂
    salam

  8. dhila13 says:

    aduh.. aku maunya hubungan yg beneran aja deh bun..:mrgreen:

    iya dong Dhila sayang
    yang sesuai dgn norma2 yg berlaku dimasyarakat juga tuntunan agama ya🙂
    salam

  9. hehe, kalau aku lebih suka terhadap kesetiaan satu pasangan. Ayo ikuti kontes blog di http://temanhattarajasa.com/ siapa tau bisa jadi pecinta sejati dengan mememangkan iPad, hehe

    sama dong dgn bunda, Nanda🙂
    terimakasih utk undangannya , segera meluncur ke tekape🙂
    salam

  10. agussupria says:

    Betul sekali pernah merasakan salah satunya, makasih bun


    wah, yang nomer berapa tuh Gus ?🙂
    ( si bunda pingiiiin tauuu aja…😀
    salam

  11. andinoeg says:

    wah tips cinta dari bunda, thanks ya bunda

    hanya sekedar berbagi saja Andi🙂
    sama2, terimakasih juga
    salam

  12. terima kasih bunda, kok sama dengan perasaan saya skrng ya..


    nah lho, sama dgn perasaan nya yg mana tuh Kholid?
    salam

  13. diananeeh says:

    klo saya sedang mengalami CLBK bukannya cinta lama bersemi kembali tapi cinta lama belum kelar, he…he….tapi masih galau #jadi curcol deh

    ya atuh, buru2 di kelar in gitu lho Diana🙂
    jadi, kapan nih ada undangannya ?🙂
    salam

  14. ternyata banyak juga ya bun tipe2nya..😀

    klau menurut saya bun, perlu adanya ketegasan dan pengertian,, sahabat y sahabat, teman y teman, pacar ya pacar, istri/suami ya istri/suami.
    salaam


    sepakat Ruri,
    ketegasan dan kejelasan status yg tentunya tdk merugikan siapapun , ya khan?🙂
    salam

  15. omman says:

    Wahhh … bener tuh … saya mengalaminya … (TS = teman sekantor parahnya ia istri orang … kita *mesra* karena hubungan tugas sehari-hari, saling membantu dan mendukung – apalagi kita 1 tim…) …gimana dunk …hikss😦

    ya gak apa apa kalau mesra krn satu tim, agar hasil pekerjaan sukses ,apalagi menguntungkan bagi perusahaan🙂
    yg penting khan tidak melibatkan perasaan mesra tsb, Omman🙂
    apalagi sudah faham dgn statusnya sebagai istri seseorang, ya gak?🙂
    salam

  16. HeruLS says:

    Cari yg sederhana aja deh


    dan sesuai norma2 yg berlaku dimasyarakat ya Rul🙂
    salam

  17. kakaakin says:

    Dooh.. petanyaan ‘mau dibawa kemana’ itu sering terucap di hati saya, Bunda…
    Tapi…😦

    ya kalau gak jelas seperti hubungan2 diatas,
    bener Kak, mau dibawa kemana hubungan itu yaaa…….. :
    salam

  18. Imelda says:

    aku mau yang nomor 8 aja deh bunda…. soalnya saya suka angka 8 hahahah ***ngga nyambung***

    imelda


    bunda gak mau kalah, kl Mbak EM nomer 8 , bunda nomer 8A aja deh😛
    salam

  19. Jadi perlu ketegasan…intinya dari point-point diatas…..sangat jelas.
    Apalagi kalau kita sudah tahu bahwa “teman” kita ini misalnya, sudah punya pasangan (menikah, pacaran, tunangan).

    terimakasih Bunda ^__^

    tepat sekali Arya
    ketegasan dr diri sendri , jgn hanya menuruti perasaan saja ya🙂
    salam

  20. ahsanfile says:

    Mantan tapi mesra …
    xixixixii… seperti apa rasanya yak ?


    rasanya kurang tau juga , Ahsan
    belum pernah mengalami juga sih 😛
    salam

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s