Orang yang Anda cintai pergi untuk selamanya, ada cara yang bisa Anda ambil untuk menghapus kesedihan.

Ketika seseorang yang Anda cintai, pasangan, keluarga, atau sahabat pergi untuk selamanya, maka Anda juga akan merasa kehilangan segalanya. Sebuah perasaan yang wajar dan akan hadir pada setiap manusia.

Berbagai kenangan yang dia tinggalkan seolah bisa menjadi sebuah magnet agar Anda kembali teringat akan sosoknya yang telah tidak bisa Anda jangkau. Menangis, menangis dan menangis…

Tidak salah jika saat kehilangan itu terjadi, Anda menangis, kehilangan dan merasa hancur.

Sekalipun rasa sedih itu wajar, tetapi membiarkan diri Anda dirundung duka yang sangat lama tidak baik. Inilah beberapa cara yang  telah saya coba untuk terapkan, setelah 5 tahun saya kehilangan ibu mertua tercinta.

Cara terbaik untuk melepasnya, adalah dengan memanfaatkan kenangan saat Anda bersamanya.

Belajar Mencintainya Dalam Ketidakadaan

Pada saat dia masih hidup, Anda tidak setiap hari selama 24 jam berada dekat dengannya, tetapi saat dia pergi, Anda masih tetap akan terhubung dengannya sekalipun dalam kenyataan dia sudah tidak bersama Anda.

Sehingga, Anda masih bisa tetap bersamanya karena Anda masih akan terus ingat pada kata-kata yang pernah dia ucapkan atau sesuatu yang pernah dia lakukan. Anda masih bisa terus mencintai orang yang Anda sayang.

Belajar Untuk Tidak Takut Menceritakan Kenangan

Terus mengingat kenangan bersamanya bisa membuat Anda makin sedih, sebenarnya tidak demikian.

Saat kondisi Anda sudah lebih baik dan dapat menahan air mata, Anda bisa menceritakan pada orang lain mengenai kenangan bahagia yang pernah Anda lakukan bersamanya. Dengan begitu, Anda akan merasakan lagi kehadirannya, kehangatannya dan juga senyumnya. Anda akan tersenyum dan tertawa saat mengingat kenangan itu.

Belajar Untuk Mengingat Apa Yang Telah Dia Berikan

Bukan dalam bentuk barang, tetapi pengaruh. Semua orang akan mempengaruhi kehidupan Anda, terlebih lagi pada orang yang Anda cintai. Bisa jadi orang yang Anda cintai pernah mengajarkan Anda bagaimana memasak, bagaimana mengerjakan sesuatu dgn lebih effisien dll.

Ingat kembali kenangan itu dan jadikan sebagai rasa terima kasih. Apa yang telah dia berikan tetap hadir pada kehidupan Anda yang masih harus dilalui hingga batas yang tidak dapat ditentukan.

Belajar Untuk Melihat Kembali Barang-Barang Miliknya

Ini mungkin akan menjadi bagian yang lebih sulit, saat Anda melihat kembali barang-barang yang dia miliki. Membuang barang orang yang telah pergi sebenarnya tidak membantu banyak untuk melupakannya, toh Anda tidak akan pernah melupakan dia yang telah pergi karena ingatan itu masih berada di dalam kepala Anda.

Apakah ada kenangan dari baju miliknya? Mungkin dia membeli barang itu bersama Anda. Tulis saja pada sebuah diary atau pada website yang memberi layanan penulisan pribadi.

Mengapa justru harus diingat?
Karena ingatan Anda tak selamanya ada, akan ada beberapa kenangan yang akan hilang dan terlupakan. Dengan menuliskan, beberapa tahun ke depan Anda masih akan ingat pada kenangan yang dia tinggalkan. Anda akan merasa nyaman dan beruntung pernah memiliki seseorang yang begitu berharga dalam hidup anda.

Salam

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

106 responses »

Comment navigation

  1. terroRIEZ says:

    Semoga Bunda tidak apa2…ow iya denger2 lagi sakit ya?semoga cepet sembuh…

  2. dewifatma says:

    Helo Bunda… Are you ok?
    Kang Isro bilang di FB bahwa Bunda lagi sakit.. Semoga cepet sembuh ya, Bund…

  3. susisetya says:

    aku mampir lagi, apa bunda baik-baik saja? udah 17 hari gak ketemu bunda..kangeen…nunggu postingan terbaru bunda…

  4. isnuansa says:

    Apa kabar Bunda? Saya baca komentar dari Om Isro, apakah Bunda sehat? Semoga Bunda sehat2 saja.

    Amiin.

  5. candiville says:

    yg membuat kita ke masa lalu hanyalah kenangan dan yg membuat kita kemasa depan adalah angan2 dan cita cita, salam

  6. Mey says:

    kenangan mmg syogyanya utk dikenang kan bun? soal pahit manisnya itu hanya masalalu, tinggal bgmn kearifan kita mnyikapinya. bgitu bun

  7. beoding says:

    Wow..pelajaran yang hebat ternyata. Salam kenal bunda dari blogger newbie

  8. Batavusqu says:

    Salam Takzim
    Semoga bunda dalam keadaan sehat wal afiat, sedih sekali melihat postingan terakhir tertanggal 1 Juli berarti bunda sudah 15 hari tidak ngeblog, sakitkah
    Semoga lekas sembuh ya bund. Amin
    Salam Takzim Batavusqu

  9. Bikinhoki says:

    kadang memang ada sesal kenapa tidak memanfaatkan waktu sebaik-baiknya ketika masih bersma

  10. Masbro says:

    Mampir lagi, hehe..
    Selamat malam Nifsu Sya’ban nggih Bunda. Mohon maaf kalo ada komentar2 yg sekiranya kurang berkenan..

  11. niQue says:

    Bun??? kemana aja? Bunda baik2 aja kan?

  12. Nchie says:

    Bundaaa..
    Apa kabarnya..
    Semoga sehat selalu
    Salam peluk dan cium..

    Aku akan merasa sedih kalo mengingat kenangan masa lalu, dimana aku kehilangan seseorang yang sangat di cintai Hiks..

  13. baha andes says:

    inalillahiwainalilahirojingun…. klo kita menyadari ini kta akan bisa menerima dengan ikhlas. Insa Allah.

  14. Ya… ya… saya membayangkan “itu”… Saya membayangkannya. *Dengan pelupuk yang dipenuhi setetes air mata*

  15. agussupri says:

    mengenang masa2 indah dan merasakan hasil karyanya yang bermanfaat,akan menjadi obat rindu pada seseorang yang sdh tiada

  16. Mood says:

    Jadi terkenang pada banyak hal setelah membaca tulisan ini.
    Semoga orang yang kita kenang, baik masih ada / sudah tiada selalu mendapat kebaikan dari Nya.

    Salam.. .

Comment navigation

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s