Tiap orang perlu saat menyendiri. Untuk apa proses ini? Dan, seberapa penting?

Everybody needs a little time away
I heard her say, from each other
Even lovers need a holiday,
Far away from each other….


 Di balik lirik lagu Hard To Say I’m Sorry yang dibawakan oleh Peter Cetera ini tersimpan kebenaran mutlak yang dibutuhkan oleh tiap pasangan, bahkan boleh dibilang tiap insan manusia, yaitu kesendirian.

Memang terkadang kita perlu ‘berpisah’ dari orang yang kita kasihi agar kita tidak merasa jenuh dan bosan. Namun, lebih dari itu, perpisahan sementara ini ternyata mampu menyelidiki kedalaman hati seseorang, apakah dalam waktu berpisah tersebut, rasa kangen atau malah senang yang timbul?!

Pertanyaannya saat ini, apakah orang-orang sekitar kita, entah itu sahabat, teman, keluarga, pasangan, maupun anak-anak akan merindukan kita bila kita pergi?

Pasti merupakan hal yang menyedihkan jika ternyata jawabnya adalah “tidak”.

Namun, jangan buru-buru menyalahkan orang lain. Sebaliknya mari kita tengok ke dalam diri kita sendiri dan mulai memperbaiki jika ada hal-hal yang mungkin telah membuat mereka tidak nyaman berada dekat-dekat kita.

Tanggapan yang kerap dilontarkan anak-anak, misalnya, mereka lebih merasa senang ditinggal sendiri oleh ibunya, karena sang ibu yang cenderung cerewet saat berada di rumah.

Hal yang sama berlaku pada diri kita juga, kita bisa mendeteksi apakah hubungan kita dengan orang lain sedang bermasalah atau tidak lewat ‘perpisahan’ tersebut.

Misalnya saja saat suami Anda ditugaskan ke luar kota untuk jangka waktu beberapa hari, apakah Anda akan merindukannya?

‘Perpisahan’ sementara harus dilakukan berdasarkan persetujuan bersama agar tidak ada pihak yang merasa tertolak atau terbuang.

Sebab, selain sebagai kesempatan untuk introspeksi diri, perpisahan sementara ini juga bisa membuat kita lebih mandiri dan mengerti arti pentingnya kebersamaan itu.

Bukankah hubungan akan lebih hidup dan bergairah jika kita  saling merindukan satu dengan yang lain?!

Salam

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

42 responses »

Comment navigation

  1. riyanable says:

    Saya tambah bingung deh…
    Pas berpisah atau berdiam diri sementara gitu eh dia ikutan diam. Ga ada reaksi…
    Pas ketemu ketahuan deh kita berdua sama2 tahan gengsi alias jaim.
    Aneh kah?
    Reply ya di blog saya

  2. callme eno says:

    waaah… klo yg ini eno sering kali mengalaminya bunda…. karna dr kecil eno dah jauh dr keluarga… maka kepulangan eno slalu di nantikan keluarga bunda…. senaaang dech rasanya bunda… ktika kepulangan kita disambut dng sangat hangat…..

    tp kok eno merasakan ada negativenya ya bunda… terkadang ktika eno punya masalah, eno pngennya langsung pergi menyendiri… dan susah u/ terbuka dng kel yang lain, karna terbiasa sendiri….😦 gmn ya tuch bund???

  3. Pakde Cholik says:

    Memang perlu dicoba sekali waktu.
    terima kasih atas tipsnya
    Salam sayang selalu

    yuk, coba Dheee……
    menyenangkan rasanya kalau sekali2 kita menyendiri🙂
    percaya deh 😛

    salam

  4. Mungkin perlu juga menyendiri sejenak untuk “cooling down & refresh “…..🙂

    dan merenungi apa2 yg telah kita lakukan🙂
    salam

  5. susisetya says:

    betul bunda sekali-kali kita perlu untuk berpisah sesaat dengan pasangan kita, biasanya sekali-kali saya pergi menginap dirumah orang tua diluar kota beberapa hari tanpa suami, dan terasa ketika jauh itulah bahwa kita memang membutuhkan dia karena terasa berbeda ketika tidak ada suami didekat kita…(a.q.a kangen berat..🙂 )

    rasa kangen inilah yg bikin perkawinan makin berwarna dan makin menyenangkan ya Susi🙂
    salam hangat utk keluarga
    salam

  6. agussupri says:

    setuju bunda ketika kita berpisah dengan keluarga untuk sebuah tugas,pas ketemu rindunya benar2 setengah mati

    dan begitu bertemu, makin bertambah rasa sayang kita ya Agus🙂
    salam hangat utk keluarga
    salam

  7. ichsan says:

    Setuju banget bunda , seperti yang ada dalam novel karya kang abik “Pudarnya pesona cleopatra”
    bunda tak buat novel seperti blogger lain ?
    klw bunda buat novel .. pasti banyak banget pesan penting terkandung di novel bunda🙂

    wah, bunda blm baca novel Kang Abid itu😦
    apa? bikin novel?
    walah, manalah bunda sanggup Ichsan🙂
    salam

  8. Ahmad says:

    sy juga sering kkok bund menyediri.. dan merenungi apa2 yang sudah sy lakukan sejauh ini..

    agar bisa menjadi yg lebih baik lagi dimasa datang ya Ahmad🙂
    salam

  9. irfanandi says:

    sy jg suka mnyendiri d waktu2 trtentu,,sangat efektif utk introspeksi diri..
    terimakasih bunda..^^

    ya , kita kadang memang memerlukan saat sendiri itu ya Irfan🙂
    salam

  10. salam kenal
    boleh tukeran link ini blog saya
    http://blog.umy.ac.id/tutorialblogging/
    terima kasih

    salam kenal juga
    terimakasih sudah mampir
    tukeran link ?
    silakan, dgn senang hati🙂
    salam

  11. lozz akbar says:

    seperti lagu bang Rhoma bun

    “Kalau sudah tiada baru terasa..
    Bahwa kehadirannya sungguh berharga”

    sayang banget ya kalau kayak gituh Akbar😦
    pdhal kalau ada justru lebih berharga,
    tapi memang kebanyakan kita , baru menyadari nya setelah sesuatu atau seseorang itu tiada atau hilang dr kita😦
    salam

  12. Lidya says:

    sendiri membuat tenang, fresh apalagi buat BW bun🙂

    pasti Lidya bw nya , pas Pascal dan Calvin bobo siang yaaaa?😛
    salam

Comment navigation

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s