Pengkhianatan dan kebohongan merupakan satu paket yang tak dapat dipisahkan. Sebab di mana ada pengkhianatan, di situ muncul kebohongan demi kebohongan.

Dan, saat seseorang berbohong, sebenarnya tanpa sadar, dia juga telah melakukan pengkhianatan terhadap kebenaran.

Anda sedang dikhianati oleh seseorang? Bisa jadi pasangan yang paling Anda kasihi atau mungkin sahabat yang selama ini Anda percayai.

Pengkhianatan terasa paling menyakitkan saat dilakukan oleh seseorang yang paling kita kasihi atau percayai.

Sahabat Anda membohongi, mengecewakan, melanggar janjinya untuk menyimpan rahasia Anda.
Anda pun geram dan mendapati seolah-olah dia tidak layak untuk dipercayai lagi.

*Ajaklah sahabat Anda bicara baik-baik.
Jika dia menunjukkan gelagat bersalah dan terus meminta maaf, ada kemungkinan dia memang tidak sengaja melakukan kesalahan itu.
Namun, jika dia diam, tunggulah, jangan terburu-buru mengklaim dia bersalah.
Beri dia waktu dan katakan padanya bahwa Anda menantikan penjelasannya.

*Kelanjutan hubungan baik Anda tergantung dari Anda dan dia.
Dari Anda, apakah Anda bersedia memaafkannya dan memberinya kesempatan lagi. Dari pihaknya, apakah ada niat baik untuk tetap mempertahankan hubungan baik dengan Anda.

Sebuah persahabatan bertumbuh dan teruji kekuatannya di tengah konflik yang ada.

*Kalau memang kesalahannya sangat fatal, ada baiknya Anda tetap waspada namun tanpa curiga.
Ibarat berjaga-jaga tanpa menyerang.

Namun, jika ternyata dia sengaja melakukan kesalahan itu, maka tahulah Anda sekarang bahwa dia tidak layak disebut sahabat.

Orang berkata bahwa “1.000 orang teman rasanya masih terlalu sedikit, namun 1 orang musuh itu sudah terlalu banyak”.
Pernyataan ini benar adanya, namun bukankah lebih baik kalau kita pun belajar melihat kualitas pada diri teman-teman kita.

Jika sebuah tomat segar disimpan bersama dengan 10 tomat busuk, maka yang satu itu akan membusuk pula.

Tipe pergaulan yang Anda miliki menentukan kebiasaan Anda. Jika teman-teman Anda adalah orang-orang baik dan bijak, maka Anda pun jadi seperti itu.

Sebaliknya, jika Anda bergaul dengan teman yang membawa dampak buruk, maka lambat laun kualitas Anda pun ikut menurun.

Pergaulan yang buruk merusak kebiasaan baik seseorang.
So, choose a right friends!

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

31 responses »

Comment navigation

  1. angga amalia says:

    lah…gimana kalo temen yang kita udah anggep sbagai sahabat!!!palahan berteman sama temen yang punya kelebihan dari kita?

Comment navigation

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s