gambar pinjam dari Google

Wabah malas mendadak, badmood, hingga depresi bisa menghampiri wanita manapun.

Tapi, bagaimana jika hal itu menimpa kita di saat kita harus tetap bekerja?!

Berikut ada beberapa tips yang bisa Anda terapkan untuk membuat diri Anda tetap produktif bahkan di saat Anda tak ingin.

Peran Rencana

Anda mungkin tidak bisa memprediksi datangnya wabah ‘malas’ itu, namun Anda bisa membuat rencana sehingga pikiran Anda terkonsep dan siap bahkan di saat wabah itu datang menghampiri.

Jika Anda bangun tanpa memiliki rencana konkret tentang apa yang akan Anda kerjakan hari itu, maka Anda akan dengan mudah terbujuk untuk mengecek email atau jaringan network sosial sebelum bekerja, dan ini bisa membuat main job jadi terlantar.

Tunda Godaan

Tunggulah hingga jam makan siang untuk mengecek email atau facebook Anda. Mengapa? Karena besar kemungkinan Anda akan menemukan ‘sesuatu’ di kotak masuk atau kolom komentar yang membuat Anda ‘gatal’ untuk membalasnya. Sekali lagi, hal ini bisa menyita waktu kerja dan membuat Anda lebih malas lagi untuk melanjutkan pekerjaan yang ada.

Tolak Gangguan

Sedapat mungkin minimkan segala gangguan yang mungkin timbul. Matikan TV, radio, suara handphone, atau set messenger Anda dalam keadaan invisible. Hal ini berlaku khususnya bagi Anda yang bekerja di rumah, sehingga baik teman maupun keluarga tahu bahwa Anda sedang bekerja dan tak bisa diganggu. Jadi, Anda bisa tetap konsisten pada pekerjaan dan menciptakan lingkungan yang produktif.

Hadapi yang tak mungkin ditolak

Namun, jika sesuatu yang menginterupsi konsentrasi Anda itu merupakan sesuatu yang menyenangkan, mendadak, dan telah berhasil mencuri fokus Anda, misalnya seperti seorang ponakan yang tiba-tiba berkunjung ke rumah, atau teman lama yang tiba-tiba menghubungi Anda, maka sambutlah semua itu. Luangkan waktu, misalnya setengah jam, namun setelah itu, putuskan untuk kembali pada pekerjaan.

2H

Jika Anda termasuk tipe orang yang kurang kuat dalam disiplin dan penguasaan diri, maka sistem 2H mungkin bisa Anda terapkan. Apa itu? Tidak lain adalah Hukuman dan Hadiah. Keduanya menyerupai mata uang yang tak terpisahkan. Jika Anda telah menyelesaikan sebuah tugas, maka Anda bisa menghadiahi diri dengan makanan lezat, bermain game sejenak, maupun hal-hal fun lainnya. Namun, jika Anda belum menyelesaikannya, maka Anda tidak boleh melakukan hal-hal fun tersebut.

Ada kekuatan dalam istilah ‘Just do it’.

Saat Anda mulai bekerja dan memutuskan untuk mengalir saja dalam tiap pekerjaan yang ada, maka Anda akan mendapati bahwa adalah begitu mudah untuk tetap berada dalam aliran produktif tersebut. Dan, Anda juga akan terheran-heran dengan kenyataan bahwa Anda bekerja jauh lebih cepat dan efektif daripada yang sebelum-sebelumnya.

Salam

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

32 responses »

Comment navigation

  1. Jaket Kulit says:

    Bisa dicoba nih tips dari Bunda. Artikelnya bagus sekali.

  2. kalo lg bad mood ttp z bun g bs semangat

Comment navigation

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s