Serombongan katak baru saja usai bersenang senang di sebuah rawa rawa , lelah berbecek becek, mereka melewati semak disekitar rawa .
Namun, mendadak suasana berubah jadi heboh…………..oalaaah, salah seekor katak itu terperosok kedalam sebuah lubang yang lumayan dalam.

” Aduh, apa yang bisa kita lakukan? lubangnya dalam sekali………….” teriak salah seekor katak di tepi lubang,  teman2nya ikut menjerit, tak kalah histeris nya .
Sementara katak yg terjeblos, awalnya celingak celinguk seperti linglung, lalu berinisiatif mengerahkan seluruh tenaganya untuk melompat.

Ya, ia berusaha melompat setinggi2nya , satu kali, dua kali, tiga kali, empat kali, belum juga berhasil.

Dibibir lubang, sejumlah katak masih dan terus menjerit histeris : “Sudaaaah, jangan melompat lagi, lubangnya terlalu dalaaaam………… ” jerit sebagian dari mereka .
Teriakan lainnya senada :” Berhenti melompat kawaaaaan, kamu bisa mati karena kehabisan tenaga!”
Ada yang lebih parah :” Pasrah saja kawaaaann………….kamu gak akan berhasil melompat lebih tinggi lagi!”
Tapi, katak yg terperangkap cuek, dia tetap melompat dan melompat.
Sampai akhirnya …….huupp, satu lompatan terbaiknya berhasil menggapai tepi lubang.

Buru buru kawan2nya menarik kaki katak yang bermental baja ini.
Ya, si katak malang ini selamat, tanpa kurang suatu apapun…………
” Terimakasih atas teriakan2 kalian yang telah menyemangatiku” kata si katak dengan nafas terengah engah.
” Hah? terimakasih? kamu tidak dengar apa yang kami teriakkan ? ” sambut teman2nya .

” Tidak, pendengaranku agak terganggu, dari bawah sana , aku hanya mendengar samar samar.
Tapi aku yakin, kalian pasti berteriak utk menyemangatiku , agar aku tidak berhenti berusaha , terus melompat dan melompat lebih tinggi. Tak bisa kubayangkan, seandainya kalian berteriak sebaliknya dan putus asa , aku pasti terkurung disana selamanya ” Jawab si katak.

Jawaban yang membuat semua katak disana tertegun, terharu, sekaligus malu.

Sepenggal kisah yang dicuplik dari Bits and Pieces , ini, setidaknya menyiratkan, teriakan2 memang mengalirkan energi .

Teriakan yang baik , bisa menyemangati orang lain .
Sebaliknya, teriakan yang buruk, dapat membuat orang makin terpuruk.

Hati hatilah saat berteriak , setuju ?

Salam

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

38 responses »

Comment navigation

  1. dmilano says:

    Saleum Hangat untukmu Bunda,
    saya setuju bila maksud dari teriakan kita itu untuk kebaikan karena akan memberi semangat pada orang lain,…

  2. Prima says:

    Hahhahha… inis ama dengan cerita katak tli yang ikut lomba ke puncak gunung bunda… karena dia tuli, dia gak mendegar orang2 keluhan dan kata2 negatif orang… nice story🙂

  3. siap bunda….(si tukang teriak dapet pencerahan…)

  4. aNex Curut says:

    waah,kataknya berhasil juga naik.
    terkadang kawan memang menjatuhkan ketika berteriak.hh.

    setuju ama tulisan bunda ini,belajar berteriak untuk menyemangati.bukan untuk memperburuk keadaan orang lain.

  5. Bener, teriakan bisa jadi dua oarti menjatuhkan atau menyemangati!!!!

  6. sedjatee says:

    Bunda…
    saya kirim parsel ke email bunda
    silakan dicek ya bunda..

    sedj

  7. andi felani says:

    berteriak juga bisa untuk menghilangkan stress.. berteriaklah sesukamu, berteriaklah sepuasmu. tapi jangan teriak di tengah malam.. nanti digebukin tetangga🙂

    salam,

  8. ceritabudi says:

    Berteriak yang profesional dan proporsional katanya Bunda,😉

    Adakalanya kita membutuhkan seseorang untuk menyemangati sehingga tiap detik itu sangat berharga ya Bunda

Comment navigation

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s