Jika tulisan mengenai inspirasi umumnya membahas tentang keuntungan memiliki teman, maka kali ini kita akan merenungkan kebalikannya. Apa manfaat ‘baik’ seorang musuh?

Musuh di sini bisa berarti musuh dalam arti sesungguhnya, yaitu orang yang bertentangan dengan kita, namun bisa juga mewakili mereka yang kita benci, yang kerap menyakiti hati kita, yang mudah salah paham, yang berada di pihak oposisi, hingga para rival/ saingan.

Tulisan ini juga tidak bermaksud mengatakan bahwa Tuhan sengaja menciptakan musuh, sebab bermusuhan merupakan ulah dan kejahatan manusia itu sendiri.

Namun dalam hal buruk sekalipun, Tuhan tetap bisa menggunakannya untuk kebaikan. Semua hanya tergantung cara pandang kita saja.

Salah satu manfaat terbesar musuh adalah ia menjadi batasan dan cermin diri sendiri. Batasan untuk apa? Batasan agar kita tidak sombong, merasa diri paling benar, sok, dan lain sebagainya.

Musuh membuat kita ingat bahwa tak semua kelakuan kita bisa diterima. Tak semua humor disukai, tak semua pendapat tepat adanya, bahkan tak semua yang kita tahu itu benar adanya.

**Dengan adanya atasan cerewet dan penuntut misalnya, kita otomatis dipacu untuk bekerja ekstra hati-hati, dan bukannya asal-asalan.

**Dengan adanya ibu protektif, kita dilatih untuk menjadi anak yang bisa dipercaya dan selalu bertanggung jawab dalam bertindak.

**Dengan adanya suami pencemburu, kita diajar untuk lebih hati-hati dalam bersikap terhadap lawan jenis.

**Dengan adanya anak yang kurang ajar, kita dididik untuk menjadi orang tua yang berani menerapkan disiplin.

dan  lain lain sebagainya….

Jika kita bisa memandang perselisihan dengan orang lain sebagai batu loncatan untuk mengasah karakter kita menjadi lebih baik lagi, maka mengapa tidak mengambil sisi positifnya saja?

Meski begitu, tetaplah ingat tentang salah satu ungkapan pepatah China yang mengatakan “Seribu teman itu kurang, musuh satu sudah terlalu banyak.”

Sedapat mungkin, bila hal itu bergantung pada Anda, mari cari perdamaian saja. Dan jika tidak, anggap si ‘musuh’ sebagai batasan…

Salam

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

30 responses »

  1. maket kapal says:

    segala sesuatu pasti memiliki sisi baik

  2. hm…punya ga ya…kayaknya aku masih punya musuh deh bun….ada dalam hatiku nih….

    doakan biar semua bisa terselesaikan dengan baik ya bun🙂

  3. Prudential says:

    ada ungkapan ada uang maka anda teman sya, ga ada uang anda musuh saya

  4. Travel Haji says:

    Terkadang teman menjadi saudara atau kawan sejati, saudara malah menjadi musuus sejati, itu realita hidup dan sdh bnyak terjadi

  5. ysalma says:

    mungkin lebih baik daripada seorang yang mengaku teman,, tapi tidak pernah peduli ya Bund..

  6. susisetya says:

    Aku pernah dengar ungkapan kalau ada 10 orang yang menyukai kita pasti akan ada 10 orang yang membenci kita. mungkin ungkapan itu untuk menyadarkan kita bahwa dalam hidup itu kita harus selalu mawas diri…

  7. Rumah dijual says:

    tapi terkadang musuh itu bisa menguji kesabaran kita

  8. Buat apa teman menjadi musuh,

  9. bayu says:

    wahh setuju bunda. musuh kadang buat pecutan kita biar lebih baik lagi. dan jadi melatih kesabaran.

  10. Iksa says:

    Musuh itu apa ya?
    Timbulnya dari dalam diri kita sendiri ya Bunda?

  11. tunsa says:

    cari musuh sama saja bikin hati tidak tenang bunda… ^^
    saya sndiri sering tidak enak jika merasa teman kita terus cemberut ketika ketemu, meskipun bukan kita yg salah…
    salam

    bener Ari, sejuta temen aja masih kurang ya ,
    moso’ sih mau dapet musuh, 😦
    salam

  12. kalo hawa nafsu ngeblog merupakan musuh apa nda ya

    bisa juga sih kali yaaa,
    kalau ngeblognya gak tau waktu😀😀😀
    salam

  13. ya betul bgt bun….terkadang punya musuh itu bner2 merusak hati,hati jadi gelisah ,gundah,ga tenang dan sebagainya,
    dan bisa jadi “punya musuh “itu dijadikan kesusahan bagi dirinya sendiri/maupun lawanya .

    yang asik memang gak punya musuh,
    namun, kalau punya pun, anggap sebagai alat instrospeksi diri kita ,
    krn biasanya musuhlah yg selalu melihat kekurangan kita khan?🙂
    salam

  14. Bundaaaaaa…
    musuh mah perasaan gak punyaaa…
    tapi kalo yang tak suka diriku mungkin ada yaaa…
    *lho..apa bedanyah??…hihihi…*

    mudah2an jangan ada yang membenci diriku ah Bun🙂

    percaya deh Bi, gak ada yg gak suka sama Bibi yg cantik dan lucu inih🙂
    semua cinta sama Bibiiiii………………………
    (peluk2 sayang)
    salam

  15. ceritabudi says:

    Sebagai ladang untuk introspeksi diri ya Bunda…segala sesuatu jika kita pandang dari segi positif pada akhirnya mengasah kita untuk lebih bijak ya Bunda

    begitulah kira2 Budi sayang ,
    ada banyak hal yg bisa kita dapatkan dr seorang musuh🙂
    salam

  16. Batavusqu says:

    Salam Takzim
    biasanya musuh seperti perang koment juga musuh yang menyenangkan bund
    Nah bunda adalah salah satu pemenang, selama ya bund.
    terima kasih telah hadir mengikuti perang koment di Batavusqu
    Salam Takzim batavusqu

    hhahaha…bisa aja sih Mas Isro😀
    waaah….alhamdulillah…………… terimakasih banyak ya Mas Isro.
    dan, alahamdulillah, acaranya telah berakhir dengan sukses🙂
    segera menuju tekapeh …………….. meluncuuuurrr……………….
    salam

  17. Nchie says:

    malem bundaaa….
    iihh..aku baru mampir lagii..
    kangeen…

    Duh ..perasaan aku sih ga punya musuh bun,tapi orang lain nganggap aku musuh ga yaH..??
    Mudah2an..ga tuh..*semoga*
    Makasih bundaku sudah mengingatkan kita semua..ternyata punya musuh ada manfaatnya juga,bisa menjadi cermin buat kita ..
    Salam peluk dan cium mmmuahhh..

    apa kabar Nchie sayang ? selamat malam juga🙂
    semoga selalu sehat ya Nchie
    gak lah, bunda yakin Nchie gak ada yg musuhin,
    semua khan sayang sm yg Nchie cantik dan baik hati ini 🙂
    (peluk2 sayang)
    salam

  18. Agung Rangga says:

    jadi, yang saya dapatkan dari tulisan bunda adalah, jangan memandang ‘musuh’ dari sudut pandang negatifnya saja, melainkan dari sudut pandang positifnya saja…😀
    benar gak Bun?

    wah, 100 utkmu Rangga sayang🙂
    begitulah kira2 Rangga
    salam

  19. giewahyudi says:

    Satu lagi, musuh itu harus disyukuri karena dengan adanya musuh, kita tahu siapa sebenarnya sahabat kita..

    oh, ini satu lagi sudut pandang dari Gie, ttg musuh🙂
    termakasih ya Gie utk tambahan masukannya🙂
    salam

  20. ais ariani says:

    yup. bener bun! musuh itu bisa menjadi semacam cermin buat kita,
    aku sering banget denger temen kampus ku ngomongin ketidaksukaan mereka terhadap salah satu kawan, dan entah kenapa si kawan itu juga kek nya sebel sama aku. jadilah kami berada di pihak yang bersebrangan.
    tapi yah itu… aku jadi melihat dia lebih ke arah: “jangan sampe deh aku jadi nyebelin kek dia”
    eh jahat gak sih kalau gitu bun?

    ya gak jahat dong, Ais sayang🙂
    khan niatnya supaya kita jgn kyk dia
    jadi, kita selalu berusaha berbuat baik terus🙂
    salam

  21. grahainfo says:

    makasih atas nasehatnya, bunda

    duh, ini bukan nasehat sayang🙂
    hanya sekedar berbagi sudut pandang saja🙂
    salam

  22. monda says:

    Kalau tak punya musuh rasanya tentram, tapi ada nggak ya yang nggak punya musuh sama sekali? Sebutlah bukan musuh, rival mungkin?

    hahahaa….kayaknya hampir semua dari kita , paling tdk ada satu yg gak suka pd kita ya Mbak Monda🙂
    salam

  23. alamendah says:

    Indahnya kalau kita bisa memandang segala sesuatu dari sisi positifnya. Hidup dan hati terasa tentram

    demikianlah Mas Alam, yuk , kita coba melihat segalanya dr sisi positif dlm hidup ini🙂
    salam

  24. Lyliana Tia says:

    melihat sisi baik dari semua masalah…🙂
    musuh juga bisa jadi kubu oposisi dimana kita bisa instrospeksi, ya nggak BUn🙂

    benar sekali Tia, krn biasanya musuh selalu melihat kekurangan kita ya🙂
    dgn demikian kita bisa lebih mudah utk memperbaiki diri🙂
    salam

  25. Arif Bayu says:

    persahabatan belum tentu dari awal baik , musuhan dulu baru bersahabat banyak terjadi……. karena semuanya menjadi cermin buat diri sendiri….. inspiratif banget bun…….:)

    yang membedakan ,cara pandang kita terhadap persahabatan maupun permusuhan🙂
    salam

  26. Masbro says:

    Bunda memandang kata ‘musuh’ dari sudut yang inspiratif.

    akh, Aim ini selalu pinter banget kalau memuji😳
    terimakasih utk apresiasinya ya Aim sayang🙂
    salam

  27. wi3nd says:

    stuja bunda ly, musuh sekalipun bisa bermanfaat..

    apa kabar , Wi3nd cay ?
    senangnya aaa…. dikunjungi anakgadisku ini🙂
    semoga selalu sehat ya Wi3nd cay ……………..
    (peluk2 sayang dan rindu)
    salam

  28. Lidya says:

    betul juga ya bun musuh bisa dijadikan cermin untuk kita

    ya Lidya , asal jangan banyak2 punya musuhnya,
    karena satu musuh saja dah kebanyakan🙂
    salam

  29. Bundaku, makasih banyak…dengan begini hidup akan lebih indah dan penuh dengan cinta kasih juga keceriaan…..seharusnya semua orang membaca tulisan ini agar tak ada keluh kesah dan selalu ceria…..

    karena punya musuh berarti punya sesuatu batasan bagi kita ya Hany sayang🙂
    salam

  30. riez says:

    wah jadi ngak memandang negatif lagi nih tentang musuh…dan berharap musuh bisa jadi teman

    kalau gak bisa jadi teman,
    paling gak musuh membuat kita lebih baik dan maju ya Riez🙂
    salam

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s