Pujian adalah hal yang penting dalam hidup kita.

Namun, seberapa banyak pujian yang cukup untuk diberikan kepada anak?

New York Magazine melaporkan bahwa banyak anak berbakat yang mendapatkan skor tertinggi dalam tes menganggap remeh hasilnya karena mereka tak terbiasa menerima pujian.
Para murid berbakat ini sering kali merasa tidak percaya diri untuk menghadapi masalah besar kecuali mereka tahu bahwa mereka mampu memecahkannya.
Pertanyaannya, bagaimana cara agar pujian diberikan dengan cukup?

Di suatu titik, anak Anda akan menjadi sangat tidak kooperatif dan frustrasi dengan sekolah dan pekerjaan rumahnya.
Di waktu-waktu seperti itu, pujian yang cukup dan pemahaman tujuan akhir yang tepat bisa meminimalkan kekhawatiran anak dan membantunya kembali ke jalur yang benar.

Berikut adalah beberapa tips untuk menciptakan pujian yang positif untuk anak:

1. Dasarkan pujian pada keberhasilan yang sebenarnya dan sifatnya spesifik.
Mengatakan bahwa si anak adalah orang yang pandai tak akan mengajarnya apa yang telah ia lakukan adalah hal yang benar.
Berikan pujian yang sesuai dengan tugas yang terselesaikan.
Contoh, Anda bisa berkata, “Kamu melakukan pekerjaan yang bagus dengan menjawab soal yang sulit seperti ini.”

2. Pujian untuk upaya keras.

Secara alamiah, orangtua akan berharap anaknya bisa mengeluarkan dan melatih upaya terbaiknya.
Saat si anak sudah bekerja sangat keras menyelesaikan tugas atau menjawab pertanyaan, berikan pujian untuk setiap level yang berhasil ia capai.
Jika hasil upaya kerasnya mencapai angka yang biasa, berikan pujian jika Anda tahu bahwa si kecil sudah berupaya melakukan usaha yang sangat keras.

3. Tunjukkan ketertarikan Anda akan studi si kecil.

Menerima kritik dan mempertahankan prestasinya adalah hal yang menantang untuk anak.
Namun, menunjukkan ketertarikan serta dukungan di setiap waktu akan menawarkan kenyamanan bagi si anak.
Tanyakan mengenai pelajaran di sekolahnya, dan minta ia untuk “mengajarkan” pada Anda.
Ini adalah cara yang baik untuk mendorong kepercayaan diri anak dalam memahami materi pembelajaran sambil membantu mereka untuk terus berusaha.

4. Jangan membandingkan kemajuan anak lain dengan anak Anda.
Pastikan bahwa Anda tidak membandingkan kemajuan si kecil dengan saudara atau temannya.
Belajar bukanlah mengenai mengukur kemampuan satu anak dengan anak lainnya, melainkan memperhatikan perkembangan anak secara individual.

5. Ketulusan.

Anak-anak adalah makhluk yang intuitif.
Mereka bisa melihat arti dan maksud di balik sebuah pujian.
Jika Anda memujinya hanya sepintas lalu atau tidak tulus, hal itu tak hanya menghapus pujian yang pernah Anda beri di waktu-waktu sebelumnya dan bahkan mengganggu pujian tulus di masa depan.

Bahwa Anda, orangtuanya, memperhatikan dan mendorong kemajuan dirinya, serta bangga akan dirinya, itu adalah hal yang vital untuk membangun kepercayaan diri, memotivasi, dan membantu kemandirian anak.

Anak perlu tahu bahwa Anda ada di pihaknya dengan pujian yang adil untuk mendorong kepercayaan dirinya sekaligus memotivasi mereka untuk mencapai prestasi dan belajar lebih lagi karena mereka percaya pada kemampuan dirinya sendiri.

Salam

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

26 responses »

  1. Wah, bener banget, Bunda. Terutama harus spesifik & tepat ya? Dan tentu tidak lebay.

    Terima kasih tips-nya, Bunda

    yg sedang2 saja………….(kyk lagu dangdut gituh deh)😀😀
    yg proporsional gituh ya Mas Dewo🙂
    salam

  2. Kakaakin says:

    Alangkah indahnya bila anak diberikan pujian, bukan makian yang dapat membuat semangatnya runtuh…🙂

    huuuuu…..ngeri ya Kak, kalau mendengar anak2 dimaki😦
    salam

  3. faiz says:

    kebanyakan untuk yang sudah berkahwin…..saya belum kahwin.

    ayooo dong, kapan dirimu segera berkahwin Faiz ?🙂
    salam

  4. saya akan terapkan d keluarga saya

    alhamdulillah, semoga keluarga kita semua selalu dlm keberkahanNYA,amin
    salam

  5. bekal nanti klo udah punya anak…’
    makasih bun,,,infonya

    semoga memang bermanfaat🙂
    terimaksih ya Ajeng🙂
    salam

  6. Aena says:

    Salam kenal bunda..
    Info yang menarik dan berguna bagi saya dalam mengarahkan tiga balita, anak saya.
    Minta ijin sering berkunjung dan menempatkan link bunda diblog saya

    salam kenal juga, Aena🙂
    alhamdulillah, semoga benar2 bermanfaat🙂
    titip sayang bunda utk ke3 putra putrimu, Aena🙂
    salam

  7. bundamahes says:

    bahkan ketika si kecil “menulis” di dinding pun saya semangati Bun!
    nice share!😉

    wah, hebatnya dirimu Dewi🙂
    memang pujian utk anak itu penting, asal pas porsinya ya🙂
    salam

  8. edratna says:

    Anak membutuhkan dorongan dan pujian, terutama jika berhasil mencapai sesuatu.
    Anak yang jarang dipuji akan menjadi figur yang yang tak yakin pada dirinya sendiri…atau justru tak pernah puas.

    Pujian harus pas, agar sesuai dengan takaran…lha ini yang sulit, karena setiap anak berbeda.

    Setuju sekali dgn pendapat Bu Ratna
    tiap anak itu unik ya Bu, jadi kita sebagai ortu yg harus bijak
    dan tau bagaimana memberikan pujian pd masing2 anak dgn karakter sendiri 2:)
    salam

  9. Lyliana Tia says:

    Asslm Bunda, saya mau tanya tips2 yang Bunda share disini, apakah disadur dari media lain atau murni hasil pemikiran dan pengalaman Bunda sendiri? Terima kasih🙂

    walaikumsalam. wr.wr Tia.
    alhamdulillah, dari membaca beberapa buku dan tulisan lain dari beberapa media juga,
    sekaligus pengalaman sendiri, hasilnya berupa tulisan2 disini Tia🙂
    kenapa? apakah Tia akan memberikan masukan dan saran?
    bunda sangat mengharapkannya dan dgn senang hati menerimanya lho Tia🙂
    salam

  10. giewahyudi says:

    Pujian yang tulus memang bagus..
    Tapi kadang pujian memang melenakan, membuat terlena maksutnya.

    asal tdk berlebihan porsinya,
    pujian itu baik sekali utk kesehatan psikis seorang anak kok Gie🙂
    salam

  11. Ade Truna says:

    Saya selalu bertanya di setiap kesempatan langsung ke anak saya si salma, “salma belajar apa tadi, bisa?” Setiap kali dia jawab bisa, saya langsung percaya saja, dan selalu menunjukkan kegembiraan ini langsung.

    Ade pasti adalah seorang Bapak yg bijak dan penuh kasih sayang🙂
    alhamdulilah………….
    titip sayang bunda utk Salma ya De🙂
    salam

  12. uni says:

    makasi bunda sayang atas sharing yg indah ini🙂
    insy suatu saat nanti akan coba diterapkan🙂

    alhamdulillah, terimakasih banyak ya Uni sayang🙂
    salam

  13. bayu says:

    wah bagus nih bunda. emang pujian tuh bagus yah. hmmm bagus nih buat pembelajaran saya kalo dah punya anak nti

    alhamdulillah, kalau memang bisa diterapkan🙂
    lantas, kapan bayu punya anaknya ?😛
    salam

  14. rubiyanto19 says:

    Pelajaran menarik untuk yang sudah punya anak, yang belum disimpan dulu dan ini akan menjadi ilmu yang berharga dalam mendidik anak.
    selamat pagi bunda, selamat beraktivitas.

    selamat siang, Ruby
    semoga selalu sukses ya🙂
    salam

  15. Sip,sip… Ini juga bisa dipetik untuk diterapkan di sekolah, Bun. Makasih banyak, ya….:)

    sama2, terimakasih banyak juga , Etik🙂
    salam

  16. ceritabudi says:

    Untuk Point yang ke-3 saya sering melakukannya bunda

  17. Vera says:

    Lam kenal, bun, tulisannya bagus nih

    salam kenal juga, Vera .
    terimakasih🙂
    salam

  18. Iksa says:

    Ha ha kalau di amrik gak muji tapi semua jadi kompetisi, jadinya itu “tiger mom”

    apa kabar Pak Iksa ?
    duh, senengnya😀 dikunjungi sahabat lama🙂
    selalu sehat khan ya Pak Iksa🙂
    salam

  19. Lidya says:

    pujian bisa membuat anak percaya diri ya bun

    iya Lidya sayang 🙂
    asal pas porsinya , tdk berlebihan🙂
    (peluksayang)
    salam

  20. riez says:

    Thanks…buat bekal nanti klo saya sudah jadi ayah…

    terimakasih juga, Riez🙂
    cepetan atuh, jadi ayah ……….
    salam

  21. Pujian yang adil….hiks….kena deh gw…

    kadang memang suka ga sadar terus jadi lebay atau malah kurang porsinya.

    Masih terus belajar nih bun, yg pas porsinya…

    makasih ya bun….
    jangan bosan mengingatkanku yg suka lupa ini bun…

    peluk dariku bun…

    haahhaaa………… sama2 Devi, kita saling mengingatkan ajah yaa😀😀
    salam

  22. elmoudy says:

    makasih bunda atas saran2 nya…
    penting banget buat menumbuhkembangkan si anak…
    jadi inget n kangen ama si kecil hehe🙂

    duh, jauh ya Mas Moudy dr si kecil ?
    yang peting tetap mengikuti perkembangan nya ya Mas🙂
    salam

  23. Nchie says:

    Malem bundaku..sayang..
    Makasih sudah mengingatkan aku dengan info yang sangat2 bermanfaat sekali..
    Betul bun aku setuju banget,dengan tidak membandingkan kemajuan anak dengan yang lain..
    Semoga aku bisa menerapkan semuanya ini..
    salam ..

    siang Nchieku sayang……….🙂
    iya bener banget Nchie,
    karena tiap anak adalah unik ya🙂
    gak bisa disama2kan, apalagi dibanding2kan😦
    salam

  24. mamah Aline says:

    bunda Ly, tipsnya bemanfaat sungguh akhir-akhir ini saya cuma bilang oh iya, bagus dong, itu saja saat si sulung bilang nilai UTSnya bagus… hiks ternyata ini juga tidak cukup untuk membuat efek pujian yang positif… makasih ya

    iya Mah, masih kurang ekspresif kayaknya ya🙂
    salam utk si sulung yg hebat ya Mah🙂
    salam

  25. alamendah says:

    (Maaf) izin mengamankan KEDUAX dulu. Boleh, kan?!
    Pujian merupakan sebuah penghargaan dan dukungan yang tentunya akan memberikan efek motivasi dan kepercayaan diri kepada diri dan perilaku anak.

    Jangan pernah kikir dalam memuji.

    hahahha….senangnya, udah kangen dgn sapaan khas nya Mas Alam😀
    yg penting kita tetap memberikan pujian dlm porsi yg pas ya Mas
    salam

  26. kangmartho says:

    yang pertama…
    salam kenal bunda
    info yg menarik dan berguna bagi kami yg selalu bergelut dengan anak didik

    salam kenal juga , Kang
    terimakasih utk kunjungannya disini🙂
    salam

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s