Climb

Image by Chazz Layne via Flickr

Sebagai seseorang yang  smart, Anda tentu tidak ingin karir Anda dalam keadaan stagnant.

Namun, mendapatkan promosi yang diimpikan, bukanlah perkara yang mudah.
Sebagai seorang profesional, langkah-langkah apa yang harus dilakukan agar perusahaan yang Anda idamkan ‘melirik’ dan Anda pun berhasil dalam persaingan merebut posisi yang lebih baik?

Berikut kiat sederhana untuk mengomunikasikan diri dengan cara yang efektif.

Kenali diri

Penting bagi Anda untuk mengenal diri sendiri, baik kelemahan atau kelebihan dalam bersikap, keahlian profesional, maupun pendapat orang lain tentang diri Anda.
Selain itu, Anda juga harus mengetahui keahlian dan attitude apa yang sebaiknya dimiliki oleh profesi tertentu.
Dengan mengetahui kelemahan dan kelebihan, Anda dapat memperbaiki diri dan membuat perusahaan melirik Anda setelah mengetahui kelebihan Anda dibandingkan kompetitor.

Kenali kompetitor

Mengenali kompetitor sangat diperlukan dalam memasarkan diri, dan ini dimulai dengan mengidentifikasi siapa saja mereka-mereka yang berpotensi untuk jadi kompetitor.
Lalu, siapa yang dimaksud kompetitor?
Apakah mereka kolega kita atau profesional lain yang bekerja di industri yang sama?
Kenali kelebihan dan kekurangan kompetitor Anda agar Anda dapat terlihat berbeda dari mereka.

Tentukan atribut diri kita

Pada tahap ini Anda telah mengenal diri, lawan, dan juga perbedaan Anda. Karakter dan keahlian yang Anda miliki serta perbedaan dari yang lain merupakan atribut positif yang menempel pada nama Anda.
Tentukan atribut yang Anda harapkan dan komunikasikan, dengan demikian orang akan selalu mengasosiasikan diri Anda dengan atribut positif tersebut.

Tentukan target komunikasi
Secara sederhana, yang disebut target komunikasi adalah mereka yang memiliki peran dalam karier Anda. Mereka adalah orang-orang yang dapat membuat penilaian tentang diri Anda. Contohnya atasan, rekan sekantor, dan klien.
Jika saling kenal, mereka bisa membicarakan Anda (tanpa di belakang), misalnya tentang keahlian atau kekurangan Anda dibanding orang lain dalam industri yang sama.
Siapa tahu, jika performa Anda baik, ada perusahaan yang membicarakan Anda dan tertarik untuk ‘membajak’ Anda.

Artikulasikan atribut Anda

Setelah menentukan atribut dan target komunikasi Anda, bagaimana cara mengartikulasikannya?
Sampaikan atribut Anda secara konsisten pada ‘target komunikasi’ melalui media komunikasi seperti meeting, email, perlakuan terhadap rekan kantor dan staf, atau presentasi.

Mengembangkan diri

Setelah menentukan atribut diri dan mengkomunikasikannya, Anda harus terus mengembangkan diri agar penilaian orang terhadap diri Anda semakin baik.

Evaluasi

Setelah menjalankan semua langkah di atas, tahap akhir adalah evaluasi. Pada intinya, evaluasi bertujuan untuk mengetahui pendapat orang lain tentang diri Anda setelah program komunikasi diri dijalankan.

Evaluasi bisa dilakukan dengan menggunakan beberapa metode, misalnya performance review.
Jika Anda seorang desainer pada perusahaan konsultan desain interior, tanyakan pada Human Resource Anda apakah mereka melihat konsep artistik Anda semakin baik.
Cara lain bisa dilakukan dengan berdiskusi bersama atasan Anda dan menanyakan pendapatnya tentang diri Anda.

Nah, setelah membaca langkah-langkah mudah di atas, siapkah Anda melakukan program komunikasi diri sendiri dan memenangkan kompetisi?

Salam

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

28 responses »

  1. lintasiana says:

    menginventarisir potensi diri juga susah bunda, tetapi pencerahan ini sangat membantu. Terima kasih bunda

  2. Iksa says:

    Menjual diri dalam karir dan pergaulan itu penting.
    Asal gak memaksakan….

  3. Ann says:

    Saya masih belum ‘laku’ juga, sepertinya harus dikasih discount kali ya

  4. Kakaakin says:

    Hehe… sepertinya saya terlalu enjoy dengan keadaan yang begini-begini saja😀

  5. Mbah Jiwo says:

    Bunda apa kabar, tema ini sangat cocok dengan saya akhir2 ini. Menjual diri. Mudah2an setelah ingak inguk di sini semakin memperkuat saya bunda.

    Mohon doanya ya bun.

    Mbah Jiwo.

  6. Prima says:

    wokeh! ntar aku inget2 ya bunda kalo dah kerja!

  7. IndahJuli says:

    Siap berkomunikasi dengan diri sendiri, dan memenangkan kompetisi🙂
    Terima kasih buat pencerahannya, Bunda *pelukjauh*

  8. faiz says:

    Ikut saja kemampuan kita.jangan melampau batas agama islam

  9. Multibrand says:

    Ini tips yang yang sangat bermanfaat untuk mengembangkan karier.

  10. Intinya jadi profesional dalam bidang apa pun yang digeluti. Makasih, Bunda. Salam huangaaaaatttt…….😀

  11. rubiyanto19 says:

    menarik sekali artikelnya bunda, ‘menjual diri’ dengan efektif, yang sepertinya belum banyak diketahui orang, termasuk saya.

  12. tutinonka says:

    Wah … kalau guru kayak saya ini, menjual dirinya ke siapa ya Bun?🙂
    Terimakasih tipsnya … harus dicoba nih …

  13. Lyliana Tia says:

    Salam kenal Bunda.. Tips nya menarik Bun.. Tapi dikehidupan nyata orang kantoran sering mengalami fitnah, iri hati, dan lain2, walau bahkan ketika performa kerjanya sangat baik. Terlalu banyak “penjilat” kanan kiri yang hanya modal lidah tanpa mau meningkatkan kinerjanya.. Nah, menghadapi seperti ini gimana Bun? Terlalu banyak fenomena seperti ini.. Apa saya yang salah menilai?

  14. Mechta says:

    Tips yang jitu! Patut di catet nih… Terima kasih, Bunda 🙂

  15. ysalma says:

    tips yang mpuni untuk menjual diri positif dan sesuai sasaran ya Bund..

  16. yayats38 says:

    Inspiratif ni Bunda … kelihatannya wajib saya terjemahkan untuk pribadi saya ni Bun …
    biar fokus untuk mengembangkan.
    Trims atas nasihatnya🙂

  17. citromduro says:

    dengan langkah tersebut diatas, tanpa ditawarkan tentu bakal banyak yang menawar bunda

    salam dari pamekasan madura, lama tidak berkunjung disini bunda

  18. fitrimelinda says:

    tipsnya mantap banget bunda..🙂

  19. Abi Sabila says:

    ini tips cocok untuk saya Bunda, dalam waktu dekat perusahaan lama tempat saya bekerja akan segera merger dengan perusahaan asal German. Bisa langsung dipraktekan. Terima kasih sekali Bunda

  20. Arif Bayu says:

    wah tipsnya bagus bun… semoga bermanfaat

  21. auraman says:

    singgah kesini dapat tips hebat dari bunda, jadi ingat ibu dirumah yang selalu menasehati saya😀, dengan tulisan ini saya mendapatkan energi baru untuk mengembangkan potensi diri.., salam hangat bunda dari sigli

  22. maminx says:

    Kenali diri dan improve diri / mengembangkan diri menurut saya yang paling penting tuh😀

    eh bunda udah pernah dapet award nya toh, aduh kirain belum ada. Karena aku sebelumnya udah liat-liat dulu kedalam lemari award bunda yang 1 dan 2, disana aku gak liat award stylish itu tuh. Maaf ya bunda. Makasih banyak🙂

  23. fety says:

    mantap bund, tips menjual dirinya🙂 lama tidak berkunjung ke sini. semoga sehat, bund.

  24. alamendah says:

    (Maaf) izin mengamankan KELIMAX dulu. Boleh, kan?!
    Setelah mempelajari beberapa point di atas dan mempraktekkan, maka siaplah kita untuk menjual diri…

  25. lama tak mampir sini.. alhamdulillah saya bisa silaturrahim..

  26. Jadi inget analisis SWOT bunda ^_^

  27. gege_riyadi says:

    baca tulisan ini berasa lagi dengerin kuliah marketing,. hehe

  28. advertiyha says:

    Wow, tips bunda selalu dasyat deh,, makasih banyak bun..🙂
    kalo kita punya potensi, kenapa takut “menjual diri” kan bun?? siapa tahu rezeki kita, ya gak bun??

    sip, tengkiu tipsnya ya bunda.. habis berojol langsung dipraktekin deh… hehehe,,,

    salam sayang bunda… mmuahh,,,
    (eh, apakah daku pertamax?? hihi)

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s