Keju merupakan asupan yang sangat kaya akan kandungan kalsium, fosfor, zink, vitamin A, riboflavin, dan vitamin B12.

Oleh sebab itu, tidak heran kalau makanan yang awalnya diproduksi oleh bangsa Mesir itu kini dijadikan menu sarapan favorit di berbagai negara di dunia.

Sebut saja keju cheddar. Ternyata, satu porsi atau sekitar 30 gr keju cheddar saja sudah mengandung 200 gr kalsium atau setara dengan kandungan kalsium yang terdapat pada susu murni berukuran sedang.

Rasakan pula manfaat lain dari si kuning dengan mengonsumsi keju jenis blue cheese yang sudah dipercaya mampu mengurangi risko terjadinya kerapuhan pada gigi kita.

Para peneliti dari British Cheese Board juga menyampaikan kandungan tryptophan dalam keju mampu membantu meredakan stres dan membuat kita dapat tidur lebih nyenyak.

Meskipun keju memiliki banyak khasiat bagi kesehatan kita, tapi bagi sebagian kelompok orang tertentu, keju dan beberapa produk olasan susu lainnya bisa berubah menjadi menu yang harus “diharamkan”.

Misalnya, kandungan kasein dalam keju dapat memperburuk kondisi para penderita autis.

Sedangkan laktosa pada keju “muda” atau keju cheedar berbahaya bagi penderita intolerasi laktosa.

Tingkat kewaspadaan juga harus ditingkatkan pada raw cheese atau keju yang diproses secara minimal. Mengapa?

Keju jenis ini mengandung bakteri yang mampu meningkatkan risiko terjadinya berbagai infeksi, seperti listeriosis dengan gejala mual dan kram perut.

“Perhatian khusus” itu bukan berarti kita harus berhenti menjadi pencinta keju.

Yang perlu dilakukan adalah membiasakan diri memilih keju yang terbuat dari susu kambing atau biri-biri.

Karena keju jenis ini mengandung conjugated linoleic acid (CLA) yang akan membantu kita mengurangi peradangan dan penumpukan plak pada pembuluh darah.

Hindari mengonsumsi keju yang rasanya terlalu asin agar jantung dan tekanan darah kita tetap terjaga.

Selain itu, kita juga bisa memilih keju rendah lemak yang kini sudah banyak dijual di swalayan.

Salam

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

35 responses »

Comment navigation

  1. ysalma says:

    juniorku doyan keju Bund,,,

  2. unyil says:

    beruntunglah bagi penggemar keju . hehehehehehe

  3. Asop says:

    Walah, iya lho, saya pernah dengar keju susu kambing.. Goat cheese…
    Tapi di Indonesia sini apa ada ya?
    Dan harganya gimana?

  4. isil says:

    alhamdulillah bermanfaat bunda…
    keju, sil adalah termasuk salah satu orang yang tidak suka keju awalnya…
    tapi karena bergaul dan berteman dengan teman2 yang suka keju…akhirnya sedikit demi sedikit mulai terbiasa mengkonsumsi keju…
    tapi ga kuat kalau makan keju banyak…

    tapi kayaknya lebih banyak manfaatnya daripada keburukannya ya bunda…

  5. candra says:

    artikel yg sangat bermanfaat khusunya bagi saya!!!
    terima kasih bunda…..
    jgn lupa tambah artikel lainnya yg bermanfaat ya bunda..
    http://www.wisatamalang.com

Comment navigation

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s