Mengurangi konsumsi daging memberikan banyak manfaat. Tak hanya menjaga kantong agar tetap tebal, kesehatan tubuh juga lebih terjaga. Anda tak harus menjadi vegetarian; memilih menjadi flexitarian pun bisa.

Istilah flexitarian merujuk pada seseorang yang lebih banyak mengonsumsi sayuran dan kadang-kadang mengonsumsi daging, unggas, dan ikan.

Hidup lebih sehat


Diet dengan hanya mengonsumsi sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan yang kaya serat dan vitamin dijalankan vegetarian. Dengan pola makan ini, mereka makan lebih sedikit kalori dan lemak.

Alhasil, mereka juga memiliki tubuh yang lebih ideal dan tingkat kolesterol rendah dalam tubuhnya.

Mengurangi makan daging adalah bentuk proteksi diri dari berbagai penyakit. Institut Kanker Nasional di Amerika menunjukkan hasil studi bahwa dari 500.000 orang yang makan 114 gram atau lebih daging merah per hari, 30 persennya berisiko kematian karena berbagai sebab dalam 10 tahun.

Sedangkan risiko kematian lebih kecil pada orang yang sering mengonsumsi unggas atau ikan.

Kenali kebutuhan protein Anda


Orang dewasa membutuhkan 10-35 persen protein dari kebutuhan total kalori perhari. Jika kebutuhan kalori per hari adalah 2000, maka kebutuhan protein per hari bagi orang dewasa adalah 50-175 gram.

Nah, protein ini juga tak harus Anda dapatkan dari daging. Berikut alternatif asupan protein untuk memenuhi kebutuhan per harinya:
* Telur
Anda bisa mengonsumsi 6 gr telur berukuran besar untuk mendapatkan asupan protein.
* Susu
Minumlah segelas susu untuk mendapatkan 8 gr protein darinya.
* Keju
Satu gram keju memberikan asupan protein yang lebih menyehatkan daripada daging.
* Tahu
Protein nabati dari tahu bisa menyehatkan tubuh dan dompet Anda.

Makan tanpa daging seminggu sekali


Cobalah untuk memulai diet sehat dengan tidak mengonsumsi daging seminggu sekali. Pastikan hidangan di meja makan bebas dari daging.

Jangan khawatir mengenai asupan protein, Anda bisa menggantinya dengan pilihan resep berikut:
* Tambahkan kacang-kacangan dalam salad.
* Tambahkan tahu pada hidangan Anda.

Batasi daging dalam piring Anda

Porsi protein dalam satu sajian piring makan tak boleh lebih dari 85 gr. Upayakan piring Anda lebih banyak diisi sayuran dan buah-buahan.

Menjadi flexitarian


Jika belum bisa menjadi vegetarian, tantang diri Anda menjadi flexitarian yang mengadopsi diet mediteranian.

Membatasi diri mengonsumsi daging merah dan lebih memilih buah, sayur, dan kacang-kacangan, akan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan berbagai kondisi kronis lainnya.

Jadi, bersiaplah belajar menjadi orang yang lebih fleksibel dan mendapatkan manfaat berupa kesehatan optimal darinya.

Salam

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

44 responses »

Comment navigation

  1. Rulan says:

    Artikel menarik bunda, bukan karena infonya bagus tapi karena saya baru saja cek tekanan darah dan periksa ke dokter….. dan ternyata tekanan darah saya 160……… what that mean??
    Biang keladi utamanya adalah lifestyle: rokok, kopi,duduk ber-jam2 di depan kompi, jarang gerak, makan sakarepe, tidur larut (krn emang susah tidur).
    Jadi, ini kudu revolusi besar2an dalam gaya hidup….. mau meditasi dan ‘bersih-bersih’ diri ah….

    Thans atas posting yg memberikan inspirasi

  2. Asop says:

    Hmmmm…. kalo saya, setiap hari makan daging, tapi tanpa kulitnya dan nggak digoreng, kalo gak direbus ya dikukus. Presentase sayur dan daging pun beda jauh, kalo gak 80-20 ya 70-30.πŸ™‚

    Lagi pula, resiko penyakit jantung karena makan daging bisa berkurang kalo setiap hari kita berolahraga, melakukan latihan kardiovaskular, entah itu lari, bersepeda, berenang, lompat tali, atau aerobik.πŸ˜€

  3. wi3nd says:

    saat ini daku sedang menuju kesanah bunda ly..
    aku lebih suka menyebut semi vegetarian,karna aku masih belum bisa meninggalkan ayam dan daging,masa makan ketupat pake opor ikan bund? he he aku ndak suka..

    ** berat banged harus suka sayur sekarang,ikan juga buah buahan,tapi aku jalani meski tersiksa,doakan saiyah bunda lyπŸ˜€

  4. Prima says:

    Bunda, kalo makan nasinya dikit, itu namanya apa bunda? wkakakaka… aku kalo makan nasi eneg kalo banyak sekarang, tapi makan tahu tempenya banyak, sayur juga…kalo daging jarang, sedikit lha, seringnya ikan *kata mama lebih murah* wkakakakka..

    btw bund, kalo tempe anget pake sambel terasi gt, makan nasinya suka kalap…wkakakakak… maknyus banget T_T

    • Asop says:

      Ahahaha, sama Mas Prim, saya juga nasinya saya kurangin.πŸ˜€
      Pernah saya beli nasi bungkus di warung, pas diambilin ama Mbak penjaganya, dia nanya, “Mas, nasinya dikit banget, buat cewek ya?”πŸ˜›

  5. Nandini says:

    yeyyy!! saya vegetarian dan alhamdulillah baik-baik saja.. asupan protein kan bisa dari nabati dan ikan Bun.. soalnya saya juga tidak makan keju dan minum susuπŸ˜€

  6. Bisa jadi rujukan, nih??
    Agar jadi sehat.

  7. Abi Sabila says:

    anakku harus baca tulisan ini, secara ia tidak sudak buah, tidak suka sayur dan juga tidak suka daging.

  8. usagi says:

    Cuma bisa nyengir wae lah
    He he he he
    Aku kan pecinta daging dan gak suka sayur
    He he he he


    jus nya jgn lupa lho ya ,
    setiap hariiiiiiiiiiiiii……………..πŸ‘Ώ
    mana gak makan sayur lagiπŸ™‚
    salam

  9. edratna says:

    Saya mengurangi daging sejak lama, dan badan terasa lebih segar.

    ya benar, lebih baik sayur dan buah diperbanyak utk orang2 dgn usia tertentu seperti kita ya BuπŸ™‚
    salam

  10. Sore Bunda….
    πŸ™‚

    Bersyukur Hani gak begitu suka daging tapi pecinta ikan, hehehhehehe sampai dipanggil manusia ikan:mrgreen:

    pagi sayang……… πŸ™‚
    alhamdulillah, ikan bagus lho Hani, apalagi ikan laut, makarel, tuna dan slamon, banyak sekali mengandung omega 3 dan 6, sangat baik utk peredaran darah dan mencegah penyempitan pembuluh darah
    (lho kok si bunda malah ceramah siiiih😳 )
    salam

  11. Wah, terima kasih banyak, Bunda. Tulisan ini serasa hadiah buatku. Apalagi sejak diskusi terakhir kita tentang diet.

    Terus terang saya banyak mendapatkan manfaat dari diet. Konon untuk terapi beberapa penyakit, diet itu bisa lebih efektif dari pada olah raga dan bahkan obat. Misalnya untuk jantung & kolesterol. Mungkin ada benarnya loh.

    Dan saya benar-benar mendapatkan manfaat yg luar biasa setelah sebulan menjadi vegetarian. Dan setelah sukses menormalkan kolesterol & trigliserid saya lebih tepat menjadi flexitarian. Tapi tetap saja harus menjaga ya, Bunda?

    Sekali lagi, terima kasih, Bunda. Salam hangat.

    bunda juga setelah beberapa waktu (15thn) menjalani sebagai vegan ,
    akhirnya sekarang menjadi flexitarian , Mas Dewo .
    dan, mudah2an konsisten menjaga nya , agar gak kena serangan jantung dan juga menghindari kolesterol ,
    maklum wis sepuh ngene yo, mesti pinter2 jaga kesehatan khan ?πŸ˜€
    salam hangat utk keluarga
    semoga selalu sehat
    salam

Comment navigation

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s