Orang bilang banyak jalan menuju Roma. Namun lucunya, tak sedikit yang kerap merasa ‘tidak ada jalan keluar’ saat diintai oleh sebuah masalah pelik.



Sebuah perbincangan singkat namun menginspirasi terjadi antara saya dengan seorang teman.
Dalam percakapan tersebut, saya menyebutkan sebuah kutipan quotes bijak oleh Jonathan Winters,If your ship doesn’t come in, swim out to it!”
Lalu, teman saya berkomentar : “bagaimana bila tidak bisa berenang?” 

Sejenak saya memikirkan jawaban apa yang harus saya beri.

Apakah orang yang tak bisa berenang harus menyerah dan tenggelam begitu saja jika tidak ada kapal yang menghampirinya?

Tentu tidak. Pasti ada jalan lain.

Akhirnya, saya menjawab :”ada banyak cara yang masih bisa ditempuh, my friend.

Orang itu bisa membawa pelampung, tidak naik kapal atau menjauhi air jika tahu ia tak bisa berenang, minta tolong ‘gendong’ orang lain, atau les renang…” Jawaban yang mungkin konyol, namun benar bukan?

Dari perbincangan di atas, saya semakin yakin saja bahwa memang tak ada jalan buntu dalam dunia ini.

Selalu ada jalan keluar untuk setiap masalah, selama…seseorang sungguh-sungguh berusaha mencarinya.

Masalah selalu datang dan akan selalu ada selama kita masih bernafas di dunia ini.

Dan, adalah pilihan setiap pribadi untuk membiarkan masalah itu mengatasi, atau sebaliknya, teratasi.

Jadi bagaimana bila gunung masalah di hadapan Anda tak kunjung berpindah? Maka mungkin satu-satunya jalan untuk mengatasinya adalah dengan mendaki dan melaluinya.

Bagaimana sahabat2? apakah anda punya pendapat lain? mohon silakan berbagi disini…..

Salam

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

42 responses »

Comment navigation

  1. […] dan menjadikan penguat masing-masing individu di dalam pabrik. Benar sekali pendapat bunda bahwa tidak ada jalan buntu, yang ada adalah sikap bagaimana menghadapi kondisi yang ada. Jangan menyerah ataupun menghindar, […]

  2. Pakde Cholik says:

    Untuk mengatasi jalan buntu memang tidak gampang dan banyak tergantung kepada kepiawaian yang mengalaminya. Bagi orang yang beriman tentu akan bersandar kepada Tuhan jika semua upaya yang ditempuh belum berhasil.
    Namun demikian usaha dengan sungguh2 masih harus dilakukannya.

    Persoalan yang besar misalnya bisa dipecah menjadi beberapa perkara yang lebih kecil agar agak ringan mengatasinya secara bertahap.

    Dalam suatu diskusi atau permufakatan maka kedua belah pihak jangan terlalu bertahan pada kedudukan sekarang, tetapi masing-masing perlu mendekatkan kedudukannya itu satu sama lain.

    Contoh yg gampang :
    Dalam rangka pembangunan jalan tol jika ada beberapa warga yang bertahan tak mau digusur karena proses ganti yang dianggap tak sesuai. Maka sebaiknya pihak pemerintah ya jangan bertahan dengan harga yang sudah di patoknya.

    -Pemerintah mematok ganti rugi Rp 1 juta/meter
    -Rakyat minta ganti rugi Rp. 2,5 juta per meter.

    Jika tetap bertahan pada kedudukan itu ya akan menemui jalan buntu. Oleh karena kedua belah pihak harus merubah posisinya.
    -Pemerintah menaikkan ganti rugi menjadi Rp, 1,5/meter
    -Rakyat menurunkan tuntutannya menjadi Rp. 2 juta/meter
    Demikian seterusnya sampai akhirnya terdapat kesepakatan berdasarkan keihlasan, saling mengerti dan menghargai satu sama lain.

    Cara lain : Rp. 2,5 juta+ Rp. 1 juta = R. Rp. 3, 5 juta. Angka ini dibagi dua sehingga tercapai Rp. 1, 750 juta/meter.

    So, memang tak ada jalan buntu, jika mampu dan mau mencari solusinya dengan hati yang adem-ayem.

    Sudah puas ? Kalau gak puas ya sudah saya gak ikut-ikutan diskusi deh.

    salam hangat dari Surabaya

    bener banget PakDheku sayang……..
    yg penting ada niat baik dlm mencari solusi ya .
    jadi, gak perlu lagi deh diskusi dilanjutkan ….hahaahha..😀
    salam

  3. Oyen says:

    Tak ada luka yang tak ada penawarnya, tak ada duka yang tak ada ujungnya, tak ada sakit yang ada penawarnya, dan tak ada masalah yang tak ada solusinya… begitu ya Bun?😀

    salam Bun🙂

    bener banget Mbak Oyen
    (peluk rindu)
    salam

  4. Muslikin says:

    langsung deh,,,membara semangat saya, terima kasih ya atas artikelnya…

    alhamdulillah, kalau memang ada manfaatnya, Mus🙂
    salam

  5. sayogo says:

    betul bunda , tidak ada istilah jaln buntu jikalau kita mau berdoa dan ikhtiar jalan itu akan terbuka ,,,begitu pula untuk kesabaran..klo kata orang sabar itu ada batasnya…pakah kita tidak malu terhadap Tuhan yg menciptakan kita yg maha penyabar , sabar dalam melihat tingkah polah kita yg slalu berbuat salah dan dosa…apakah kita sudah berfikir……….

    kita tak pernah boleh menyerah sebelum ikhtiar yg maksimal ,
    setelah maksimal apa yg kita lakukan, barulah menyerahkan hasil akhir padaNYA semata ,
    ini yg dinamakan, ikhtiar, doa dan tawakal🙂
    salam

  6. Pada faktanya tidak ada jalan buntu yang ada hanya pikiran buntu.
    Pikiranlah yang membuat semua yang ada di depan kita buntu, karena pikiran hanya memandang satu titik tidak melebar atau linear

    utk memunculkan kebuntuan itu,
    perlu pencerahan ya Mas Dahrun🙂
    salam

  7. nitnot says:

    yang pasti kita mesti ikhtiar ya bun….

    bener Nitnot, terus semangat ya🙂
    salam

  8. ysalma says:

    Masalah dalam kehidupan untuk memberitahu ke saya Bunda betapa nikmatnya kalo tak bermasalah,,

    da, masalah juga termasuk dlm warna warni kehidupan kita ya Salma🙂
    salam

  9. marsudiyanto says:

    Menelusuri jalan buntu….
    Lho….
    Saya salah ya Bun.
    Mosok jalan buntu kok ditelusuri

    xixixxixi….malah mentok lho nantinya Pak Guru …….😛
    salam

  10. wah, saya sependapat aja ama bunda untuk hal ini, lewati aja gunung itu ^_^

    jangan pernah patah semangat🙂
    salam

  11. didot says:

    jalan keluar pasti selalu ada,cuma kita harus mengganti cara2 yg kita lakukan dengan inovasi,kreatif. kalau melakukan hal yg sama berkali2 pasti hasilnya akan sama aja.

    dulu juga om thomas alva edison melakukan percobaan dengan bola lampu sebanyak 10.000 kali dengan bahan yg berbeda kan ya bunda? kalau dengan bahan yg sama 10.000 kali juga pasti hasilnya sama ,tul gak? hehe

    quotenya keren tuh bunda,nanti aku buat di status FB deh hehehe😀

    intinya, jangan pernah menyerah ya Mas Didot.

    ok, silakan Mas , dgn senang hati🙂
    salam

Comment navigation

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s