Jika mendengar dongeng-dongeng romantis dan melihat adegan-adegan manis yang bikin meringis, kita jadi kepingin juga.

Lalu apa sih maksudnya cinta sepanjang jaman itu?

Setiap orang tentunya juga ingin memiliki kisah ‘everlasting love’.

Yah begitulah kira-kira kebanyakan orang menyebutnya.

Dan memang melihat adegan di film kita selalu terbayang-bayang dan mendamba-dambakan kejadian seperti itu terjadi di hidup kita.

Sampai-sampai kita menyuruh pasangan kita untuk membawa bunga, berlutut sambil menyodorkan cincin berlian, makan malam romantis, atau berciuman di bawah menara Eiffel ( yang ini agak lebay…kayaknya ya)

Dengan rajukan dan sedikit paksaan akhirnya pasangan kita menuruti keinginan kita. Hmm…apakah ini yang disebut everlasting love?

Ternyata tidak………ya , bukan hal2 seperti diatas…………

Everlasting love adalah sebuah kisah nyata, ketika dua kutub yang berbeda bertemu, saling menarik satu sama lain. Timbul sebuah chemistry (dengan rumus yang sangat rumit dan tak ada seorangpun ahli yang menemukannya), kemudian membuat masing-masing pelakunya ingin selalu bersama. Berbagi antara kisah suka dan duka.

Everlasting love ketika si dia sedang kesal dengan pekerjaannya, akhirnya memaki Anda. Dan Anda membawakan secangkir teh dan membuka lebar tangan Anda untuk memeluknya dan memberikan ketenangan pada si dia.

Everlasting love ketika para pasangan lain heboh dengan cerita honeymoon di Bangkok, di Paris, atau di Hawaii, dan Anda menghabiskan waktu berdua dengannya di rumah sederhana, sambil menonton film dan bercanda.

Everlasting love meninggalkan, mengirimkan pesan romantis pada si dia, tanpa menuntut dan membuatnya sebal karena kecemburuan kita, melainkan membuatnya terus menerus merindukan kita saat si dia harus bertugas nun jauh di sana.

Everlasting love rela berpanas-panas atau berhujan-hujan ria di atas motor tua, berdua demi kebutuhan lain, saat tetangga kanan kiri asyik memaksa pasangannya untuk kredit mobil termahal dan termewah.

Everlasting love mendukung pasangan untuk tetap bersemangat dan maju, walau ancaman PHK di depan mata (sambil terus berdoa agar si dia mendapatkan yang terbaik).

Everlasting love, berbagi kisah ketika rasa cemas, sedih dan bahagia membekas di dalam hati.

Everlasting love selalu jujur dan terbuka satu sama lain, bukan menutup-nutupi walaupun tujuannya demi kebahagiaan sekalipun.

Bagaimanakah everlasting love Anda?

Anda yang menentukan cerita selanjutnya.

Salam

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

37 responses »

Comment navigation

  1. Tiada ungkapan yang bisa di tuliskan selain pupuklah cinta sesubur-suburnya agar menjadi tumbuh indah dan mempesona.

    dengan tetap saling caring dan sharing ya Mas Dahrun🙂
    salam

  2. eyha4hera says:

    smoga mendapatkan everlasting love juga..
    amieennn….
    doain yahh, bund…. 🙂

    amin, amin , ya Rabb………….
    Semoga Allah swt memberikan yg terbaik utkmu ,Eyha🙂
    salam

  3. Laki-laki Biasa says:

    Everlasting Love hanya bisa terealisasi melalui sikap dan tindakan, bukan hanya sekedar ucapan2 pemanis bibir belaka.. Dan biasanya membutuhkan waktu yg relatif banyak (lama) untuk dapat mewujudkannya.. bener gak Bun?🙂

    ya bener banget Duddy, gak sekedar janji2 saja, atau hanya ucapan thok
    tapi lebih pd tindakan🙂
    salam

  4. Mari ciptakan everlasting love menurut kita dan pasangan, bukan menurut orang lain. Mungkin itu jauh lebih baik.

    benar sekali, krn yg menjalankan dan merasakan nya adalah kita dan pasangan kita, bukan orang lain🙂
    salam

  5. An says:

    belum nemu. dan belum berniat mencari
    saya ntar dulu deh bunda,
    hehe😀

    ya, kalau belum siap, jgn dulu An🙂
    semoga satu saat nanti An menemukan everlasting love nya , amin
    salam

  6. Kadang sukar bagi kita untuk memenuhi semua yang tertulis diatas karena pengaruh internal maupun eksternal. Namun yang penting adalah menjaga dan tetap sharing and caring satu sama lain.

    Terima kasih atas artikelnya yang bermanfaat.

    salam hangat dari Surabaya

    everlasting love itu tindakan bukan ucapan ya Dhe🙂
    salam

Comment navigation

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s