Tak semua orang percaya akan kekuatan “cinta pada pandangan pertama”.


Hal itu pasti dianggap sebagai ketertarikan sesaat saja.

Namun tak sedikit pula orang yang berani mengatakan bahwa pasangannya saat ini merupakan jodohnya sejak pertama bertemu.

Darimana sebenarnya keyakinan ini berasal?

Mengapa kita bisa jatuh cinta begitu cepat pada seseorang?

Para ilmuwan telah merekam fenomena ketertarikan instan ini dalam ratusan spesies.

Dari orangutan, babon, berang-berang, simpanse, anjing eskimo, dan banyak mahluk lainnya.

Gajah, misalnya, melakukan gerakan-gerakan seperti melambai-lambaikan kupingnya dengan intens, atau mengacungkan belalainya tinggi-tinggi, ketika mengamati lawan jenisnya.

Manusia mewarisi untaian otak ini sehingga terjadi ketertarikan instan, atau yang kita kenal dengan love at first sight itu.

Hasrat yang spontan ini disebabkan mamalia hanya memiliki waktu beberapa jam, beberapa hari, atau beberapa minggu, untuk dibuahi.

Mereka tak ada waktu untuk ngobrol dan menyesuaikan diri.

Mamalia harus segera bertemu untuk menyalurkan hasrat dan berkembang-biak dengan cepat.

Pada manusia, pertemuan pertama memang memegang peran penting, apakah pertemuan selanjutnya akan terjadi lagi atau tidak.

Tanpa mengetahui siapa sosok ini sebenarnya, kita cenderung akan bergantung pada kesan pertama saja.

Berdasarkan sepotong informasi ini, kita lalu membentuk opini yang kuat mengenai pria/wanita yang baru kita temui, umumnya dalam tiga menit pertama saja.

Siapa yang jatuh cinta lebih cepat?

Kecenderungannya, pria jatuh cinta lebih cepat daripada wanita.

Kemungkinan hal ini disebabkan sirkuit otaknya untuk cinta romantis lebih cepat dipicu oleh obyek secara visual.

Tetapi kita bisa saja berbicara beberapa menit dengan seseorang yang baru kita kenal, dan segera merasakan chemistry.

Setidaknya, tahu akan ada chemistry selanjutnya.

Apakah ini cinta atau nafsu?

Dua jenis perasaan ini melibatkan jaringan otak yang sangat berbeda.

Kita bisa saja memiliki keintiman fisik dengan seseorang yang tidak kita cintai, atau kita bisa jatuh cinta berat dengan seseorang yang belum pernah Anda cumbu.

Namun untaian otak ini bisa saling memicu, dan sesaat akan membuat kita bertanya-tanya apakah ketertarikan ini murni fisik atau tidak.

Penulis buku Why We Love , Helen Fisher Ph.D mengatakan, kita akan tahu apakah hasrat kita adalah cinta atau nafsu, hanya dengan menjawab pertanyaan sederhana: “Berapa kali dalam sehari Anda memikirkannya?”

Sebab, cinta romantis akan menjadi obsesi.

Hal itu bisa terjadi dalam sekejap, tetapi ketika itu terjadi, Anda tidak bisa berhenti memikirkannya.

Hasrat yang instan ini kadang-kadang bisa berlangsung dalam beberapa tahun.

Kesimpulannya, perasaan akan hasrat romantis yang intens bisa saja terbangun dalam saat-saat pertama Anda menatap seseorang yang memenuhi konsep Anda mengenai pasangan yang sempurna. Saat itu Anda mengalami love at first sight.

Salam

Referensi : Women’s today

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

47 responses »

Comment navigation

  1. advertiyha says:

    Bunda.. saya juga cinta sama mas Nakho di pandangan pertama lho, malah hubungannya langgeng sampe 7 tahun n sampe ke pelaminan nih, hehe,,,
    saya sih percaya cinta pandangan pertama.. heheh…

    salam sayang bun,,,🙂

    oh gitu ya?
    Alhamdulilah, semoga awet sampai kakek nenek ya Mbak Iyha.
    ternyata oh ternyata , sayangku ini ‘love at first sight’ nya indah sangat🙂
    ikut bahagiaaaa…………….. peluk2🙂
    salam

  2. didot says:

    tulisannya mirip tulisan saya yg tentang cinta ya bunda ly? tapi ini dari sisi lainnya tentunya hehe…

    wah, bunda blm baca Mas Didot😳
    nanti bunda kesana deh, mau ikutan baca🙂
    salam

  3. nh18 says:

    HHmmm …
    Saya kira ini ada kaitannya dengan sindroma “Excitement” …
    Jika excitement sudah menguasai jiwa … maka logika bisa jongkok …
    mata hati bisa menjadi agak buta …
    Akibatnya … banyak yang terlunta … berkata cinta … terlalu terpana …

    Cinta pandangan pertama bisa saja terjadi … asal itu memang betul-betul sudah menetralisir kadar excitementnya …

    jika kita tidak yakin bahwa kadar excitement masih ada disana … maka jangan pernah percaya pada cinta pada pandangan pertama …

    Salam saya Bunda Ly

    (hah … what did I say …??)

    terimakasih Mas Enha utk memberikan pendapat yg makin memperkaya tulisan ini🙂
    (* what did you say…??)…ikut2an Mas Enha hahaha….😀😀
    salam

  4. Rully says:

    cinta pada pandangan pertama = nafsu pada pandangan pertama

    itu menurut saya bun..

    beberapa pendapat juga ada yg senada dgnmu ,Rully
    dan ada juga yg berbeda🙂
    salam

  5. eyha4hera says:

    aku juga pernah, bund…
    ngeliat dia di cam waktu chatting…hehehe…
    tapi sayang gak ada lanjutannya soalnya dia jauh…hehehe…
    salam kenal, bunda… 🙂

    ahay….pernah juga ya?
    gimana rasanya ? pasti bahagia dong….🙂
    salam

  6. maminx says:

    Hihihi menarik nih. Saya salah satu korban yang mengalami love at the first sight.😀

    lho kok korban sih Mamin?
    disyukuri dan dinikmati aja atuh akh…………..🙂
    salam

    • maminx says:

      Eh iya maksudnya bukan korban, tapi yang pernah mengalami, hehe. Oh tentu di syukuri bunda, kan insyaAllah mo merit nya ama cewek yang love @ the first sight ini, mudah-mudahan berjodoh dan ada jalan nya, amin..Mohon doa nya juga ya Bunda🙂

      Semoga Mamin mendapatkan istri yg sholehah, cantik luar dalam, amin
      salam

  7. Oyen says:

    hmmmm…. kalo suka pada first sight seh sering… hag…hag..hag..

    tapi kalo ‘cinta’… keknya proses deh Bun🙂

    bunda blm pernah kopdar sama Mbak Oyen,
    tapi udah terlanjur love tuh, gmana dong???😛
    salam

  8. rimba says:

    hemmm kata temen aku kalu love at the first sigt koera bangeed seeh wieend!! he he..

    kenyataannyaa,pernah juga:mrgreen:

    tapi enggak seeh sekarang,prosesnya dari hati🙂

    pernah ya Wi3nd…………
    dan, bikin hati cukup deg2an dan selalu mikirin dia terus yah?😀😀
    (peluk sayang)
    salam

  9. TuSuda says:

    biasanya kalau sudah berkeluarga, berjodoh, maka cinta itu harusnya tumbuh dalam pandangan bersama pasangan setiap saat..ya bunda..

    setuju Bli dokter, cinta yg selalu ada setiap saat,
    membuat kita mampu menapaki hidup ini dgn penuh semangat🙂
    salam

  10. bundamahes says:

    Yang jelas, ketika saya bertemu untuk pertama kalinya dengan suami saya sekarang, saya langsung merasa bahwa beliaulah jodoh saya😀

    akh, itulah yg dinamakan cinta suci yg diberkahi oleh NYA bund🙂
    salam

  11. Selamat Pagi Bunda
    merasakan cemistry pada pandangan pertama sangat manusiawi Bunda…
    tidak ada yang salah dengan perasaan cinta pada pandangan pertama >_<
    tergantung kitanya yang menyikapi perasaan ini🙂

    setuju Tetik, krn rasa cinta itu datang dari Sang Maha Pemilik Cinta🙂
    salam

Comment navigation

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s