Cinta cenderung bermakna luar biasa bagi seseorang.


Luar biasa indah rasanya menurut mereka yang hidup dalam pelukan cinta, tetapi dapat juga luar biasa menyakitkan bagi mereka yang merasa dikhianati atau dikecewakan oleh cinta.

Entah itu terhadap orangtua, anak, lawan jenis (pasangan), dan lainnya, cinta memang luar biasa.

Apa sih sebenarnya yang dibutuhkan oleh setiap orang?

Pada dasarnya dalam hidup ini yang diperlukan oleh setiap orang adalah cinta.

Ungkapan di atas mungkin terasa melankolis.

Lebih dari itu, dengan transendensi, kita dapat menemukan kebenaran universal bahwa memang kita ini hidup dari cinta, hidup oleh cinta, dan juga untuk cinta.

”Cinta itu menyembuhkan. Cinta menyembuhkan mereka yang memberikan cinta, dan juga mereka yang menerimanya.”

Berikut ini kita coba  mengenal cinta yang menyembuhkan, cinta yang sehat, yang diungkapkan oleh para ahli psikologi pada masa lampau.

Cinta tak bersyarat

Dalam mencinta, yang terjadi adalah: cinta bersyarat atau cinta tak bersyarat. Tidak ada kemungkinan ketiga!

Bila untuk mencintai kita memerlukan syarat, maka cinta itu bukan cinta sejati. Cinta sejati adalah harus dan merupakan hadiah yang diberikan secara cuma-cuma.

Kita benar-benar cinta bila orang yang kita cintai mendapatkan cinta kita, bukan karena ia pantas menerima cinta kita.

Disebut pantas karena cantik, anggun, ganteng, baik hati, dan sebagainya. Kita sadar bahwa orang yang kita cintai bukanlah orang yang terbaik, bukan orang yang paling hebat, bukan yang paling cocok.

Yang penting adalah bahwa kita telah memilih untuk memberikan kepada orang yang kita cintai berupa cinta kita, dan juga telah memilih untuk mencintai kita. Dalam kondisi inilah cinta dapat tumbuh dengan baik.

Cinta tak bersyarat berhubungan langsung dengan kerinduan yang paling dalam, bukan hanya kerinduan pada anak, melainkan kepada setiap manusia.

Selain itu, cinta yang didapat karena alasan pantas menerimanya selalu meninggalkan rasa getir dalam kesan bahwa orang dicintai bukan karena dirinya, melainkan karena kemampuannya membuat orang lain senang.

Ini bukan cinta, melainkan manipulasi!

Seperti binatang sirkus

Cinta yang banyak terjadi adalah cinta yang membelenggu. Tanpa sadar, banyak orangtua memperlakukan anak seperti binatang sirkus, yang dihukum atau diupah agar berperilaku persis seperti yang diinginkan tuannya.

Demikian pula suami terhadap istri atau sebaliknya. Cinta seperti ini berisiko menimbulkan luka batin dan bersifat merusak (destruktif).

Kita telah lama menganggap bahwa koreksi, kritik, dan hukuman dapat mendorong perkembangan dan pertumbuhan.

Kita terbiasa membenarkan cara-cara destruktif untuk menutupi ketidakbahagiaan dan ketidaklengkapan kita.

Baru akhir-akhir inilah ilmu perilaku mengungkapkan bahwa cinta tak bersyarat merupakan satu-satunya cara yang memungkinkan orang mengembangkan kepribadian yang manusiawi.

Kehendak bebas merupakan salah satu faktor dalam hidup manusia.

Setiap orang harus menyatakan ”ya” untuk pertumbuhan dan integritas pribadinya, tetapi ada prasyarat: harus ada orang yang mendorong kita untuk percaya pada diri sendiri dan menjadi diri sendiri.

Ini hanya dapat dilakukan oleh orang yang benar-benar mencintai kita.

Kalau kita bicara tentang cinta tak bersyarat, kita akan teringat orangtua yang bersikap manipulatif.

Ada orangtua yang hanya memberikan kasih sayang dan penguatan kepada anak bila keinginannya terpenuhi: bila nilai rapor bagus, patuh, dapat menimbulkan rasa bangga orangtua, dan lainnya.

Kita juga teringat bahwa banyak hubungan suami atau istri seperti demikian.

Begitulah yang sering terjadi.

Hubungan suami-istri atau orangtua-anak tak lebih dari saling tukar: yang satu menjual, yang lain membayar; bukan lagi cinta tak bersyarat.

Salam

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

45 responses »

Comment navigation

  1. Kekasih says:

    Cantik picture!

  2. anna says:

    Bunda..
    paling pinter ngomongin cinta..
    cinta yang menhangatkan hati..

    tp, semoga cinta kita terhadap manusia tidak melebihi cinta kita pada Allah ya Bunda..

    aku selalu mengharapkan cinta NYA, Mbak Anna, pantaskah?😦
    salam

  3. iya bunda, kami mohon doa restu dan bimbingannya, agar bisa mewujudkan cinta sejati tanpa pamrih kepada keluarga dan semuanya…
    Terimakasih bunda telah menginspirasi kami.
    Salam hormat dari Kendari…

    Mari Bli kita saling mengingatkan dlm kebaikan🙂
    salam hangat dr Tangerang
    salam

  4. TuSuda says:

    dengan senang hati kami akan terus belajar dari pengalaman bunda dalam memaparkan makna cinta tanpa syarat…
    Salam hormat bunda…🙂

    hehe..gak usah belajar sama bunda Bli dokter ,
    khan Bli dokter dah menemukan cinta sejatinya🙂
    salam

  5. Aldy says:

    Asal tidak jatuh cinta sama milik tetangga saja…
    bisa-bisa kiamat 2012 menjadi kenyataan😦

    kalau ada yang kayak gini sih,
    bunda langsung serahkan pd ahli menanganinya a.k.a. Mas Aldy😀😀
    salam

  6. wi3nd says:

    bunda,
    aku ingin mencintamu dengan sederhana..
    tanpa syarat,tanpa pamrih..

    tuLus dan ikhlas,menutupi segala kekurangan dengan kelebihan yang ada,pun sebaliknya…
    indah ya bunda jika bisa demikian?
    *smoga…🙂

    indah sangat Wi3nd cay…
    (* peluk haru*)
    bundapun selalu mencintaimu …..
    love u always…..
    salam

  7. jumialely says:

    cinta bersyarat………… yaitu cinta karenaaaaa….. *lewat aja**…. ga mau akhhh cinta yang ini

    aku lebih suka cinta tanpa syarat bunda… Cinta Meskipun……

    Meskipun dia membuatku terluka tapi aku masih memupuk cinta itu

    Meskipun harus berjalan di kerikil aku tetap mencintainya

    terima kasih atas cintanya bundaaaa

    cinta yang membuat kita bahagia, terinspirasi ya Mbak Lely sayang.
    terimakasih juga cintamu utk ku Mbak Lely
    (* peluk sayang*)
    salam

  8. kangmas ian says:

    ada istilah cinta yang tergadaikan apakah itu artinya bunda?😀

    ada ya ,Ian?
    apaan tuh maksudnya ? bunda juga gak tau sih….😦
    salam

  9. bunda alf says:

    cinta antara suami-istri memang bisa sekedar transaksi kalau tanpa cinta keduanya pada Yang Maha Cinta….
    Semoga kita semua mendapat keberkahan cinta dari Allah SWT… amiin

    kunjungan setelah masak nih bund…🙂

    cintaNYA yg membuat cinta kita sempurna ya Bund.
    masak apa hari ini ?
    mau dong dikasih resepnya🙂
    salam

  10. Prima says:

    mantap Bunda tulisanya… terus Bunda, kalau cinta kita penuh airmata karena agak2 gak ikhlas/berusaha untuk ikhlas, itu kira2 cinta tanpa syarat atau bersyarat…?? hmmmm….[berpikir]

    kenapa kok pakai air mata segala sih ,Prima.
    nikmati dan terima saja cinta dgn senyuman dan tak bersyarat…….🙂
    salam

  11. Wah, semoga saya terhindar dari menjadi orang tua yang punya sifat cinta tukar beli.

    Ulasan yang bagus tentang cinta🙂

    ikut mengaminkan doamu,Zico🙂
    salam

  12. achoey says:

    Mohon doanya selalu ya Bunda
    biar sehat selalu cinta yang saya taut😀

    insyaallah cinta A dgn kekasih/istri tercinta selalu sehat ,amin
    salam

Comment navigation

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s