Belum dapat kerjaan? “yah..namanya juga sudah takdir”.

Belum punya pacar? “yah..namanya juga sudah takdir”.

Tak kunjung naik jabatan? “yah..namanya juga sudah takdir”.

Mobil baru belum kebeli juga ya? “yah..namanya juga sudah takdir”.

Kenapa sih belum lulus2 kuliah? “yah..namanya juga sudah takdir”.

Apakah benar semua itu adalah takdir? Anda yakin?

Saya katakan : Tidak!

Itu semua bukanlah takdir Anda!

Jika selama ini banyak orang bilang bahwa kegagalan Anda, atau kesuksesan Anda adalah takdir, rupanya Anda berbicara pada orang yang salah.

Hidup ini bukan pasrah dan hanya berserah pada nasib atau takdir tanpa perjuangan yang berarti.

Hidup ini artinya lebih dari semua hal kuno yang dianggap sebagai takdir.

Ketika Anda berjalan ada banyak cabang di depan Anda.

Anda bisa saja memilih ke kiri, ke kanan, ke depan atau kembali ke belakang ke tempat Anda semula.

Semua itu adalah pilihan yang Anda temui di dalam hidup.

Apa sih yang menyebabkan Anda belum punya pekerjaan?

Apakah Anda sudah berusaha melamar ke mana-mana?

Anda mungkin dengan kesal menjawab, ya tentu saja sudah!

Dan ternyata malah belum dapat juga hingga sekarang.

Bukan salah takdir jika Anda belum mendapat pekerjaan yang Anda impikan.

Anda mungkin terlalu pemilih, atau ada yang salah dari CV Anda, perlu mengubah sedikit beberapa hal dari diri Anda.

Bagaimana mempromosikan diri lewat CV tersebut, bagaimana aktifnya Anda mencari di koran, atau mengikuti job fair.

Itu semua adalah usaha yang merupakan pilihan bagi Anda demi mencapai apa yang Anda inginkan.

Sampai sekarang belum punya pacar?

Apakah Anda ditakdirkan untuk sendiri?

Tak ada orang yang ditakdirkan hidup sendiri, Yang Maha Kuasa menciptakan kita untuk saling menolong dan melengkapi.

Jika memang selama ini Anda masih sendiri, sebaiknya Anda lihat ke dalam diri Anda, apa yang kurang maksimal ya?

Atau kah cara Anda dalam mencari pasangan?

Atau mungkin sikap Anda yang kurang menyenangkan dan kaku?

Mungkin juga cara Anda berpenampilan.

Ada yang bilang jodoh itu akan datang sendiri. Anda percaya?

Sebaiknya memang tidak, sekalipun Anda adalah wanita, jodoh tidak datang sendiri.

Jodoh, pasangan datang karena Anda berusaha.

Apakah dengan menodong orang dan menanyakan pada mereka jodohkah, cintakah mereka kepada Anda?

Tentu saja bukan!

Perbaiki kualitas diri dari dalam dan luar, baik fisik maupun kepribadian.

Jalin banyak pertemanan, jadilah diri sendiri, dan pribadi yang menyenangkan, bukankah memang seharusnya begitu?

Semua di dalam hidup ini terlebih adalah suatu pilihan, bukan melulu takdir yang dipersalahkan. Anda diberikan kuasa untuk menentukan jalan hidup Anda.

Contoh kecil saja: Anda ingin mendapatkan nilai yang bagus dalam suatu ujian. Ada beberapa pilihan, Anda belajar sungguh-sungguh dan mendapatkan nilai bagus, atau Anda tidak belajar dan mendapatkan nilai jelek. Atau cara curang dan hina, mendapatkan nilai bagus dari mencontek.

Semuanya adalah pilihan bukan melulu takdir.

Apa yang Anda rasakan dan dapatkan saat ini terlebih adalah hasil dari usaha maksimal yang Anda lakukan.

Jika anda ingin hasil yang sangat memuaskan, ingin meraih segala yang Anda inginkan, buat suatu pilihan bijaksana dan maksimalkan usaha keras Anda.

Niscaya keberhasilan itu akan Anda raih.

Karena hidup adalah suatu pilihan, sesuatu yang harus diraih dan tak hanya ditunggu.

Setelah semua usaha keras yang anda lakukan, barulah hasilnya kita serahkan pada Sang Maha Pencipta.

Bukankah Al-Qur’an telah mengatakan pada kita melalui firmanNYA :

” Allah swt tidak akan mengubah kehidupan suatu kaum, jika mereka sendiri tak berusaha merubahnya” (QS.13 (Ar-Ra’ad: 11).

Salam

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

57 responses »

Comment navigation

  1. Arief says:

    Semua yang hidup itu adalah takdir dari Tuhan. Takdir itu mencakup 3 hal, jodoh, rejeki dan pati. Soal Rejeki sudah ada nas dari Tuhan, karena kita tidak tahu nas rejeki Tuhan maka kita diwajibkan untuk ikhtiar. Kalau selebihnya itu nasib, nasib masih bisa dirubah selama manusia itu mau merubahnya , bingung ya? saya sendiri juga bingung dengan yang saya omongin😀

  2. Takdir itu ketika kita berurusan dengan maut,jodoh dan rizky untuk urusan sehari-hari ada pilihan.
    Salam bunda

  3. faisal says:

    menurut yang saya pelajari tuhan menciptakan segala sesuatu berpasangan dengan segala kekurangan dan kelebihanya mereka yang kerja keras dan berhasil karna mereka mempunyai kelebihan itu & mereka yang tidak berhasil karna mereka tidak memiliki kelebihan untuk berhasil itulah kekurangannya jadi kenapa kita paksakan kalo memang kita tidak bisa..toh katanya manusia tidak ada yang sempurna.
    mereka yang bilang itu baik dan itu buruk itu hanya untuk mereka sendiri meraka tidak mengetahui kekurangan dan kelebihan orang lain (tuhan mecipakan beban dan masalah yang berbeda terhadap umatnya).(,kalau semuanya sukses siapa yang gagal??) (kalau semuanya pintar siapa yang bodoh???) yang penting hidup senang kenapa kita susuah2 untuk mencapai kesuksesan kalau kita tidak bahagia..
    (itu menurut pemikiran saya yang diberikan oleh tuhan kalau menurut anda salah itu pemikiran yang di kasih tuhan kepada anda)

  4. DIka says:

    Maaf klo yang cacat/buta, idiot, tuli, gila,… apa itu pilihan ? Hidup itu adalah takdir,….. mungkin untuk yg terlahir sempurna, pintar, kaya,… tdk akan merasakan hal seperti itu,… maka dg sombongnya akan mengatakan, HIDUP ITU PILIHAN !!!

    cacat fisik atau mental sejak lahir adalah juga suatu nikmat ,
    paling tidak kita harus menyadari bahwa Allah swt tidak akan menciptakan sesuatu dgn sia2.

    contoh yg sangat populer adalah Beethoven yg tuli malah menjadi seorang maestro terkenal seantero dunia,
    begitu juga Albert Einstein yg mendekati idiot , siapa yg tak kenal dgn beliau ??

    jadi, disini jangan mengatakan bahwa hidup adalah takdir, krn banyak sekali pilihan utk kita
    walaupun tentunya perlu perjuangan yg lebih dibanding yg tdk berkekurangan secara fisik atau mental……..
    dan, jadilah hidup itu adalah pilhan utk berjuang mendapatkan yg terbaik
    karena pada dasarnya kita hidup itu perlu proses perjuangan didalamnya , agar kita menjadi lebih baik
    bukan hanya utk diri sediri, tapi juga bagi sekitar kita
    namun, bila anda berpendapat lain, itu adalah hak anda🙂
    salam

  5. Nasib dapat kita ubah dengan kemauan kita yang harus lebih baik dari hari Sekarang…namun takdir hanya Alloh yang mengetahui

    setuju, setelah berusaha maksimal,
    barulah hasilnya kita serahkan pd Allah swt
    salam

  6. fish says:

    Hidup itu adalah rasa akan tugas dan peran. Bagaimana kita bisa dengan baik merasakan hidup yang ada. Bagaimana cara kita merasakan peran jadi orang yang kaya, miskin, sehat atau sakit. Kalo kita benar, dalam “merasakan” hidup kita. Maka anda akan menuai hasil…ntah itu di dunia atau nti. So..pandai-pandai lah melakukan proses “merasakan” hidup kita.

    tentunya setelah berusaha maksimal, lalu serahkan hasilnya pada Sang Maha Kuasa.
    intinya ikhtiar dan tawakal dgn niat yg lurus
    salam

  7. john doe says:

    Hidup itu sebab akibat…anda keras meniti karir anda akan berhasil. Anda kaya tapi pelit anda akan menuai hasil. Koruptor tetap menuai hasil namun juga akan menuai hasil disisi lain. Anda tidak memperhatikan kesehatan anda akan menuai hasil. Hidup itu bukan pilihan, semua orang tidak akan memilih yang buruk. Tapi yang pasti semua orang akan menuai hasil sadar atau tidak sadar. Dan terkadang hasil itu baru kita tuai setelah beberapa lama. Dan pandai-pandailah menelaah kalo semua itu akibat dari apa yg telah kita lakukan. Ini bukan takdir ini sebab akibat. Dan Tuhan tidak pernah menjanjikan hal buruk pada kita. Kita yang menyebabkan dan mengakibatkan bagaimana jalan hidup kita.

    karena dlm banyak sekali ayat2 Al-Qur’an Allah swt selalu mengatakan, bukan Allah swt yg mendzolimi manusia , namun manusia sendirilah yg mendzolimi dirinya sendiri.
    salam

  8. ImRoée says:

    Petama bagi saya hidup itu adalah pilihan dan kedua hidup itu adalah takdir. Tapi saya merujuk pilihan sebagai proses dan takdir sebagai hasil. Jadi, Hidup adalah proses pembelajaran untuk mencapai keberhasilan.

    Ketika kita memilih berarti kita menentukan takdir kita sendiri. Tidak memilih katanya juga adalah sebuah pilihan. Entah apa maksudhnya!

    Tapi tidak kalah sering saya mendengar orang-orang bilang seperti ini :

    “Kenapa kita repot-repot mencari takdir itu jika hidup menentukan takdirnya sendiri?” Menurut anda bagaimana?

    Beberapa orang mengambil kesempatan untuk menjadi pemenang, Beberapa lagi untuk cinta, dll..

    memang benar takdir telah ditentukan sewaktu pertama kali kita diciptakan dlm rahim ibu kita,
    namun begitu, Allah swt juga membekali kita dgn akal dan hati, sebagai sarana bagi manusia , agar dpt memilih dlm hidupnya,
    pilihan itu tak pernah dipaksakan, manusia bisa memilih akankah menjadi baik atau kebalikannya.
    dengan bekal 2 hal yg hanya ada pada manusia sebagai ciptaanNYA yg paling sempurna inilah,
    manusia bisa mengubah takdirnya , salah satunya dgn doa.
    intinya usaha maksimal dan serahkan hasilnya pd Allah swt semata.
    dgn kata lain, ikhtiar semaksimal mungkin, barulah tawakal.
    salam

    Semuanya hanya soal kemana kita akan membawa hidup ini…

  9. hidup itu pilihan
    kita ingin membuatnya berguna atau percuma…
    kita ingin membuatnya suka atau duka…

  10. Rully says:

    saya sungguh menikmati tulisan ini,,
    seolah mengingatkan saya,,
    trims bunda

    Alhamdulillah, terimakasih Rully
    semoga bermanfaat, bunda sekalian mengingatkan diri sendiri juga🙂
    salam

  11. KutuBacaBuku says:

    Kutu pernah baca buku tentang Qadha dan Qadar karangan Ibnul Qayyim, bagus banget untuk bahan referensi tentang takdir.

    Yang belum terjadi adalah pilihan, namun yang telah terjadi adalah takdir, namun takdir bukan ada untuk diratapi, tapi untuk diambil manfaatnya😀

    yg penting kita hrs ikhtiar dgn maksimal dan tawakal ya Kutu
    bukunya Kutu punya ? bunda mau cari di gramedia juga akh, terimakasih utk infonya ya Kutu🙂
    salam

  12. Lucky dc says:

    Bunda, saya dapet pelajaran dari tulisan di atas. Hidup memang harus terus berusaha, berdoa, dan tawakal terus. Klo usaha kita baik, tulus, dan maksimal yakin deh pasti mendapatkan hasil yang maksimal juga😉

    alhamdulillah, terimakasih Lucky
    teruslah tetap ikhtiar dan tawakal pd NYA semata
    Semoga kita semua menjadi hambaNYA yg muttaqien,amin

    salam

  13. Oyen udah kurus says:

    saya pernah ngebahas tentang takdir (Qadla dan Qadar) Allah di sini Bun http://tariadmojo.com/2010/07/05/qadla-dan-qadar-allah/

    jadi usaha adalah area dimana kita diberi kuasa untuk memilih, tapi hasil akhir, Allah berperan di dalamnya, itulah mengapa kita wajib bertawakal saat berazam hendak melakukan sesuatu. Dan proses itulah yang kelak akan kita pertanggungjawabkan di hadapan Allah, bukan hasilnya. Wallahualam🙂

    terimakasih banyak Mbak Oyen, nanti bunda mampir mau ikutan baca artikelnya🙂
    salam

  14. Asop says:

    Hmmmm… hidup ini pilihan. Itu jelas. Tapi, hidup adalah suatu keharusan.😀

    harus dilakoni dgn berbuat semaksimal mungkin utk dapat yg terbaik ya Sop🙂
    salam

  15. Pakde Cholik says:

    Karena judul artikel diatas mengandung unsur kata taqdir maka saya ingin menyampaikan beberapa Hadits Rasulullah saw yang berhubungan dengan taqdir sebagai tambahan referensi tambahan.

    – ‘Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash ra. menyatakan, Muhammad Rasulullah saw bersabda : ” Allah Ta’ala telah menetapkan segala ketetapan (taqdir) bagi seluruh makhluk lima puluh ribu tahun sebelum DIA menciptakan langit dan bumi ” (HR.Muslim)

    – Jabir ra. mengutarakan, Muhammad Rasulullah saw bersabda : ” seorang hamba belumlah beriman sebelum ia beriman keoada adanya taqdir, baik taqdir yang baik maupun taqdir yang buruk. Juga sebelum ia yakin bahwa musibah yang menimpanya bukanlah karena nyasar kepada dirinya, dan bahwa musibah yang luput darinya bukanlah untuk mengenai dirinya” (HR. Tirmidzi)

    – Abu Hurairah ra. menceriterakan bahwa Nabi Muhammad saw keluar menemui para sahabat.Ketika itu para sahabat sedang memperdebatkan taqdir . Wajah beliau seketika menjadi merah sebagai ungkapan kemarahannya.
    ” Apakah dengan hal ini kalian diperintahkan ?”. Tanya Rasulullah saw : ” Atau apakah dengan hal ini aku diutus kepada kalian ? Sungguh telah binasa orang-orang sebelum kalian, manakala mereka berselisih pendapat mengenai perkara (taqdir) ini. Aku tegaskan kepada kalian, jangan sekali-kali kalian memperdebatkan perkara taqdir ini ” ( HR. Tirmidzi)

    Semoga bermanfaat
    salam hangat dari Surabaya

    Alhamdulillah, terimakasih banyak Pakdhe tersayang …🙂
    untuk tambahan yang sangat detil dan rinci,
    hingga memperkaya tulisan ini.
    aku bahagia sekali🙂
    salam

  16. Hidup adalah Pilihan buat saya, Bunda.
    Mau bagaimana saya itu adalah pilihan saya…
    Saya sebel juga kalau ada teman yang dikit2 bilang ” ini emang takdirku ”
    dan bahkan bilang “karena kamu lebih beruntung makanya kamu bilang begitu”
    keberuntungan kan bisa kita create sendiri, keberuntungan bukan selalu kebetulan…
    saya benar atau salah, Bun?

    disini bunda gak berhak utk menilai benar atau salah, Hani sayang🙂
    yang penting kita tahu kita sudah maksimal berusaha ,
    bukan hanya bermalas2an, manalah bisa mendapatkan yg terbaik hanya dgn melamun tanpa usaha khan ?
    semoga Allah swt selalu memberikan yg terbaik utkmu ,Hani sayang ,amin
    salam

  17. Hidup adalah Pilihan buat saya, Bunda.

    Mau bagaimana saya itu adalah pilihan saya…

    dan, selalu berharap serta berdoa , agar pilihan kita adalah yg terbaik ya Hani🙂
    salam

  18. An says:

    Menurut saya Hidup itu bisa memilih, tapi juga dipilihkan.
    Ada kalanya kita sudah berusaha maksimal, doa maksimal. Namun jika Sang Maha Kuasa belum mengizinkan ya belum bisa terkabulkan.
    Hehe, pengalaman pribadi saya dan teman2 saya waktu SNMPTN bund🙂

    apa kabar bunda? Baru sempat online lagi ni saya:mrgreen:

    hai An, apa kabar ?
    semoga selalu sehat ya
    Senangya😀😀 dikunjungi oleh sahabat lama yg cantik🙂
    alhamdulillah, kabar bunda baik dan sehat berkat doamu An🙂
    salam

  19. munir ardi wp says:

    yang penting berusaha melakukan yang terbaik bunda karena takdirpun siapa yang tahu

    intinya ikhtiar maksimal dan tawakal ya Mas🙂
    salam

  20. julicavero says:

    bagi saya hidup itu pilihan bunda..dalam hidup ini selalu ada yg harus dipilih..jadi mau baik atau buruk adalah sebagai akibat dari pilihan kita..

    dan, kita inginnya selalu berhasil memilih yg terbaik ya Jul🙂
    semoga Allah swt meridhoi semua yg kita lakukan, amin
    salam

  21. wi3nd says:

    garis hidup seseorang suda ditentukan sejak lahir olehNYA.
    takdir bisa dirubah dengan berdoa.
    dan usaha tentu sajah harus dilakukan,tak hanya berdiam diri,mana bisa berubah jika berdiam diri.
    stuja bunda,yang terpenting adalah berusaha dulu,hasil akhir serahkan pada sang Penilai sejati🙂

    intinya ikhtiar maksimal dan tawakal ya Wi3nd sayang ………
    salam

  22. masndol says:

    setuju banget bunda hidup memang nggak semuanya takdir. kalo semua melulu takdir maka apa artinya manusia di hidupkan dan ditugasi sebagai khalifah di muka bumi.

    juga , apa gunanya kita diberi kelebihan akal dan hati ya Masndol🙂
    kalau sedikit2 bilangnya takdir😦
    salam

  23. M Mursyid PW says:

    “Selamat Iedul Fitri 1431 H. Mohon ma’af lahir batin. Taqabalallah minna wa minkum”.

    Selamat Hari Raya 1 Sayawal 1431 H.
    bunda memohon maaf lahir bathin atas segala kekhilafan ya Mas Mursyid.
    salam hangat utk keluarga
    salam

  24. budiarnaya says:

    Mungkin menurut pribadi saya hidup adalah sebuah pilihan, dimana kita melakukan sesuatu sesuai pilihan kita, Kita mau sukses maka kita harus bekerja keras, kita mau melarat yang bermalas saja, kita mau jadi orang yang beriman ya harus rajin belajar agama, dan sebagainya, walaupun itu tidak berjalan dengan lancar karena itu semua ada sebuah tangan yang memegang remote kontrolnya. Begitu juga seperti seekor kupu-kupu yang terbang, tanpa ada pilihan dalam dirinya untuk terbang dia akan diam dan mati dimakan jaman. Selamat Idul Fitri Bunda, Peluk cium ananda dari Jembrana.

    Nah , inilah intinya yg bunda maksudkan dr tulisan ini Bli🙂
    terimakasih utk analisa yg kental pd tulisan ini🙂
    terimakasih banyak ya Bli utk ucapan Selamat Hari Raya nya (* bunda jadi terharu*)
    Peluk cium hangat dr bunda utk Bli tersayang🙂
    salam

  25. Alris says:

    Tidak berkembanglah kita, tidak bisa maju, tidak menemukan jodoh, tidak berhasil, tidak dapat kerja, dll, kalau segala sesuatu diserahkan takdir. Posting mantap, Bunda.

    akhirnya hanya susah terus menerus hidupnya ya Alris …
    kapan dong mensyukuri keindahan hidup ?
    salam

Comment navigation

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s