Jengkel tentu berbeda dengan marah, namun efeknya bisa sama saja jika Anda tidak mengatasinya!


“Aku nggak marah, cuma sebel aja diperlakuin kayak gini!” , Santy meluapkan kejengkelan ketika balik ke meja kerja setelah meeting.

Kejengkelan ini biasanya tidak diam di situ saja, tapi berlanjut dengan ungkapan kejengkelan dalam cacian bahkan mungkin pada orang-orang yang tidak ikut terlibat dalam masalahnya.

Bahkan office boy yang hendak merapikan meja Santy pun ikut kena tatapan tajam dan jawaban sengit.

Tidak sedikit lho wanita yang demikian, hayoo……. akui saja jika Anda juga begitu!

Ketika kita berpuasa , tidak hanya amarah yang harus kita kendalikan.

Segala bentuk provokasi yang bisa menyebabkan orang lain tersulut amarah atau kebenciannya juga harus dihindari.

Sering kali, justru hal ini yang tidak disadari seseorang ketika mencurahkan kejengkelannya pada orang lain.

Ya, Anda tidak marah, namun pengungkapan–yang menurut Anda–fakta itu harus dipikirkan lagi bagaimana efeknya pada orang lain.

Daripada sibuk mengungkapkan kejengkelan, bagaimana kalau Anda mencoba hal-hal berikut ini.

Lemaskan bahu dan kepala

Sadarkah Anda bahwa pada saat sedang jengkel, otot-otot bahu dan kepala Anda juga ikut menegang?

Kondisi ini semakin membuat Anda merasa tertekan dan tidak nyaman.

Oleh karena itu, daripada berpikir untuk merancang semburan kejengkelan, putar bahu Anda ke depan dan ke belakang, begitu pula dengan kepala Anda.


Tuangkan dalam tulisan

Selagi kejengkelan dan ide-ide ‘seharusnya’ memenuhi pikiran Anda, tuangkan semuanya dalam kertas( tulisan).

Hal ini lebih baik daripada Anda menuangkannya pada orang lain dalam keadaan jengkel.

Baca lagi tulisan Anda beberapa kali, jika masih ingin mengutarakannya pada orang lain, berarti Anda harus membaca tulisan itu sekali lagi setelah jeda beberapa waktu.

Sekarang Anda tahu mana yang benar-benar harus diutarakan dan mana yang tidak.

Berbicara dengan teman yang paling ‘gila’

Anda memang tidak boleh membicarakan kejengkelan dengan rekan sekantor, namun Anda bisa mencoba menghubungi teman dekat Anda yang sanggup membuat Anda terpingkal-pingkal dan terkagum-kagum dengan ide gilanya.

Mungkin dari salamnya saat menerima telpon, Anda sudah bisa sedikit tersenyum.

Dan jangan kuatir untuk membuat orang ini ikut jengkel seperti Anda, karena itu bukan urusannya sehingga kemungkinan ikut marah pun semakin kecil.

Selain itu, orang-orang yang ‘mengagumkan’ ini biasanya lebih easy going daripada orang yang serius.

Semoga bisa bermanfaat dan anda mampu menghilangkan kejengkelan anda , walau utk sementara , mungkin🙂

Salam

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

39 responses »

Comment navigation

  1. Diny says:

    Kalo aku jengkellllll…ya akhirnya tak tuangin dalam sms paaannnnnjangggg ke orang yg aku jengkelin itu….lega dech..daripada pake ngomong or telpon malah mencak2 dan darah tinggi terus jadinya…..Hehehe…itu klo ma orang luar kantor, klo ma BOS weleh….diem mlulu yg ku lakuin sambil merutuk anggap gi jengkel ma orang gila…..klo tau bahwa BOS ‘gila’ senyum lega dech jadinya…*menghiburdiri.com*

  2. Aku kalo lagi jengkel ya kaya kucing ada lalat di hidung itu, bawaannya mencak-mencak, n’ngomel sendirian di ruangan ujung-ujungnya orang kira aku stresss hehehe.

  3. Suzernita says:

    ha…yaaaaa…..aduh Bune ogut cuma mau comment itu kucing…ampuuuuuun lucccuuuuuuuu bgt ! hua…aaa…aaaa…
    aaaaaa…….sampai jereng bgitu…..kocak ABIZ Bune>>>>
    haaaaa….aaaaa….

    mau tau gak Tet, siapa namanya ?
    namanya Madmoiselle Minyot ( tapi dah almarhumah hiks….😦 )
    salam

  4. Rully says:

    saya biasanya menuangkan dalam tulisan
    yang tadinya kekesalan, marah, jengkel dsb.
    malah menjadi sebuah karya yang positif dan bisa diambil hikmahnya.

    nah, ini dia jalan menghilangkan kejengkelan dgn cara positif
    salut padamu Rully🙂
    salam

  5. Asop says:

    Huahahahahahaha, Bunda, saya suka banget ama gambarnya..😳

    pasti Asop inget sama si kucing di kosan itu ya😀
    agak2 mirip ya Sop ?………….
    salam

  6. Pakde Cholik says:

    Wah kayaknya temanku yang paling gila hanya mbak Lily deh, kapan2 tak tilpun kalau aku lagi jengkel ya mbak.

    salam hangat dari Surabaya

    tuh khan……………..
    baru maaf2an dah jail lagi deh……………..👿
    wong gak jengkel aja , tilpun terus kok …..hayooooo …………ngaku ………. 😛
    salam

  7. citromduro says:

    menulis dapat menghilangkan rasa strees, tuangkan apa yang ada dalam pikiran akan menjadikan aliran darah di kepala akan lebih baik karena menulis kita akan berpikir, berpikir akan merangsang saraf untuk mengalirkan darah ke otak dan akan lebih relax

    benar tidak bun?
    salam dari pamekasna madura

    dengan demikian, jadi bisa sering2 apdet blog ya Mas Citro🙂
    salam

  8. hellgalicious says:

    kalo saya mending make cara yang ketiga bun,
    ngobrol dengan temen yang paling gila

    hehehe

    cepet tuh hilang jengkelnya ya😀
    salam

Comment navigation

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s