Anda asli Anda? Mungkin pertanyaan ini bakal menggelitik sebagian orang. Namun, kenyataannya tak banyak orang yang berani tampil apa adanya dengan menjadi diri sendiri.

Apakah Anda pernah dipuji untuk jasa yang tidak pernah Anda lakukan? Atau Anda justru tidak disukai oleh beberapa orang karena sikap Anda yang menurut mereka aneh.

Adalah hal yang paling merusak image atau citra diri seseorang jika ia hidup di bawah bayang-bayang dan harapan orang lain.

Dalam dunia yang penuh dengan keragaman karakter ini, adalah hal yang boleh dibilang hampir mustahil jika kita mengharapkan semua orang bakal menyukai kita.

Tak seorang pun berkuasa untuk membuat dirinya disukai semua orang.

Ada golongan orang tertentu yang mungkin benar-benar menyukai, bahkan sangat cocok dengan kita.

Namun, ada juga golongan tertentu yang menganggap kita ‘aneh’.

Banyak faktor juga yang mempengaruhi mengapa orang lain tidak menyukai kita (dan sebaliknya, mengapa kita tidak menyukai orang tertentu yang ada dalam hidup kita), misalnya seperti rasa iri, kurang benar-benar mengenal, bentrokan karakter, dan lain sebagainya.

Dengan dasar itu, kita boleh mengambil kesimpulan bahwa kita tidak bisa memuaskan semua orang.

Jadi, untuk apa kita menjadi pribadi yang bukan asli diri kita, jika itu hanya dapat menyenangkan golongan tertentu saja?!

Namun demikian, merupakan hal yang merusak citra dan kepribadian juga jika seseorang menerima pujian atas sesuatu yang tidak ia lakukan.

Hal ini sama saja dengan membohongi diri sendiri dan orang lain.

Sama palsunya, sama saja dengan tidak menjadi diri sendiri.

Oleh karena itu, kita perlu untuk menerima, menyukai, dan menyayangi diri sendiri.

Ingat, bahwa tak seorang pun yang sama persis dengan Anda.

Anda cuma satu-satunya di dunia ini.

So, just be yourself!

Salam

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

73 responses »

Comment navigation

  1. yani says:

    setuju bunda, jadilah diri sendiri namun tetap menghormati hak orang lain

  2. dhen says:

    Apa enaknya bertopeng orang lain, jadi diri sendiri mungkin akan lebih mencerminkan kepribadian anda, berkaca pada sisi positif orang lain merupakan nilai plus dan pelengkap bagi anda untuk membangun jati diri anda yang sebenarnya !!!!!

  3. An says:

    Benar bunda, orang lain bebas berpendapat tentang kita. Tapi tetaplah jadi diri kita yang asli dan sederhana🙂

  4. kyaine says:

    yup… menjadi diri sendiri! jarang di antara kita yg mau menggali potensi diri.. malah lbh senang membanding2kan dng orang lain dan jelas itu akan berbeda.
    kita punya kelebihan yg bisa dimanfaatkan utk membantu org lain

  5. sangsaka says:

    setuju Bunda… Menjadi Diri Sendiri ajah…:mrgreen:

    setuju juga Kang Sakaa……🙂
    salam

  6. saya adalah saya, saya asli saya. memang pertanyaan yg akan membuat kita berpikir keras jika dlm suatu dialog/perdebatan/pertengkaran jika kita ditanyakan : Anda Asli Anda?, pencerahan yg bermanfaat bunda🙂

    karena dgn kepura2an, segalanya sudah tdk indah lagi ya🙂
    salam

  7. fitrimelinda says:

    setuju bgt bunda..

    just be ourselves…

    banggalah menjadi diri sendiri..

    karena itu juga merupakan wujud dr rasa syukur ya Mbak fitri🙂
    salam

  8. jumialely says:

    saya adalah saya …menjadi diri tapi harus siap di kritik ya bun,,.,,,

    dan harus siap berbaur dengan karakter yang berbeda…

    memang tak mungkin memuaskan semua orang, selalu saja akan ada yang bertentangan.

    thanks bundaaa cayank

    Mbak Lely adalah bu guru yg pinter dan cantik luar dan dalam🙂
    bunda salah satu pengagummu lho ,Mbak (* hugz* )🙂
    ILU always
    salam

  9. Hehehe iya bun, sebaik2 nya kita (menurut ukuran kita), pasti ada yang tidak menyukai kita. Jadi inget kalau meeting, trus cari solusi biar semua user happy, ada yang nyeletuk “itu mah bisa mendamaikan dunia” hehehe. Jadi ya mustahil lah, membuat diri kita atau tindakan kita bisa menyenangkan semua org. Jadi ya be your self aja, tapi tetep berusaha jadi orang baik🙂

    setuju BunDit, kita tetap berusaha berbuat kebaikan terus ya🙂
    salam

  10. TuSuda says:

    Baik bunda, menjadi diri sendiri itu sangat penting untuk membentuk karakter dan citra setiap insani.

    dan, yg pasti lebih membahagiakan,
    capek rasanya kalau hrs menjadi pribadi lain ya Bli🙂
    salam

  11. agus says:

    terus terang bunda, saya sering bingung pernyataan seperti hal ini, menjadi diri sendiri.

    Jika kita sedang memiliki kepribadian yang salah, apakah mesti mempertahankannya? Misalnya saya judes (ini misalnya loh, bunda. Aselinya gak😀 ), apakah saya harus tetap mempertahankan sikap tersebut?

    Lalu jika kita berupaya menjadi orang lain, mencontohnya karena kepribadiannya yg baik, apakah itu pun salah?

    Seperti kata bunda, sangat mustahil membuat semua orang menyukai kita karena keragaman karakter tapi mencoba menjadi pribadi baik yang sebenarnya jauh dari diri kita tidak salah kan, bunda? Tapi tujuannya bukan untuk memperoleh keuntungan (maaf, baca: penjilat).

    maaf bunda, saya kok lebih suka memakai kata menjadi pribadi yang baik, dibanding menjadi diri sendiri. Ini karena multitafsir, seperti komen saya ini.😀

    salam bunda

    ya bener ,Gus.
    sering kali kata2 seperti diatas menjadikan multi tafsir,
    krn tiap orang berbeda dlm pengertiannya.
    Memang yg terbaik, adalah kita tetap mempertahankan sisi positif dr pribadi kita,
    dan tdk anti atau under estimate pd pribadi orang lain.
    pada dasarnya semua orang punya kepribadian yg unik, karena begitulah Allah swt menciptakan kita .
    salam

Comment navigation

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s