Apa rasanya menjadi Sandra Bullock, yang ketika sedang di puncak kariernya, mendadak mendengar berita sang suami punya affair dengan empat wanita? Hm… pastilah ia seperti jatuh dihempaskan ke bumi. Sakit luar biasa.

Pengalaman Bullock bisa menjadi pelajaran bagi kita, bahwa ada hal-hal yang terjadi di luar jangkauan kita.

Yang bisa kita lakukan adalah menggunakan kemampuan kita untuk menunjukkan bahwa kehidupan kita tetap berjalan normal.

Bahwa kita bisa bangkit lagi saat kita berada di posisi yang tidak menyenangkan.

Anda ingin tahu apa yang akan Anda hadapi saat mengalami masa-masa jatuh itu, dan hikmah apa yang bisa kita ambil?

1. Mengeluh
Mengeluh bukanlah cara untuk keluar dari masalah yang ada.

Saat mengeluh Anda tidak akan membuat perbedaan, si dia tetap saja telah mengecewakan Anda.

Dalam keadaan apa pun, kita dituntut untuk bisa tetap berpikir jernih.

Salurkan kemarahan dan kekecewaan Anda pada hal-hal yang bisa membawa kebaikan.

Saat Anda marah dan kecewa, energi yang ada sangatlah besar.

Manfaatkan hal ini untuk kegiatan yang membuat Anda sejenak melupakan keadaan yang ada.

2. Hal-hal di luar jangkauan kita
Kebanyakan dari kita pasti ingin semua tampak teratur dan sempurna.

Misalnya, kita berusaha berhati-hati saat mengemudi di jalan.

Tetapi di jalanan Anda menemui pengemudi lain yang ugal-ugalan, dan kemudian menabrak mobil Anda.

Banyak hal di dunia ini yang terjadi di luar jangkauan atau di luar kontrol kita.

Tidak ada yang bisa Anda lakukan untuk menghentikannya, kecuali menerima dan menghadapinya.

3. Tidak semua hal bisa Anda dapatkan
Anda sudah berusaha sekuat tenaga untuk mendapatkan cinta dari seorang pria.

Anda mencurahkan perhatian, menyisihkan waktu untuk bersamanya, bahkan melakukan apa saja untuk menyenangkan hatinya.

Ternyata, hatinya tak juga terbuka untuk Anda.

Bila hal ini terjadi, tidak berarti ia tidak menghargai perhatian Anda.

Anda pun tidak bisa memaksanya menerima Anda.

Sadarilah, bahwa tidak semua hal bisa Anda dapatkan, tak peduli betapa kerasnya usaha Anda.

4. Kita akan makin kuat
What doesn’t kill us, make us stronger“, begitu kata pepatah.

Saat ini Anda pasti ingin menangis, ingin berteriak, dan menghancurkan barang-barang.

Percayalah, hal ini hanya sementara.

Anda akan makin kuat dan tahu apa yang akan harus Anda lakukan selanjutnya

Mungkin saat hal yang sama terjadi lagi, Anda tidak akan menangis, tetapi terus melangkah lebih percaya diri.

5. Tempatkan saat ini sebagai masa depan
Tanyakan pada diri Anda dalam seminggu ke depan, setahun, lima tahun ke depan, apakah tangisan dan kemarahan Anda ini berarti?

Mungkin saja satu atau beberapa tahun ke depan Anda akan melihat situasi sekarang sebagai hal yang tidak perlu.

Bahkan mungkin Anda akan menertawakan diri Anda saat ini karena menangisi orang yang tidak layak Anda cintai.


Salam

Gambar diambil dari sini

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

50 responses »

Comment navigation

  1. Kakaakin says:

    Sulit juga bangkit dari kekecewaan, terluka banget ya Bunda.
    Namun bila diikhlaskan, insya Allah bisa dilewati😀

    biasanya memang memerlukan waktu utk sembuhnya Mbak.
    krn setiap luka ada harganya
    salam

  2. anna says:

    sebagai manusia, sungguh lumrah kita punya rasa kecewa.. tapi rasa kecewa yang berlebihan justru merugikan kita sendiri bunda..
    membuat kita stagnan, jalan di tempat, dan gak bisa melangkah ke depan.
    dan ya, setuju banget ada banyak hal yang di luar jangkauan kita.

    ketika itulah kita hrs juga menyadari keterbatasan kita
    salam

  3. kyaine says:

    punya rasa kecewa adalah wajar, sangat manusiawi. pandang masa depan yg masih panjang dan luas jangkauannya

    dibekali dgn ketulusan dan keyakinan
    salam

  4. Antony 'hihia' Halim says:

    bunda, maaf yah baru sempet bales skrg. kebetulan saya lg bnyk tugas di kuliahan. untuk dicopy silakan aja bunda, saya ga pk izin khusus kok. kalo bunda msh bingung coba silakan tanya2 aja siapa tau saya bisa bantu dengan memberi penjelasan yang gampang di comment. sekali lagi maaf krn baru bisa bales bunda. lg bnyk kerjaan bngt soalnya😦 jd ga smpt blogging.
    artikel di atas bagus bngt bunda, terutama buat anak2 kuliahan kyk saya kdng2 sering mengalami masalah malah nyebabin keterupurukan.
    thx ya sharingnya, salam sukses selalu untuk bunda.

    duh, Mas Halim terimakasih banyak.
    terimakasih juga memberi bunda kesempatan utk banyak2 nanya🙂
    gak perlu minta maaf kok,Mas
    kan kegiatan di dunia nyata memang hrs didahulukan.
    semoga silaturahim kita tetap terjaga
    selalu sehat dan sukses ya Mas.
    salam

  5. aldy says:

    Kasian juga si Sandra, kalau saya belum punya yang lebih bagus si sandra kayaknya mau juga😆.

    Yah namanya juga rintangan kehidupan bunda.

    Alhamdulillah, yg dirumah lebih segala2nya dr pd si Sandra😀
    salam

  6. bayuputra says:

    intinya seperti lagu demasive yah bunda … heee … (JANGAN MENYERAH).

    dan, tetap semangat
    gagal, coba lagi , gagal coba lagi,
    dan ketika kita tau kemampuan kita, jangan dipaksakan
    salam

  7. rose says:

    saat cinta bertepuk sebelah tangan … seringnya sy merasa sebagai org yang kalah dan sebagai pecundang bagi dia… dia tengah tertawa puas dengan kemenangannya…😦
    sehingga akan menyisakan luka
    btw, trimakasih bunda, telah memberikan penghibur ini

    biarlah dia tertawa duluan,
    yg tertawa belakangan biasanya adalah pemenang Rose🙂
    salam

  8. abu ghalib says:

    kecewa adalah akibat dari keinginan yang tidak tercapai
    obat dari kecewa adalah mensyukuri apa yang ada saat ini

    setuju banget, obat kecewa adalah bersyukur🙂
    salam

  9. TuSuda says:

    Iya bunda, karena rasa kecewa itu selalu datang,maka perlu dirasakan dan dikendalikan adanya setiap saat.

    agar jangan kecewa terus menerus, memang sebaiknya kita
    tau kemampuan kita dan jangan memaksakan, namun bukan berarti
    tidak berusaha maksimal
    salam

  10. wardoyo says:

    Bangkit lagi setelah kecewa
    Bangun kembali setelah jatuh terpuruk
    Memulai lagi setelah kegagalan
    Itu saya suka.
    Hanya point terakhir bikin saya *nervous*… soalnya saya biasanya “menarik masa depan di masa kini” atau sebaliknya “melempar masa kini di masa lalu”….
    *pikir-pikir dulu ahh*

    silakan Mas, kalau mau dipikir pikir dulu🙂
    salam

  11. Ifan Jayadi says:

    Yups, artikel yang inspiratif. Harus lebih semangat lagi menjalani hidup meski kadang kekecewaan datang bertubi2

    krn kekecewaan juga membuat hidup kita jadi berwarna
    salam

  12. isnuansa says:

    Tidak semua hal bisa kita dapatkan, bener banget Bunda. Stres sendiri kalo kita berharap terlalu banyak, tidak sesuai dengan kemampuan.😉

    kalau pepatah bilang ”jauh panggang dr api”
    jangan memaksakan ya Mbak🙂
    salam

  13. hellgalicious says:

    subhanallah postingannya mantap
    heeem

    Alhamdulillah, terimakasih, Mas Hellga
    salam

  14. dreesc says:

    kita manusia hanya bisa berencana…

    setelah usaha , kerja keras dan berdoa, serahkan semuanya padaNYA.
    salam

  15. Banyak aspek kehidupan yang kita punya, disaat satu aspek kehidupan berhenti bukan berarti aspek kehidupan yg lain juga berhenti kan… tetap semangat :))

    setuju, krn tdk semua keinginan kita hrs terpenuhi
    salam

  16. cempaka says:

    sekarang sy ga mau lg menangisi seseorang yg tak layak dicintaiii🙂 *xxxiix** ga ada yg nax jugaa.. gaje bgt cempaka😀

    tapi…. Mas Sutrisno, mencintaimu kok Cempaka sayang😀
    salam

Comment navigation

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s