Dalam perjalanan hidup, kita pasti pernah mengalami kejadian pahit, meski cuma sekali.

Tidak sedikit di antara kita dengan mudah lari dari kenangan buruk itu.

Namun, banyak pula yang sulit melupakan.

Akibatnya, kita menjadi pemuram dan tidak bahagia, yang selanjutnya mendatangkan kesulitan-kesulitan baru.

Kenangan pahit tadi sebenarnya bukanlah suatu hal yang tidak bisa diatasi.

Perlu tekad kuat untuk meninggalkannya di belakang.

Berikut beberapa kiat untuk mengatasinya:

Mengubah fokus.

Ini bisa dilakukan dengan melibatkan diri secara total pada kegiatan-kegiatan dan minat-minat baru atau bergabung dengan temen-teman yang ceria,bahagia, humoris dan optimis.

Dengan cara tersebut, perhatian kita tercurah pada kegiatan atau minat baru. Kita juga bisa “ditulari” keceriaan, kebahagian, dan keoptimisan mereka.

Menghindari pemicu.

Yang mengingatkan kita pada kenangan pahit yang pernah kita alami, misalnya tempat-tempat, pakaian, atau kata-kata tertentu.

Doa dan meditasi.

Jika kegiatan ini dilakukan dengan serius dan konsisten, kita bisa terbebas dari luka-luka batin masa lalu.

Menolong orang lain mengatasi persoalan mereka.

Dengan melakukan itu, secara tidak langsung kita juga dapat tertolong dalam menghadapi masalah atau kesulitan kita sendiri.

Semoga bermanfaat.

Salam.

About these ads

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

58 responses »

Comment navigation

  1. Melupakan kenangan pahit.. Awesome :)

  2. berkunjung ke rumah tetangga dan mengucapkan selamat pagi. Semoga terus berjaya 15:20

  3. berkunjung ke rumah tetangga dan mengucapkan selamat pagi. Semoga terus berjaya 15:10

  4. deeedeee says:

    hehe, jd inget tentang diri saya yang ebberpa bulan yg lalu sedang terluka n berusaha melupakan suatu kenangan yg tak ingin diingat *halah*

    fokuskan diri pada hal yang lain n melibatkan diri dg temen2 yg rame n seru biar lupa ma yg lalu. it works :D

    dan, ternyata sekarang dah bisa tersenyum manis lagi khan Mbak Deee :)
    salam

  5. zulhaq says:

    kenangan biarlah tinggal kenangan
    sambut hari depan yang jauh lebih bahagia

    bagitulah seharusnya :)
    salam

  6. Kakaakin says:

    Kadang ada yg enjoy banget dengan keterpurukannya Bunda… :(
    Kepahitannya diumbar ke orang lain, mungkin ingin mendapatkan belas kasihan?
    wallahu a’lam…

    duh, jadi ‘menikmati’nya gitu ya Kakaakin.
    kasihan juga ya :(
    semoga kita gak gitu ya
    salam

  7. dedekusn says:

    Benar bunda, kenangan pahit jgn dipelihara, tiap manusia tentunya memiliki kenangan pahit yang kalo tidak berupaya untuk dilupakan bisa menyebabkan kurangnya semangat hisup. Terima kasih Bunda.

    sama2, terimakasih juga Mas Dedekusn :)
    salam

  8. anna says:

    tipsnya oke banget bun…
    ada yang bilang time will heal, tapi nggak semudah itu juga kalo tidak ada usaha dari kita ya bun :)

    setuju Mbak, dr kita harus berusaha juga :)
    salam

  9. arkasala says:

    turun naik kalo kondisi saya Bunda. Ditinggal anak yang masih menyisakan, dan kadang selalu teringat.
    Trims Bunda atas tipsnya. Saya coba langkah di atas terutama yang bbelum pernah saya lakukan.
    Salam hangat selalu :)

    kehilangan orang yg kita cintai memang sangat berat,
    yg tdk mengalaminya mungkin, hanya bisa bicara saja ya Kang (kayak bunda gini )
    Semoga Almarhum diterima disisiNYA, di taman2 surga,amin.
    Salam hangat utk keluarga.
    salam

  10. Budi Mulyono says:

    Saya tidak pernah melupakan kenangan pahit, tetap diingat untuk melakukan hal di hari esok…

    utk diambil hikmahnya ya Mas, agar kedepannya lebih baik.
    Salam

  11. ceuceu says:

    kenangan pahit rasanya saya ga punya.. kalo kenangan cukup menyedihkan pernah.. :) obatnya cuma sabar, doa, bersyukur.. anak-anak tentu jadi obat penghilang sedih juga… ( ini teorinya, pada prakteknya saya kadang terpuruk juga dgn kenangan2 sedih itu.. )

    bener Ceu ,dgn doa dan sabar ya :)
    salam

  12. BENY KADIR says:

    Benar,Bunda.
    Walaupun sulit melupakan sesuatu yg pahit kita mesti berjuang melupakannya.
    Memikirkan masa lalu yg pahit hanya menghambat semua energi kita utk maju ke arah yg lebih baik.

    dan, ambil saja hikmah yg ada dibaliknya ya Mas :)
    salam

  13. hanif IM says:

    wah, bundo benar. fokusnya harus diubah. dengan artian ya mau apapun juga kenangan pahit itu, setidaknya masih banyak jalan yg lebih baik di depan.

    nomer 1 yg paling mantep ya Mas Hanif :)
    salam

  14. Aldy says:

    Kenangan pahit itu seperti apa sih bunda ? Kayaknya saya nggak punya xixixi…
    Salah satu yang paling pahit pernah saya rasakan dalam hidup ini ketika saya berada dalam kondisi antara hidup dan mati.
    Kejadian ini kurang lebih 13 tahun yang lalu, mobil Daihatsu Rocky 4x4x saya bertabrakan dengan Logging Truck trailler yang memiliki 18 buah roda.
    Saya trauma berat, setiap mendengar suara trailler saya selalu berkeringat seperti orang mandi, bahkan saya sempat menjalani terapi dengan prikiater. Tetapi sekarang sudah nggak lagi, apalagi sekarang banyak sahabat blogger.

    Alhamdulillah Mas Aldy masih sehat sampai sekarang :)
    itu sih bukannya pahit lagi Mas, tapi bener2 bikin trauma hiiiii………. :(
    salam hangat utk keluarga.
    salam

  15. kyaine says:

    kenangan pahit klo dipendam akan menjadi dendam kesumat yg sangat membahayakan, baik utk diri sendiri atau org lain.
    mskpn menghapus kenangan pahit itu sgt susah, berusaha melupakan akan lbh baik. jgn membebani fikiran dng kenangan pahit. hidup sdh susah jngn ditambah susah… :)

    wejangan dr Kyaine memang selalu mantap,
    hidup dah susah,jangan ditambahin ya Gus :)
    setujuuuu………….banget
    salam

  16. Nia says:

    terimakasih bunda kiat kiatnya. Semoga saya yang masih terjebak dalam kenangan2 pahit dapat segera mengatasinya. Doakan saya ya bunda :D

    Salam kenal..

    duh, Nia kenangan pahit apa sih?
    ayo berbagi dgn bunda , agar lega ya :)
    bunda ikut mendoakan Nia cay , agar kembali ceria :D :D
    salam

    • Nia says:

      Amin bunda..terimakasih doanya *terharu banget*
      Alhamdulillah nia udah ceria lagi kok bunda *senyum pamer gigi* :D

  17. Walau hanya empat poin, tapi sangat kuat dan mengena sekali bagi saya, Bunda. Soal pengalaman hidup, tentu saja, Bunda telah banyak memakan asam garam. Jadi, tips ini sangat terasa bukan hanya teori belaka, tapi juga bersumber dari pengalaman dan kearifan hidup yang telah Bunda jalani selama ini. Trims sekali seudah mau berbagi dengan kami, Bunda. Berkunjung ke blog Bunda senantiasa mendapatkan motivasi baru yang segar…

    Salam hangat selalu buat Bunda sekeluarga. Moga sehat selalu. Amin…
    Mhn maaf baru berkunjung karena kesibukan, Bunda… :)

    duh, Mas Sudes berlebihan sekali memuji bunda , jadi malu :oops:
    bundapun seringkali tiap berkunjung ke blognya Mas Sudes,
    mendapatkan sesuatu yg berharga.
    indahnya berbagi walau hanya lewat blog ya Mas :)
    salam

  18. yuwaku says:

    kenangan yang pahit memang agak sulit di lupakan.. Ma kasih bunda atas postingan ini..

    tergantung kitanya, mau dilupakan atau dikenang2 terus :)
    salam

  19. Mamah Aline says:

    setuju pencerahannya bunda, kenangan pahit jangan dibiarkan dengan selalu menghindari pemicunya, selalu berdoa dan berpikir positif pastinya bisa berhasil…:)

    berfikir positif dlm segala situasi, gitu ya Mamah :)
    salam

  20. abughalib says:

    saya pernah dengar ada pepatah mengatakan, satu2nya cara untuk mengobati rasa sakit hati (kenangan pahit) adalah melupakannya, hehehe…

    salam

    setuju, yg dikenang yg manis2 saja ya Mas Abu :)
    salam

  21. edratna says:

    Bisa juga melakukan kegiatan yang menyibukkan diri sendiri…atau yang bermanfaat pada orang lain. Semakin meningkat umurnya, kita bisa lebih bisa menerima kesulitan-kesulitan yang menimpa, namun memang diperlukan iman yang kuat.

    sekaligus menyadari hidup ini tak selamanya indah melulu,
    ada kalanya menyakitkan juga ya Bu :)
    salam

  22. Dalam perjalanan hidup setiap orang pasti punya kenangan pahit. Sebetulnya kalau dibandingkan, kenangan2 indah jauh lebih banyak tapi kenapa harus kenangan pahit yang lebih membekas dalam pikiran? masa lalu biarlah menjadi pelajaran ya Bun?…karena masa lalu takkan mungkin diulang lagi.

    setuju Mas Nanang, kenapa gak diambil hikmahnya saja ya,
    agar tdk terulang lain kali.
    salam

  23. fai_cong says:

    Kenangan pahit bukan utk dilupakan tapi untk dipelajari.
    Salam

    setuju Fai, diambil hikmah nya ya :)
    salam

Comment navigation

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s