Setiap orang berhak untuk memiliki pendapat/opini/argumentasi sendiri. Terkadang Anda harus berbeda pendapat dengan orang-orang di sekitar Anda dalam memandang suatu masalah. Hal itu sangatlah wajar.

Berikut ini adalah Tips mengatasi perbedaan pendapat/opini/argumentasi dengan orang -orang di sekitar Anda:

  1. Jika Anda berpikir terlebih dahulu selama beberapa menit sebelum Anda benar-benar mengatakan sesuatu, hal ini akan banyak membantu baik orang lain maupun Anda, untuk memulai penyelesaian perbedaan pendapat.  Bereaksi (langsung) terhadap kata-kata atau perbuatan adalah kesalahan pertama yang dibuat dalam suatu pemecahan masalah. Karena pada saat itu, emosi Anda sedikit banyak mungkin ikut ‘bermain’.
  2. Ulangi/perjelas perkataan atau perbuatan yang baru saja Anda saksikan. Semacam klarifikasi mengenai apa yang Anda pikir, dengar dan lihat. Agar tidak terjadi perbedaan persepsi dan pemahaman (misunderstanding) mengenai suatu pendapat. Katakanlah itu, karena Anda ingin untuk lebih memahami situasi yang dihadapi.
  3. Rendahkan nada dan volume suara Anda. Menempatkan penekanan kata-kata pada masalah yang benar-benar ingin Anda dengar penjelasannya dengan lebih lengkap.
  4. By Process, kemampuan Anda ini akan berkembang, sejalan dengan kematangan Anda dalam memandang suatu masalah. Jam terbang memegang andil penting dalam situasi ini.
  5. Jika mungkin, berempatilah dengan individu lain, sehingga akan menjadi lebih jelas dan memahami lebih dalam, seolah-olah itu adalah Anda di posisi mereka. Tidak semua orang mampu melakukan hal ini sampai Anda mau mencobanya.
  6. Bertanyalah pada orang lain untuk mendengar apa tangapan mereka atas pendapat Anda, sehingga mereka akan dapat menjalankan empati juga.
  7. Jika suasana diskusi mulai bergerak ‘memanas’, biarkan dingin dulu sebelum Anda lanjutkan untuk mencari penyelesaian beda pendapat/opini/argumentasi lebih jauh.
  8. Dengarkan saja opini rekan Anda, tanpa menyatakan opini Anda yang mungkin akan memicu konflik lebih jauh.
  9. Peduli kepada lawan bicara Anda, lengkap dengan perbedaan pandangannya.Mereka adalah entitas yang terpisah, bukan tiruan dari pribadi Anda. Jadi, hindari bersikap menghakimi, mengevaluasi atau memaksakan pemikiran Anda kepada mereka.
  10. Cobalah untuk mengamati bahasa tubuh lawan bicara Anda sebagai tips yang tidak hanya membantu Anda dalam membaca situasi, tetapi juga meredakan ketegangan.
  11. Gerakan tangan, nada bicara dan tatapan mata adalah beberapa tanda yang bisa Anda ‘baca’ sebagai bahasa tubuh dari lawan bicara Anda.

Salam.

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

42 responses »

Comment navigation

  1. kanglondo says:

    terima kasih bunda, terkadang sulit untuk menerima perbedaan pendapat apalagi dengan orang tua …. terkadang malah sering ngalah dengan orang tua …

  2. wi3nd says:

    iyapz,stuja sama bunda,beda pendapat itu wajar,karena setiap isi kepala oran9kan berbeda beda yah bunda ?

    pokona kepala bole panas tapi hati harus tetap din9in *cieeeeee.. heheh
    ================================
    kalau kepala nya sampai berasap, masih boleh kah Wi3nd ?
    *kaburrr……….*🙂🙂
    salam.

  3. callme eno says:

    eno stujuuuu dng semua tips nya bunda….^_^ sooo utamakan keselamatan, saat terjadi perbedaan ^_^ *habis zaman ini, beda dikit lngsung tangan melayang….:p
    ===================================
    seringnya juga malah salaing memaki, nauzubillah.
    semoga kita gak kayak gitu ya Mbak Eno
    salam.

  4. sari says:

    kunjungan pagi bunda🙂
    beda pendapat mah wajar yah…menyikapinya harus dengan kepala dingin juga, jangan lebayyy hehe…
    =======================================
    setuju, Mbak Sari.
    terima kasih utk kunjungan paginya🙂
    salam.

  5. edratna says:

    Beda pendapat itu sangat penting, dan menjadi pembelajaran dalam suatu proses keputusan. Dengan berbagai pendapat, brainstorming…akhirnya akan diperoleh keputusan yang uninomous (sepakat bulat, tanpa catatan).
    Dan perbedaan pendapat ini malah yang harus dibiasakan dalam dunia kerja, agar kita akhirnya mendapatkan suatu pendapat terbaik, yang mungkin juga merupakan hasil silang pendapat, yang menjadi solid.

    Bahkan terkadang suami isteri pun beda pendapat kan…yang harus dikomunikasikan, serta dicari jalan keluar yang paling tepat
    =======================================
    bagaimana mensyukuri dan menyikapi perbedaan,
    itu yang paling penting ya Bu.
    salam.

  6. Bening says:

    Banyak pejabat yang sering mengatakan ” Beda pendapat itu suatu rahmad”, nah kenyataannya mereka tak menyadari ucapannya karena dilapangan saling jegal menjegal. Terus yang akar rumput lempar-lemparan batu.
    Salam hangat dari Surabaya
    ======================================
    ternyata masih belum bisa meresapi dan menyikapi
    arti perbedaan yg sesungguhnya ya PakDhe.
    salam.

  7. ningrum says:

    dicatat ya Bunda🙂
    eh, dicopy aja ya, buat dokumentasi nih Bun. akhir-akhir ini, saya dan teman2 sering mengadakan rapat mengenai status kami, dan seringkali perbedaan pendapat berakhir dengan buruk sangka dan gunjingan di belakang..
    sedih deh Bun, kalo temen2 udah saling berburuk sangka😦 padahal niat awal kita sama
    salam sayang buat Bunda
    ===================================
    yang penting Mbak Ningrum kan seperti mereka.
    mudah2an buruk sangka ini segera berlalu berganti dgn kasih sayang,amin.
    silakan saja Mbak , semoga ada manfaatnya ya🙂
    salam.

  8. blogpopuler says:

    Tapi sekarang ini banyak orang beda pendapat dan berakhir dengan adu jotos.Payah….
    Trims infonya bunda
    ============================
    tak mungkin dijadikan panutan 😦
    salam.

  9. yuni says:

    ia bener bunda….
    makasih atas tipsnya ya….
    yuni belajar jadi orang sabar.
    ===============================
    orang sabar disayang Tuhan,
    Yuni sabar ,bunda yg sayang🙂
    salam.

  10. nanaharmanto says:

    Bunda…lama nggak berkunjung ke sini…

    saya paling terkesan dengan tips no 3. dari pengalaman selama ini sih, nada dan intonasi yang rendah akan jauh lebih mudah terkontrol. saat menggunakan volume keras dan intonasi tinggi, rasanya malah lebih mudah tersulut kemarahan. nggak OK banget deh kalau sampai kita meledak-ledak dan lepas kontrol.
    terima kasih, tipsnya, Bunda..
    salam,
    nana
    ====================================
    habis liburan di Yogya ya Mbak?
    lama juga ya, yg penting Mbak Nana selalu sehat,amin.
    bunda kangen dgn kunjungannya lho Mba……🙂

    dan, ngotot sambil marah, pasti capek, gak asik ya Mbak Nana.
    salam.

Comment navigation

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s