Dalam bukunya, The Modern Man In Search of Spirit, Dr Carl Gustav Jung menulis, selama 30 tahun orang-orang dari berbagai negara berperadaban datang menemui saya untuk konsultasi.

Saya telah mengobati ratusan pasien yang sebagian berusia setengah baya, 35 tahun ke atas. Dan, tak seorang pun di antara mereka yang tidak mengembalikan persoalannya kepada agama sebagai pandangan hidup.

Maka, bisa saya katakan bahwa setiap dari mereka jatuh sakit karena kehilangan apa yang telah diberikan agama kepada orang-orang yang beriman.

Dan, jika belum mampu mengembalikan keimanannya yang sejati, mereka tidak akan bisa disembuhkan.
Agama diyakini sebagai obat paling manjur bagi krisis mentalitas dan kepribadian.

Orang-orang rela melakukan perjalanan jauh yang melelahkan untuk mengunjungi tempat tersuruk di pegunungan dan pelosok dunia, demi mencari kedamaian, ketenangan, dan pelipur kehausan spiritual.

Namun, kebanyakan dari mereka hanya mendapatkan kelelahan fisik, marabahaya, dan biaya yang tak sedikit. Namun, tak jua menemukan obat penawar kedahagaan spiritual yang dicarinya.
Dan, beruntunglah orang yang mengakui tiada tuhan selain Allah dan Muhammad utusan-Nya. Allah memberikan kemudahan bagi setiap Muslim untuk mencapai kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.

Karena, Allah memang tidak menghendaki kesukaran bagi hamba-Nya.

”Dan Kami akan memudahkan bagimu ke jalan kemudahan (kebahagiaan dunia dan akhirat).” (QS. Al-A’la [87]: 8).


Kebahagiaan itu tidak diukur hanya dengan materi. Orang yang susah, mengidentikkan bahagia kalau punya rumah gedung, mobil mewah, makan yang enak-enak, dan gaji jutaan rupiah.

Namun, tak sedikit orang yang bergelimangan harta mengeluh kepenatan batin, fisik ambruk sering keluar masuk rumah sakit, dan pikiran selalu didera masalah yang datang bertubi-tubi.

Padahal, Nabi SAW tidak berlebihan mengidentifikasi standar kebahagiaan. ”Jika seseorang dapat tidur nyenyak, sehat badannya, dan ada makanan untuk satu hari, maka dia telah memiliki segalanya.”


Benar adanya apa yang Rasulullah katakan. Terkadang pikiran dan cara pandang kita yang salah telah mengaburkan segalanya. Membuat kita terjebak dalam sikap pragmatis.

Seperti tamsil yang mengatakan bahwa langit tampak lebih sejahtera dan mapan, sedangkan bumi miskin dan rendah.

Padahal, di bumilah kaki kita berpijak. Di bumilah kehidupan kita berjalan. Syukurilah nikmat yang kita terima hari ini agar kita bisa mencicipi kebahagiaan.

Salam.

gambar :sheyris.wordpress.com

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

22 responses »

  1. niQue says:

    prosesnya itu lho Bun, yang bikin jumpalitan.
    pengennya siy tiap hari mensyukuri setiap yang diterima,
    namun selalu sj ada faktor ‘x’ yang bikin terpental.

    bagaimanapun, terima kasih bun,
    mengingatkan untuk Berbahagia untuk Hidup hari ini🙂
    =======================================
    benar sekali Mbak, semuanya di dunia memang perlu proses,
    namun dgn niat yg lurus dan usaha keras,
    insyaallah DIA akan memudahkan jalan utk kita.
    salam.

  2. yasmin says:

    bun, sekarang ini rata-rata pikiran orang hanya dipenuhi materi semata. hidup digunakan utk mengejar materi sebanyak-banyaknya, sampai urusan akhirat pun dikesampingkan bahkan dilupakan. manusia hidup di dunia memang boleh mencari materi sebanyak-banyaknya karena urusan dunia dan akhirat harus seimbang, namun urusan akhirat jangan sampai dikesampingkan dan dilupakan.
    semoga Allah swt membukakan jendela hati kita. Amiin
    =======================================
    Nauzubillah, semoga kita dijadikanNYA termasuk orang2 yg selalu dlm lindunganNYA,amin.
    salam.

  3. bri says:

    bundaaaaa^^…..
    cuma mu bilang met pagii aja🙂
    ============================
    Selamat Pagi juga Bri cay…………🙂
    terimakasih sudah mampir
    salam.

  4. zulhaq says:

    hidup itu dah keras, keberadaannya hanya sementara
    tak ada alasan untuk tidak menikmatinya
    =============================
    dgn mensyukuri apa yg diberikan olehNYA,
    maka semua terasa nikmat ya Mas Zul.
    Salam.

  5. wi3nd says:

    bersyukur untuk semua yan9telah diberikan olehNYA yah bunda🙂

  6. dinoyudha says:

    Terima kasih bunda sudah mengingtakan.. Memang terkadang merasa bahwa apa yang ada sekarang selalu kurang.. astaghfirulloh..
    ==================================
    manusia gudangnya lupa dan salah,
    untuk bersyukurpun kadang lupa.
    Salam.

  7. Sari Ajah says:

    bener Bundaaaa..
    don’t worry, be happy😀

  8. dira says:

    Nasihat yg baik sekali bunda. Menggantungkan kebahagiaan pada “sesuatu di luar sana” (harta, dll) adalah kesia-siaan, karena kita tdk akan pernah mendapatkannya secara hakiki. Temukanlah kebahagiaan di dalam hati kita sendiri..
    ==================================
    dengan selalu mengharapkan ridhaNYA.
    Salam.

  9. Ruang Hati says:

    Semoga selalu mendapat kemudahan bagi kita semua dari Allah SWT, amien
    ============================
    doa yang indah sekali, amin.
    salam.

  10. atmakusumah says:

    “Kebahagiaan itu tidak diukur hanya dengan materi….”

    Benar sekali ya Bun…kadang kita terjebak mencari kebahagiaan yang kasat mata, padahal kebahagiaan itu ada dalam Lubuk hati kita sendiri, dalam jiwa yang Tenang, sabar dan tentram dalam perjalannya di Muka Bumi….
    Bun…postingan Bunda semakin menguatkan saya untuk terus bisa menulis Bun…doakan ya Bun..
    ======================================
    terima kasih Mas Atma.
    sesungguhnya bundapun merasakan hal yg sama,
    semakin sering bersilaturahim, semakin kuat keinginan utk
    terus berbagi lewat blog.
    Slam.

  11. isil says:

    yups…syukur yang harus kita ucapa, atas anugrah yang Allah berikan..
    =====================================
    bunda bersyukur telah mengenalmu Isil cay………:D
    salam.

  12. tapi saya kurang setuju dengan nasehat umum, bahwa orang miskin janganlah melihat yang di atas. Itu merupakan ucapan yang menindas perasaan. Apakah orang miskin harus terus menunduk?

    Indonesia, misalnya, engga ada motivator yang berkata: “Lihatlah Aljazair, jangan melihat ke Amerika!”

    Kenapa setiap kita curhat tentang kemiskinan, orang dengan mudahnya bilang: syukurilah hidup, jalani apa-adanya?
    mohon maap jika tak berkenan di hati Bunda.
    =================================================
    tidak apa2 Ayah,
    disini bebas2 saja utk menuangkan pemikiran dan perasaan.
    setiap orang punya hak utk itu.
    Memang sebaiknya orang miskin itu cukup tahu diri
    untuk tidak sombong, tetapi lebih mulia akhlaknya.
    salam.

  13. yuni says:

    kita harus bahagia.
    hidup hanya sekali.
    lakukan kegiatan positif.
    ========================
    agar di hidup yg kedua kalinya kelak, kita tetap bahagia.
    salam.

  14. ade uny says:

    betul.
    hidup itu harus selalu disyukuri.
    karena dengan begitulah kita dapat memaknai arti hidup sesungguhnya
    ===========================================
    dengan bersyukur , hati ini juga selalu damai.
    salam.

  15. A.J.I says:

    1 kata bunda : syukur

    kata yang mudah dikatakan tapi terkadang susah untuk direalisasikan dalam setiap aspke kehidupan manusia
    ===========================================
    dgn tersenyum bahagia utk diri sendiri dan orang lain
    telah menandakan kita bersyukur, Mas.
    sederhana sekali.
    salam.

  16. marsudiyanto says:

    Saya sangat menikmati hari ini…
    Dan nanti !!!
    ============================
    setiap hari ya PakGuru Mars.😀
    Salam.

  17. nakjaDimande says:

    berarti yang kita dapat selama ini sudah sangat lebih ya bun. tak ada alasan untuk tak tersenyum penuh syukur. Alhamdulillah.
    ===============================
    benar sekali Bundoku,
    tambah bersyukur lagi bunda mengenal Bundoku,
    walau hanya lewat blog, namun serasa mengenal bundoku
    di dunia nyata.
    Terima kasih Bundo, telah mau jadi sahabatku.😀
    salam.

  18. Eyangresi313 says:

    Sepanjang manusia dalam hidupnya menyerahkan dirinya kepada Allah dengan niatnya ikhlas, maka seluruh gerak dan diamnya, tidurnya dan jaganya, dihitung langkah-langkah mencari ridha yang amat dirindukannya itu, yang tentunya di hambat oleh beberapa faktor, diantaranya mungkin dikarenakan miskinnya tidak memiliki uang atau lemah kondisi ekonomi dan kesehatan tubuhnya.

    Kepasrahan adalah keputusan sikap untuk tidak melakukan kesalahan yang sama seperti yang dilakukan pada masa lalu Jadikan kehidupan ini menjadi sesuatu yang lebih positif dan menyenangkan. Bahwa Hari esok akan lebih baik dari hari sekarang.

    Cerahkan hati dengan pancaran sinar Illahi
    Tebarkan kedamaian dengan cinta kasih dan kelembutan.
    Tetaplah berkarya mengisi kreatifistas dengan pancaran cahaya Illahi
    Karyamu tetap dinanti…….
    =========================================
    terima kasih eyang utk masukkannya
    yang sangat membuka wawasan bunda.
    salam

  19. KutuBacaBuku says:

    Yah, begitulah manusia, baru kembali ke Tuhan kalau udah bener2 terdesak, hufh, kutu juga gitu gak yah, Ya Allah, berilah kutu petunjuk …

    Nyesel deh seharian gak nge-net coz pasti akan ketinggalan postingan bunda yang bagus2, jadi bingung bunda dapet inspirasi dari mana aja sih bisa nulis banyak tulisan bagus tiap hari ^^
    =============================================
    duh, Kutu.
    anak bunda sejenius ini,bunda hrs terus berusaha
    agar tdk malu2in Kutu..:D😀
    salam.

  20. monda says:

    malam bunda, mudah2an kita selalu menjadi orang yang bersyukur ya bunda
    =============================================
    bunda mengaminkan doa Mbak Monda.
    salam.

  21. Isnuansa says:

    Insya Allah saya sudah memiliki segalanya Bun, jika yg dipakai ukuran standar nabi: tidur nyenyak, sehat dan bisa makan teratur.
    ====================================
    alhamdulillah, Mbak Nunik.
    sama dong dengan bunda…:)
    salam.

  22. udienroy says:

    Berkunjung lagi di malam hari bunda. Seperti biasa silaturahmi sambari blogwolking siapa tahu kunjungan susulan ini dapat bikin hati sumpringah hehe salam adem ayem mas. SELAMAT MALAM JUM’AT
    ====================================
    bunda selalu merasa bahagia dgn kunjunganmu,Mas.:D
    salam.

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s