Go to fullsize image

Hardi dan rekannya beradu tatap, kemudian menuliskan kode di atas kertas putih dan menyerahkan kepada pria di pinggir panggung. Pria itu menggeser bidak catur di papan besar sesuai langkah yang diinginkan bocah belasan tahun tersebut. Hardi dan rekannya tidak bisa melihat papan bidak itu.

Mereka bermain dengan pikiran, membayangkan, mengingat langkah sebelumnya, memperkirakan langkah lawan, sekaligus memikirkan langkah bidak sendiri guna mengunci lawan.

Permainan sebagai pembuka acara diskusi ” Optimalisasi Otak untuk Meningkatkan Sumber Daya Manusia ” yang diselenggarakan Pfizer Press Circle itu selesai setelah 12 langkah.

Permainan ”catur buta” itu bagi Hardi, yang master catur pada usia belia, tidaklah terlampau sulit. Aksi bocah itu sekaligus menggambarkan betapa menakjubkannya kerja otak.

Otak dan kecerdasan.



Salah satu pembicara diskusi, Ketua Pusat Intelegensia Departemen Kesehatan Adre Mayza mengungkapkan, intelegensia hanyalah satu kemampuan kapasitas otak.

Fungsi dasar otak antara lain melihat, merasa, meraba, bergerak, keseimbangan, mendengar, dan pengaturan fungsi organ tubuh.

Adapun fungsi luhur otak adalah seputar intelektual kognitif, ingatan, perilaku, dan emosi.

Pembentukan intelegensia terjadi ketika sirkuit-sirkuit membentuk hubungan-hubungan spesifik guna memproses informasi yang masuk ke otak, membentuk sistem.

Setiap sistem berhubungan dengan sistem lain membentuk daerah spesifik di korteks yang membentuk sistem pembelajaran otak.

Begitu mengagumkan sekaligus misteriusnya otak. Tak mengherankan, berbagai mitos seputar otak dan kecerdasan bermunculan.

Satu per satu, berbagai penelitian mematahkan mitos-mitos itu.


Mitos 1: otak berhenti berkembang pada usia tertentu.



Berbagai penelitian membuktikan, otak menumbuhkan sel-sel baru. Sel-sel otak tidak tetap seperti ketika lahir, tetapi bertumbuh.

Usia dini merupakan golden age guna mengoptimalkan potensi kecerdasan sebagai persiapan pembelajaran tingkat selanjutnya.

Adre Mayza mengungkapkan, perkembangan kognitif anak usia 17 tahun merupakan akumulasi perkembangan anak usia 4 tahun sebesar 50 persen, 4-8 tahun sebesar 30 persen, dan 9-17 tahun sebesar 20 persen. Sel baru tetap tumbuh di otak manusia dewasa.

Mitos 2, kecerdasan sepenuhnya keturunan.



Menurut Adre Mayza, kecerdasan yang dibawa sejak lahir hanya merupakan potensi atau sebagai bahan bangunan otak.

Lingkungan pada akhirnya lebih menentukan. ” Sel baru lahir dan cabang dendrit beranak pinak. Kecerdasan manusia terletak pada hubungan di antara sel-sel otak,” ujar Adre.

Mitos 3, makin tua, otak rusak.



Penuaan mengakibatkan penurunan fungsi, termasuk otak. Kadar cairan otak berkurang, kelenturan berkurang, dan kecepatan reaksi otak pun melambat.

Sel sukar membelah diri lagi. Hanya saja, yang menentukan kecerdasan bukan jumlah sel neuron, melainkan kekuatan koneksi dan arus informasi di antara mereka.

Percabangannya tetap tumbuh pada usia lanjut. ” Pembelajaran pada usia tua untuk merangsang tumbuhnya percabangan antara sel otak,” ujar Adre.

Mitos 4, hanya 10 persen.

Banyak orang berpendapat, otak digunakan hanya sekitar 10 persen. Pada kenyataannya, manusia menggunakan seluruh fungsi otaknya, tergantung dari cara memelihara, mengembangkan, dan mengoptimalkannya.

Pelihara baik-baik.


Pemeliharaan kesehatan secara keseluruhan, mulai dari suplai oksigen dan darah yang cukup dengan berolahraga, nutrisi seimbang, hingga pencegahan penyakit penyebab gangguan otak, menjadi syarat agar otak tetap sehat.

Pemeliharaan struktur otak saja tidak cukup. Fungsi dasar dan luhur otak perlu dikembangkan.

” Banyak membaca dan mempelajari hal-hal baru, misalnya, akan membentuk cabang-cabang baru. Peningkatan kemampuan yang spesifik, seperti kemampuan bahasa, perhatian, menggambar, dan mendongeng, pelatihan emosi, serta pendalaman spiritual, sangat baik untuk orang lanjut usia, ” ujarnya.

Jadi…………Jangan biarkan sel-sel otak kita menganggur….

Salam.

Referensi : health today.

Gambar :cikgufarizal.com

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

16 responses »

  1. Wong Jalur says:

    PAra ahli juga berbeda pendapat ttg otak dan kecerdasan, sebab selama ini kecerdasan selalu dinilai dari otak. Padahal mereka yg bodoh dalam pelajaran matematika tetapi ahli dalam sepakbola, menari harusnya juga disebut dengan cerdas. Untuk itulah dikenal kecerdasan multiple. Salam kenal

  2. Berarti, dari sisi aktifitas otak, banyak untungnya juga jadi Blogger ya Bunda. Bikin otak gak pernah nganggur😀

  3. guskar says:

    sayang sekali, klo kita nggak memanfaatkan otak kita dan merawatnya secara baik2. dng beraktifitas menggunakan otak, akan merangsang sel2 otak kita. yah…nggak perlu harus dng memeras otak..dengan banyak membaca atau menuangkan ide2 di blog itu pun cukup untuk mencegah terjadinya kerusakan sel2 otak kita.
    nah, untuk menghindari pencemaran otak oleh syaitan laknatullah shalat dan dzikir spt yg disarankan pakde cholik pantas untuk dilakukan setiap saat..

  4. KangBoed says:

    doooh kalau bicara mengenai otak.. sungguh ruarrr biasaaa.. apalagi HATI

  5. KangBoed says:

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang
    ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
    I Love U fuuulllllllllllllllllllllllllllll

  6. ningrum says:

    wah, informasi yang bagus sekali bunda. terima kasih
    *izin add link-nya ya bunda🙂

  7. RitaSusanti says:

    Wah benar2 benar bermanfaat nih Bunda, saya setuju dengan komen Pakde Kholik tuh. Banyak membaca, menulis, sholat zikir, maka insyaALLAH otak akan terus bergerak dan berputar…Terima kasih sharing nya ya Bunda..
    ===============================
    Terima kasih Mbak Rita,
    semoga bermanfaat ya……………….
    salam.

  8. Owh… 10 persen itu cuma mitos toh… nice post🙂

  9. nakjaDimande says:

    iya bunda.. klo lagi malas posting, aku rajin baca tipsnya bunda biar otaknya ga nganggur😀

    bunda apa sudah bikin masakan ikan plus sayuran seperti instruksi pakdhe? nah otakku langsung beku klo udah urusan masak, kenapa ya bun? hehhhee
    ======================================
    He.he………Bundoku sayang, saya juga belum,
    ide sih banyak, namun utk menuliskannya di blog yang bikin bingung,
    karena kan biasanya langsung masak tanpa memikirkan takaran bumbunya,
    maklumlah Bundoku, masaknya di rumah dgn gaya koboi…………:D😀😀😀
    salam.

  10. kuz09 says:

    Tips yang ok banget Bunda….!

    Otak memang harus diasah setiap hari dengan berfikir yang positif tentunya. Kalo berfikir utang, deket2 pesiun, mikir pengin kawin lagi dll, malah akan jadi stress hehehe….
    Salam kenal buat Bunda…
    ===================================
    he………….he………kalau mikirinnya yg seperti itu terus sih,
    bukannya cerdas, malah jadi tambah bingung sendiri……….:)🙂🙂🙂
    salam.

  11. mungkin masa balita sangat berperan penting untuk masa pengembangan otak ya bunda? terutama nutrisi? wah tips nya bisa di praktekan ini, trims dan salam bunda
    ==============================
    itu termasuk salah satu hal yg sangat penting juga ,mbak
    karena masa2 perkembangan otak bayi pada bulan2 pertama kelahiran smp dgn 3 bln itu,
    biasa disebut dgn” golden time”
    Salam.

  12. alamendah says:

    Mitos pertama ini yang sering dipercayai di masyarakat. Makanya banyak orang tua yang menjadikannya sebagai alasan jika disuruh berfikir yang berat2.

  13. Badruz says:

    sepakat sekali bunda.pola makanan juga saya kira mendukung. sebaiknya mungkin juga hindari penyedap rasa. saya nggak tahu persis. tapi sering saya dengar, penyedap rasa pada masakan bisa merusak otak…wah gak tahu nih penjelasannya.
    ================================
    wah, kalau gitu perlu dicari tahu juga ya Mas Badruz.
    apakah nyata atau hanya mitos ttg penyedap rasa ini…………
    Salam.

  14. dasir says:

    KLu pernah baca di mana yah? kalau ga salah dikoran kompas apa temppo ya bun? terima kasih bunda..salam sayang dari ananda..
    =================================
    sebagian referensinya memang diambil dr tempo Mas dasir……….
    Salam.

  15. Pakde Cholik says:

    Dengan membaca, menulis, sholat,dzikir Insy Allah otak kita akan terus berputar. Apalagi kalau tanggal tua and pensiunan, otak dan mata berputar secara silmultan ha..ha..ha mbak..mbak..mbak.
    Juga jangan lupa selalu makan otak-otak ikan tengiri, gurih wal sadap.
    Salam hangat dari Surabaya
    =======================================
    Wah, itu sih setuju banget PakDhe,
    karena kan otak dan bathin kita bisa diberi makan berbarengan yaa…..
    yg lebih sedap lagi ada PakDhe………
    gulai otak di restoran padang…………..( ikh.sereeeemmm….. ….)
    Salam.

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s