Dengan makin menjamurnya mal, orang-orang di kota besar pun terjangkit  ” penyakit ” gila belanja alias sophaholic.

Penyakit ini tak cuma menyerang perempuan saja, tapi juga laki-laki. Tak peduli eksekutif kaya maupun karyawan yang bergaji pas-pasan, ketika tampak tulisan Sale di toko semua pun jadi gelap mata.

Saking giatnya belanja, setiap akhir pekan tampak antrian kendaraan yang akan masuk ke mal atau hipermarket yang membuat lalu lintas macet.

Lalu apa saja yang bisa dilakukan untuk mengendalikan penyakit ini ? Hanya satu, jadilah pembelanja pintar.

Ini dia caranya:
1. Buat inventaris.


Sebelum kalap membeli barang2 diskon, inventaris dulu barang apa saja yang sudah Anda punya dan mana yang benar-benar dibutuhkan.

Inventarisasi ini memakan waktu satu hingga dua minggu. Caranya mudah, setiap hari saat sedang memilih outfit untuk ke kantor, perhatikan items apa saja yang dibutuhkan untuk menunjang penampilan dan padu padan apa yang bisa Anda terapkan pada barang-barang yang sudah ada.

2. Teliti.


Sudah saatnya Anda bersikap lebih teliti dan berpikir dua kali setiap akan membeli sesuatu, seperti halnya saat akan membeli televisi.

Meski yang Anda beli “hanya” sepasang sepatu, teliti baik2  segi kenyamanan, ketahanan, hingga warna baju apa saja di lemari yang akan cocok dikenakan dengan sepatu itu.

Jadi, jangan pernah membayar sesuatu sebelum Anda yakin 100 % barang itu benar2  sesuai dengan yang kebutuhan.

3. Buat perbandingan.


Setelah Anda menemukan barang yang dicari, cek harga di toko sekitarnya untuk mendapatkan harga yang termurah. Butuh waktu sedikit tak apa asalkan tak menyesal nantinya.

4. Beli yang dibutuhkan, bukan yg diinginkan !!

Para sophaholic menghamburkan uang mereka karena sifat impulsifnya. Saat baju di manekin terlihat “lucu” atau modelnya sedang tren, serta merta baju itu dibeli tanpa memedulikan apakah akan nyaman dipakai atau cocok dengan bentuk tubuh.

Untuk menghindarinya, setiap naksir barang tertentu, pastikan Anda memiliki aksesori yang sesuai atau punya padanan yang pas. Coba setiap barang yang akan dibeli dan tinggalkan bila rasanya kurang sreg.

Dengan cara ini, bukan hanya uang yang dihemat, tapi Anda juga akan mendapatkan baju yang terlihat bagus dipakai.

5. Simpan bon pembelian.


Jangan buru-buru membuang struk atau bon pembelian. Siapa tahu ada cacat yang baru ditemukan di rumah. Segera tukarkan dengan barang yang lebih berkualitas dengan membawa struk pembelian.

6. Melihat ke dalam.


Para sophaholic sering tak punya alasan jelas untuk belanja.

Terkadang belanja hanya untuk mengisi waktu luang, sedang bosan, atau mengobati kesepian.

Cari tahu lagi apa yang sebenarnya Anda butuhkan. Bila yang Anda butuhkan seorang teman, ajaklah teman atau sahabat saat berbelanja, bila yang Anda butuhkan sensasi rasa senang, alihkan perhatian pada hal lain yang punya efek sama.

Salam.


About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

11 responses »

  1. infoGue says:

    Hai, salam kenal, artikel anda ada di

    http://belanja.infogue.com/mengendalikan_penyakit_gila_belanja_

    ayo gabung bersama kami dan promosikan artikel anda ke semua pembaca. Terimakasih ^_^

  2. Zulhaq says:

    ada yang lebih ampuh bunda
    tinggal di hutan seperti saya, di jamin gak bisa shopping, karena gak ada fasilitasnya🙂
    ==============================
    bunda mau ikut tinggal di hutan deh…………:D😀😀
    Salam.

  3. Yep says:

    He…he…kadang tidak berasa ya Bun….
    Ngak taunya dah penuh tas belanjaan 🙂
    ===================================
    padahal begitu sampai rumah,
    banyak yg tdk diperlukan,
    krn belanjanya yg diinginkan, blm tentu diperlukan ya Yep……..
    salam.

  4. Tipsnya sangat bagus Bunda dan salut deh. Mungkin tambahan dari saya satu aja, bahwa selalu mengingat akan sesuatu yang berlebihan pastilah kurang baik, termasuk dalam berbelanja juga, ya kan Bund?🙂
    ========================================
    cocok, Mas…………..
    dan,……………. sudah pasti kantong jadi bolong atau
    tagihan kartu kredit makin menggila……………..:D😀😀😀😀
    Salam.

  5. casrudi says:

    Yeeee… Hehehe… saya perlu kasih tahu sama calon istri saya nih Bun… wkwkw… Makasih bunda tips nya yah… banyak sekali tips disini, pengennya di komentarin semuanya…🙂
    ===============================
    saya yakin, pastinya calon istri Kang Cas,
    nggak ” gila belanja” ya………:)🙂🙂
    Salam.

  6. blogpopuler says:

    Tipnya boleh juga Bunda.Untung tempat tinggal saya jauh dari mall jadi ada minat tapi mikir2 untuk kemall.
    ==============================
    jadi, nggak kena ” penyakit ” gila belanja ya Mas……..:D😀😀
    Salam.

  7. Belajar SEO says:

    Kalau aq cara ngatasi gila belanja y jgn bw duit bnyk2. Itu aja pas di mall tetep aja kepingin.. Kadang niatnya beli ini, e mlh yg dibeli brng lainx
    =================================
    ha….ha……….:D😀😀
    memang benar Mas, magnet belanja
    itu susah juga mengontrolnya ya……….
    Salam.

  8. daniatiwi says:

    Hehe…jadi commentator yg ke2 nich. Asyiecc……jadi bisa langsung dibaca n di reply. Sempetin waktu bwt mampir ke blog tiwi ya, Bunda…
    =============================
    insyaAllah, Mbak tiwi……….
    terima kasih sudah mampir……………..
    Salam.

  9. makngah lena says:

    Lam hangat , Bunda ..
    mengalihkan rasa senang bisa dengan ngenet ya, bunda..
    Biasanya habis jam kantor mampir dulu ke mall , siapa tahu ada “sale” gila-gilaan . Tapi kalo udah ngegandrung ngenet, habis jam kantor mending cepet pulang , deh..
    Salam..
    =====================================
    rasa senang nya dapat,
    kalau mau dapat uang juga bisa………….:)🙂🙂
    Salam.

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s