Bila Anda memiliki pasangan yang memiliki selera yang sama dengan Anda, tentu hal ini patut disyukuri. Anda bisa menonton konser musik, menonton film, atau makan di restoran, selalu bersama-sama, karena persamaan minat dan selera tadi.

Namun bila tidak pun, tak menjadi masalah. Banyak kok, pasangan yang memiliki sifat yang bertolak belakang, atau selera yang jauh berbeda, namun tetap dapat menjalani hubungan dengan harmonis.

Bila Anda sedang mencari pasangan, perlu Anda ketahui bahwa persoalan minat atau selera bukan hal yang terpenting dalam soal hubungan. Atau dengan kata lain, bukan hal yang prinsip.

Hubungan yang indah seringkali juga dibangun atas dasar perbedaan. Yang perlu disamakan adalah visi, harapan-harapan, atau tujuan dalam hidup. Bila tak memiliki kesamaan tujuan dalam hidup perkawinan, bisa dipastikan hubungan Anda tak akan sejalan.


Oleh karena itu, tak perlu khawatir jika Anda menyadari punya banyak perbedaan dengan si dia. Pada intinya, ada 5 macam selera atau pandangan yang tak harus sama-sama Anda berdua miliki, yaitu:

1. Selera musik.

Go to fullsize image
Minat dalam hal budaya pop memang yang paling mudah dikenali. Si dia menganggap selera musik Anda terlalu feminis, karena Anda menyukai Paula Cole, Sarah McLachlan, atau Gwen Stefani.

Sedangkan Anda tidak mengerti apa bagusnya lagu2 rock jadul yang kerap didengarkan oleh si dia. Namun perbedaan soal selera dan wawasan musik bukan sesuatu yang akan menimbulkan konflik dalam hubungan.

2. Selera intelektual.

Go to fullsize image
Salah satu tempat kencan Anda berdua adalah toko buku yang menyediakan kafe, sehingga Anda dapat membaca sambil ngopi. Si dia gemar membaca buku-buku politik atau kemiliteran, sementara Anda lebih suka membaca novel-novel roman picisan keluaran Harlequin.

So what ? Setidaknya Anda berdua sama-sama dapat menikmati momen ngopi sambil membaca. Yang menjadi masalah adalah jika si dia ternyata tidak suka membaca, dan bete berat jika Anda  masuk ke toko buku.

Anda juga bisa ilfil dengan pria yang alergi buku seperti ini.

3. Selera pertemanan.


Si dia dan gerombolan teman-teman eks kuliahnya dulu tak beda dengan tabiat Ben Stiller atau Owen Wilson dalam film-film mereka. Mereka senang bercanda dan bertindak konyol, “bego-begoan“, pokoknya slapstick banget.

Sementara pertemuan Anda dan teman-teman diramaikan dengan obrolan seputar infotainmentDesperate Housewives, atau big sale. Belum tentu Anda tidak bisa nyambung dengan gaya si dia seperti itu.

Besar kemungkinan pria yang senang bercanda konyol seperti ini hanya ingin melepaskan penat, atau mengenang masa-masa muda yang tak akan mungkin kembali.

4. Kebiasaan menyimpan atau menggunakan uang.


Anda memang harus hati-hati saat memilih pasangan, jangan sampai si dia seorang yang sering terlibat hutang, misalnya. Namun, boleh percaya boleh tidak, penelitian menunjukkan bahwa orang yang rajin menabung biasanya akan tertarik pada orang yang suka menghabiskan uang, dan begitu sebaliknya.


Para profesor di Wharton School of Finance dan Northwestern University mengatakan bahwa pasangan penabung dan pemboros hanya merupakan contoh lain pasangan yang punya sifat bertolak-belakang. Sama halnya dengan pasangan si pendiam dan si ceriwis, si gesit dan si lelet, dan seterusnya.

5. Selera penampilan.


Jika Anda menyadari selera berpakaian si dia yang payah, Anda bisa kok melakukanmake over untuknya. Jadilah stylist pribadinya. Tentu, Anda tak harus melakukan perubahan yang drastis, karena si dia pasti akan langsung menolak.

Tetapi bila setelah sekian lama si dia tak mau mengubah penampilannya, ya sudah biarkan saja.

Bagaimana dengan Anda ? Apakah yang membedakan Anda dengan si dia ?

Salam.

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

5 responses »

  1. pakacil says:

    Apakah yang membedakan Anda dengan si dia?
    jawabnya: Lampu dan Kipas Angin… hehehe…
    saia gak bisa tidur kalo tanpa lampu + kalau kena angin dari kipas angin. sementara, si nyonya kalau tidur harus gelap + pakai kipas angin.
    akhirnya ya kompromi: pake lampu dan kipas angin, biar 1-1.😀
    ==================================
    he……………he…………ternyata solusinya mudah sekali
    kalau saja tidak saling egois ya Pakacil.
    Salam.

  2. Yep says:

    Bener sekali Bun….tidak ada manusia yang cocok seperti baut dan mur …..

    Yang penting bagaimana kita mencocok2annya ya ? 🙂
    ================================
    Benar Yep, selama bukan yg prinsipil
    kan nggak masalah ya………………
    Salam.

  3. guskar says:

    setuju banget saya bun…
    ini selera saya yg membuatnya cemberut :
    musik : campursari, tradisional
    buku : novel sejarah masa lalu, atau yg bernilai sastra
    teman : ini jelas nggak cocok aja…
    penggunaan uang : merasa yg mencari, jdnya boros he..he..
    penampilan : kadang terlalu kasual di acara resmi..
    =======================================
    namun begitu, tetap tidak masalah ya Gus………
    yang penting Gus kan tetap comfort ……..:D😀😀
    Salam.

  4. Iksa says:

    Ah ah ah … setuju Bunda … hal-hal seperti ini bukan sesuatu yang paling penting dalam hubungan ….
    ================================
    selama tidak yg prinsipil, ok ok aja ya Pak Iksa………….
    Salam.

  5. Biasanya kalo masih tahap PDKT, perbedaan itu tidaklah jadi masalah atau penghalang utk keduanya. Masalah biasanya timbul kalo udah jalan beberapa lama, baru deh keluar sifat asli dari keduanya. Bener gak Bunda?🙂
    =====================================
    itu sih bener banget, kebanyakan kalau sudah
    begitu , kalau tdk berjiwa besar dan berusaha saling memahami
    dengan kasih sayang,maka apa yg diidamkan utk rumah tangga
    sakinah, mawwadah wa rohmahnya , nggak kesampaian.
    Salam.

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s