Go to fullsize image

Pertandingan tinggal menunggu peluit akhir ditiup wasit. Namun, justru di detik2 terakhir itulah John Arne Riise membuat kesalahan fatal, sebagai pemain belakang bukannya menjauhkan bola dr daerah pertahanan, dia justru menjebol gawang sendiri, hal yg paling ditabukan dalam sepak bola.

Gara2 gol salah sasaran itulah , timnya, Liverpool , gagal menaklukkan Chelsea di semi final piala Champion.

Cerita tahun lalu itu rupanya amat membekas di benak bek kiri yg kini bermain untuk As Roma. Disebuah situs internet, dia sempat curhat , betapa setelah kejadian itu , satu pertanyaan kerap muncul di benaknya ; ” Hal buruk apa lagi yg akan kuhadapi besok ? ”

Beruntung Riise bukan pemain kacangan , begitu muncul, pertanyaan itu langsung disikatnya dengan pertanyaan tegas, juga di dalam hati  : ” Saya akan hadapi hal buruk apapun yg terjadi besok ”  Berkali2 hal itu terjadi.

Kisah Riise mengingatkan saya pada ucapan Ted Menten, penulis sekaligus kreator TV Show Amerika Serikat :

” Seringkali jawaban atas sebuah pertanyaan , ada pada pertanyaan itu sendiri. Jawaban atas ” what can you do ?” misalnya , bisa dengan mudah ditemukan pada kalimat sederhana  ” do what you can ”.


Jika dari 4 kata tadi kita bisa merangkai kalimat2 afirmatif yang lebih tegas , mengapa harus membuat kalimat tanya yang hanya membuat hati ragu ? Karena seperti yang disitir oleh Ted Menten , kadang jawaban atas pertanyaan itu sebenarnya sudah kita punyai, di benak maupun di hati.


Jadi, lain kali, jika berhadapan dengan teman atau kerabat yg sedang kesusahan dan kita yakin dia butuh bantuan, barangkali lebih baik kita langsung berkata :


” Saya akan coba bantu sebisanya ” ketimbang ” Ada yang bisa saya bantu ? ”

Kadang kita tak perlu banyak bermain dengan pertanyaan.


Salam.


About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

6 responses »

  1. Pakde Cholik says:

    Lha katanya kalau malu bertanya sesat di jalan. jadi ya bertanya mulu.
    Salam hangat dari Surabaya

  2. guskar says:

    sebelum obama mempopulerkannya, saya dan teman2 punya jargon untuk melayani customer kami : yes, we can!! ampuh benar kalimat ini di teamwork saya bun..

  3. perigitua says:

    haddirrrrrrrrrr…

    hhmmm…. mantap bun…

    cu.

  4. ais ariani says:

    bunda,
    maap saya sudah lama tidak ke tempat bunda..

    makin banyak artikel inspiratif di sini yah,
    termasuk yang ini bun,

    bagian dari positive thingking, mungkin?

  5. Wandi thok says:

    Bener bun, mari kita membiasakan mengkritisi dengan memberi solusi, bukan sekedar mencela, apalagi malah mencela-mencele ya bun. Wakaka

  6. bibit m says:

    Pe tro maaaxxxx lg deh Bun.
    Aq inget pelakunya John Arne Riise (Norwegia) … tewaslah Liperpul … aq jg tdk bisa membantu, kecuali tetap jd supporter setia

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s