Saat menjelang Lebaran, tentunya anda tak sabar menunggu Tunjangan Hari Raya (THR) masuk ke rekening. Kebutuhan meningkat menjelang Lebaran terkadang membuat anda tak sadar tiba-tiba THR langsung lenyap.

Bahkan setelah liburan berakhir, tiba-tiba anda merasa menjadi bangkrut? Apakah kebutuhan sehari-hari yang tiba-tiba sulit anda penuhi?

Parahnya lagi, mungkin anda justru terpaksa berutang pada saudara atau teman setelah bulan sebelumnya anda mendapatkan THR. Lalu kemana larinya uang banyak yang kita peroleh sebelum libur hari raya ini?

Bila kita tidak ingin bangkrut setelah lebaran, caranya adalah menyisihkan atau menabung sebagian dari THR. Tapi mungkinkah THR ditabung? Jawabannya sangat mungkin!

Hal itu dikarenakan pemasukan bersifat terbatas sedangkan kebutuhan dan keinginan bersifat tidak terbatas. Salah satu hal yang menyebabkan seseorang sulit menabung adalah karena kita tidak mempunyai tujuan keuangan.

Tanpa tujuan keuangan yang spesifik, maka tidak ada dorongan atau motivasi untuk mencapai apa yang diidamkan selama ini.


Berikut ini tips agar uang THR anda tidak mudah habis:

Pertama,

berusaha menjadi lebih bertanggung jawab. Setiap orang sebenarnya bisa mengatur keuangan pribadi atau keluarganya. Baik anda yang memang sudah pintar menabung, atau anda yang masih punya kebiasaan boros. Sebenarnya bisa menabung, syaratnya mau berusaha.

Kedua,

menjadikan menabung sebagai prioritas sebelum berbelanja. Menabung lah sebelum berbelanja keperluan hari raya. Sisihkanlah paling tidak 10 persen dari THR anda.

Ketiga,

mempunyai kontrol diri yang ketat. Hindari pengeluaran-pengeluaran yang tidak perlu. Kalau kita ingin bisa menabung dengan baik, kita harus bisa hemat.

Keempat,

memisahkan rekening tabungan dari rekening penerimaan gaji dan kebutuhan harian. Karena bila anda menyatukan tabungan untuk kebutuhan harian dan tabungan untuk tujuan masa datang dalam rekening, maka bisa jadi anda menemui kesulitan untuk menyisihkan sebagaian dari tabungan tersebut.

Salam.

Sumber : Vivanews

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

12 responses »

  1. Gaya hidup konsumtif memang sudah jauh dari makna hari Raya khususnya Idul Fitri. Kita cenderung boros dan menghambur2kan uang dalam menyambut even lebaran. Baju baru, makanan melimpah dsb..dsb.. cape’deh…
    ===================================
    Padahal, belum tentu barang itu dibutuhkan,
    hanya karena keinginan membeli,………….
    Salam.

  2. Pakde Cholik says:

    Soalnya kita selalu saja membeli barang yang kita inginkan, bukan yang kita butuhkan. Tujuan ke mall hanya mau beli daster saja, namun pulang sudah membawa mixer,rice cooker, hamburger, hair dryer segala mbak.
    Salam hangat dari Surabaya
    ======================================
    ha…………..ha……….:DπŸ˜€πŸ˜€
    bener PakDhe…………….
    itu namanya ”belanja berjamaah” ngajak2 barang2 yg lain tuk dibeli…………
    Salam.

  3. Yep says:

    Semoga cukup Bun πŸ™‚

  4. casrudi says:

    Diantara banyak artikel disini saya tertarik dengan yang ini Bun… Hehehe… Tau aja Bunda…

    Tips yang nomer 4 belum dilaksanain, saya cuma punya satu-satunya rekening yang aktif… Buat gaji dan pengeluaran jadi satu rekening, iya juga sih ada efek boros disana karena tidak ada prioritas untuk menyisihkan…
    ===================================
    THR yg utk bunda , sudah disiapin juga khan………..????
    terima kasih Kang Cas…………( ge-er mode on ).
    Salam.

  5. blogpopuler says:

    hahahaha..tipnya mo diterapkan bunda, tapi sudah keburu habis THRnyaπŸ™‚
    ============================
    yaaa……….hh kok bunda nggak kebagian ya…………hiks…….hiks……..
    Salam.

  6. nakjaDimande says:

    Bundaaa, maafkan aku off seharian kemarin, ternyata tips bunda udah banyak niyh..

    klo cuman lebaran di Bukittinggi saja, kondisi keuangan aman bun.. paling cuman keluar buat keperluan konsumsi sama ngasih angpau anak-anak. beli baju baru udah ga napsu lagiπŸ˜€
    ==============================================
    ho ….ho….senangnya bundo ku sayang datang………:DπŸ˜€πŸ˜€πŸ˜€
    Bundo, kalau baju kayaknya masih banyak yg belum dipakai ya………
    utk apa beli lagi ……….
    kalau begitu nanti Bundo kirim yg ”aman” itu ke jakarta…….
    disini kalau sudah lebaran langsung kondisi keuangan ” siaga satu”
    karena banyak keponakan dan cucu menanti angpau………..
    angpau ku dr Bundo saja ya……………:DπŸ˜€πŸ˜€
    Salam.

  7. rahma says:

    wah tipsnya hebat, terima kasih ya,πŸ™‚

  8. guskar says:

    ketentuan normal, besarnya THR = 1 bulan gaji. tindakan yg tidak normal THR habis hanya untuk kebutuhan lebaran yg cuma 2 hari saja. jd, untuk menghindari THR nggak cepat habis sadarilah bahwa itu bukan uang yg turun dari langit, tp konsekuensi dari hasil jerih payah kita dalam bekerja selama ini dan bacalah tips bunda di atasπŸ™‚πŸ˜›
    =====================================
    ha………ha……….:DπŸ˜€πŸ˜€
    setuju…………………………
    Salam.

  9. bibit m says:

    THR = taman hiburan rakyat?
    ato tebar huang recehan?
    ——————————————
    ikh……..maksa deh yg kedua tuh…………:DπŸ˜€πŸ˜€
    Salam.

  10. zipoer7 says:

    Salam Takjim
    THR sungguh 3 huruf yang membahagiakan si penerima, jangan hitung besarnya, jangan ukur fungsinya. Semua itu sebagian kecil rezki yang harus disyukuri, gunakanlah seperti apa yang disampaikan bunda, agar kita tidak merugi
    Salam Takjim Batavusqu
    ====================================
    Tetapi….mana ya URL nya Mas…??
    setuju Mas, jangan lihat jumlahnya…………..
    tapi………..kalau banyak ya mau juga sih………….:DπŸ˜€
    Salam.

  11. Wandi thok says:

    Sayangnya sekarang pemkab nggak musim THR bun, termasuk KendalπŸ˜†
    =================================
    Tuh kan……………Pak Guru……………
    bunda padahal dah nunggu2in kiriman THR nya lho………………:)πŸ™‚
    Salam.

  12. Wandi thok says:

    Betul bun, makasih tipsnya nggih.πŸ™„
    ============================
    Sama2 Pak Guru……………….:DπŸ˜€πŸ˜€
    semoga manfaat ya…………….
    Terus bunda kok belum dikirimin THR nya yaaaa………………..( misuh2 mode on )
    Salam.

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s