Go to fullsize image

1. Bisakah Soda Membunuhku? Jika maksud Anda, bisakah menimbulkan kanker, jawabannya mungkin tidak. Diabetes ? Kelihatannya tidak. Osteoporosis ? Mungkin.

Minuman bersoda juga berkaitan dengan penambahan berat badan. Penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa mengkonsumsi beberapa minuman bersoda dalam sehari bisa memperlemah tulang dan meningkatkan berat badan, walaupun alasannya belum jelas.

Marion Nastle, Ph. D, ahli nutrisi dan penulis  ”What to Eat ” dan ” Food Politics ” berkata :

” Saya lebih suka gula asli, pemanis lain mengandung zat kimia dan hanya buatan, saya juga tidak yakin akan efektivitasnya dalam membantu orang mengurangi kalori.”

Sebuah studi yang dipublikasikan tahun ini mengindikasikan kebalikannya: pada binatang pengerat, paling tidak, ada bukti bahwa pengganti ini mempengaruhi kemampuan tubuh dalam menerima asupan kalori, yang bisa memicu tindakan makan berlebihan.

2. Apakah jenis makanan terbaik ? Maaf, tidak hanya satu.

Lupakan info-info terbaru yang mengatakan bahwa blueberry, cokelat, daging, atau anggur merah dapat memberi manfaat khusus.

Ya, makanan-makanan ini sehat, tetapi hanya sebagian dari diet yang diperlukan tubuh. Jangan terpengaruh dengan info tersebut. Anda tidak harus mencari makanan tersehat yang baru, anda cukup makan dengan benar serta dgn porsi yg tepat.

3. Akankah vitamin D menyelamatkan hidupku ? Haruskah mengkonsumsinya 4 kali sehari sesuai dosis yang direkomendasikan?

Go to fullsize image

Bukti pertumbuhan tubuh mengisyaratkan bahwa vitamin D dengan dosis tinggi tidak hanya membantu menjaga tulang tetap kuat tetapi juga mengurangi risiko kolon, ovarium, dan kanker payudara, serta penyakit lain seperti diabetes dan skelerosis.

Banyak dari kita kekurangan vitaman D karena kurang terpapar cahaya matahari serta diet yang tidak menyertakan sumber protein yang bagus (ikan berlemak seperti salmon, mackerel, tuna, serta susu dan sereal).

4. Haruskah saya berhenti mengkonsumsi tuna  dan salmon?

Go to fullsize image

Berdasarkan sebuah studi yang dipublikasikan di Journal of the American Medical Association, ikan tuna putih juga mengandung merkuri dan ibu yang sedang mengandung direkomendasikan untuk mengkonsumsi tidak lebih dari 6 ons per minggu. Walaupun salmon tidak menunjukkan risiko mengandung merkuri, tetapi diperkirakan mengandung komponen industri .

Salam.

Sumber: (*/oprah/*/media hidup sehat).

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

6 responses »

  1. Zulhaq says:

    pokoknya makan yang halal aja, gak berlebihan. mengikuti sunah rasul aja “berhenti sebelum kenyang”.
    =============================
    Ilmu adab makan yg baik dr junjungan kita Rasulullah………….
    Salam.

  2. perigitua says:

    haddiirrr….
    malam2 mengunjungi sahabatku sayang… adakah secangkir kopi tuk menghangatkan badan…

    hadoww.. salmonnya kena limbah industri ya bun. padahal enak banget lho bun, dulu salmon makananku sehari2 wkt di belgia dulu, mo yang lain takut jatuhnya haram…
    sayang sekali…

    cu…
    ===============================
    Ya kalau salmon, diluar negeri tdk mahal, enak dan gurih
    kenapa kalau disini mahal sekali ya harganya, Mas
    padahal banyak sekali terdapat di negeri kita.
    Salam.

  3. Yep says:

    Wah..jadi bingung setelah membaca postingan ini Bun…
    Terbolak labik dengan info yang sering kita baca ya ? 🙂
    ===================================
    jangan bingung dong Yep………
    yakini saja dgn hati sendiri…….:)🙂
    Salam.

  4. abifasya says:

    Semua makanan yang halal dan thoyib insya Allah akan menyehatkan jika tidak dikonsumsi berlebihan.
    Salaaaaaaaaaaaaaaam

    =======================
    Sangat setuju ,Mas……..:D😀
    Salam

  5. ~noe~ says:

    ikan tuna itu ikan tongkol, bukan?
    kayanya banyak juga di pasar kita dan kita sering memakannya juga.
    ============================
    ya, memang, agak mirip Mas Noe.
    tuna dagingnya agak lebih merah
    dibanding dgn ikan tongkol………
    Salam.

  6. kawanlama95 says:

    bagus artikelnya,met pagi

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s