Dokter sepertinya punya sesuatu yang mereka sembunyikan dari Anda. Dengan mempelajari bahasa yang dipakai para dokter Anda akan bisa sembuh lebih cepat. Institute of Medicine melakukan sebuah studi dan menemukan bahwa 90 juta orang Amerika tidak mengerti apa yang diucapkan oleh dokter mereka.

Berikut ini, menurut Mehmet Oz, MD, profesor dan wakil kepala bagian bedah di New York-Presbyterian di Columbia University dan Penulis buku You: Staying Young, juga kerap muncul di acara ” The Oprah Winfrie Show ” . Tips mudah menerjemahkan ucapan/nasihat dokter:

1. “Bila Tidak Sembuh Dalam Waktu 1 Minggu, Temui Saya Lagi Ya.”

Artinya : “Saya memberi Anda obat X. Ada kemungkinan ini bisa berhasil, ada kemungkinan tidak.”

Tanggapan Anda : “Apakah skenario terburuk untuk kasus ini?” Bila dokter itu benar-benar ingin bertemu Anda minggu depan, berarti dia sedang menimbang-nimbang penyakit yang Anda derita. Karena waktu seminggu sudah cukup bagi seorang dokter untuk mencoba memberikan pengobatan yang baru. Setiap pengobatan memiliki reaksi yang berbeda pada setiap orang.

2. “Anda mungkin harus mempertimbangkan mengikuti tes untuk mengetahui tingkat stres Anda.”

Artinya : “Tingkat stres Anda tinggi sekali.”

Tanggapan Anda“Apakah tes ini harus dilakukan secara rutin, atau apakah Anda khawatir akan terjadi sesuatu pada saya?” Uji tingkat stres adalah sebuah tes yang memiliki tingkatan. Hasil dari tes ini memberi jawaban atas pertanyaan : “Seberapa jauh Anda bisa menerima tekanan dan apakah Anda sudah seperti bom waktu yang siap meledak?”

3. “Sebaiknya Anda menurunkan sedikit berat badan Anda.”

Artinya : “Kalau Anda tidak segera mengurangi makan, Anda akan terkena diabetes.”

Tanggapan Anda“Apakah tekanan darah saya tinggi, punya gejala diabetes, dan kadar kolesterol yang tinggi?” Untuk semua masalah tersebut di atas, pemecahan awalnya adalah penurunan berat badan. Jangan tunggu sampai dokter Anda menyuruh Anda menurunkan berat badan. Ukur lingkar pinggang Anda sendiri, ukur mulai dari pusar mengelilingi perut. Bila angka yang ditunjukan lebih dari setengah dari tinggi badan Anda, Anda sudah kelebihan berat badan.

4. “Kita punya beberapa pilihan.”

Artinya : “Pilihan-pilihan yang kita miliki tidak begitu baik.”

Tanggapan Anda“Apakah keburukan atau masalah dari tiap-tiap pilihan itu?” Bila dokter memiliki jalan keluar yang dianggapnya paling baik, dia tidak akan menawarkan pilihan lain.

5. “Saya ingin melakukan beberapa pengujian terlebih dahulu.”

Artinya : “Saya sedang mengulur waktu karena sebenarnya saya tidak tahu apa yang terjadi pada diri Anda.”

Tanggapan Anda :“Diagnosa apa yang Anda cari dalam tes-tes ini?” Seperti semua orang, dokter juga sering mengalami situasi dimana dia merasa semua itu tidak mungkin. Tugas Anda sebagai pasien adalah memastikan hal tersebut. Dokter Anda harus bisa memberikan sebuah penjelasan yang menerangkan hasil yang bisa didapat dari rangkaian tes yang akan dilakukan pada Anda. Bila rangkaian tes itu tidak terdengar logis bagi Anda, sebaiknya Anda beri tahu pendapat itu pada dokter Anda.

6. “Anda butuh second-opinion.”

Artinya : “Second-opinion biasanya akan mengubah diagnosa dan pengobatan.”

Tanggapan Anda“Bila saya ke dokter spesialis lain, bisakan Anda memberitahu saya pengobatan jenis apa yang mungkin ditawarkan oleh dokter itu?” Dokter yang baik seharusnya bisa menawarkan alternatif pengobatan selain yang ia sarankan.

Salam.

Sumber: health today.

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

10 responses »

  1. Yep says:

    He…he…kesimpulannya jangan terlalu menanggapi ucapan sang dokter tersebut ya Bun ?

    Emang bener sih kayaknya 😆

    ============================
    Dengan kata lain, jgn sampai
    salah menafsirkan ya Yep……….
    Salam.

  2. Rama says:

    waduh,tulisannya aja gak bisa dibaca apalagi orangnya…
    jakkakakakak

    ===============================
    Nggak usah dibaca Mas,
    tapi……tebus di apotik terdekat………..:D😀😀
    Salam.

  3. Pakde Cholik says:

    Saya pribadi Alhamdulillah tak terlalu sering berurusan dengan dokter. Kalau sakit yan tak serius saya gunakan cara untuk mengatasinya dengan jadori ( jadi dokter sendiri).
    Salam hangat dari Surabaya
    ===========================================
    Alhamdulillah, Ya Pak.
    Memang benar, kesehatan adalah rejeki yg harus terus disyukuri,
    dgn menjaga kesehatan, kita sudah mewujudkan rasa syukur itu.
    Semoga kita semua diberi rejeki kesehatan oleh NYA, amin.
    Salam.

  4. kolojengking says:

    Kadang saya sendiri gak yakin dengan kemampuan kebanyakan dokter Bunda. Mereka bekerja taruhannya nyawa pasien namun kok kadang saya merasa dokter kurang sungguh-sungguh saat mendiagnoa penyakit ya bunda? Mereka memvonis jenis penyakit kadang hanya berdasarkan gejala, tanpa melalui pemeriksaan lebih lanjut.

    Salam Bunda.🙂

    ========================================
    InsyaAllah, semoga tidak ada dokter yg seperti itu ya Mas Kojeng…………….
    Semoga kita selalu diberi kesehatan olehNYa.
    Salam.

  5. @Noe, saya merasa wajib memberi tahu Anda bahwa penggunaan bahasa ambigu bukan usaha dokter buat lari dari tanggung jawab.

    Kami dokter, bukan Tuhan. Kami hanya berupaya yang terbaik, bukan memberikan hasil yang terbaik.
    Menyelesaikan masalah pasien bukan sekedar memberikan obat, tapi juga berupa mengatakan hal-hal yang bisa menenangkan pasien. Artinya kalau ada kabar buruk tentang pasien itu, kami tidak akan mengatakannya secara blak-blakan, tapi gunakan kalimat yang tidak menyiratkan berita negatif. Di sinilah perlunya bahasa ambigu.

    @Bunda, tolong jangan diprasangkakan bahwa ada kemungkinan dokter bicara karena disuruh oleh penyuplai obat. Itu ide yang menusuk sekali, sama saja menuduh dokter bermain tidak etis. Tidak semua dokter seburuk itu, Bu.

    =================================================
    Terima kasih Ibu Dokter Vicky atas penjelasannya
    dan tanggapannya ttg tulisan saya ini, saya sangat menghargainya.
    Namun begitu, saya harap agar Ibu Dokter Vicky mengecek kembali
    jawaban yg saya tulis, dimana saya mengatakan “tidak semua dokter” bersikap ambigu, mungkin saja krn ada tuntutan dr Rumah sakit dimana mereka bekerja, bukan dr Dokternya sendiri.
    Tidak ada terniat sedikitpun, berprasangka buruk terhadap profesi seorang dokter.
    Utk saya pribadi,profesi dokter sangat mulia,krn membantu orang lain dgn keahliannya.
    salam.

  6. ~noe~ says:

    artinya dokter2 itu dilatih untuk memakai kalimat yang ambigu?
    atau ini pembawaan profesi saja atau bagian dari pembelaan diri?
    aneh2 saja cara orang menghindari tanggungjawab😐
    ================================
    Mungkin banyak kemungkinan nya ya Mas Noe.
    ada yg krn perintah dr RS atau mungkin juga
    karena dr penyuplai obatnya sendiri…….
    tapi, nggak semua dokter kok begitu ya………….:)🙂
    salam

  7. BundaPreneur says:

    Saya kasih obat plg tokcer.,:-D artinya: yg paten plg mahal .,:-Dtanggapan saya: yg generik aja Dok

    ==============================
    Sama dong kita ya …….:D😀
    emang beli merek ?…,kan beli obat………
    salam.

  8. Babesajabu says:

    Hehehe, ternyata bukan cuma orang Indonesia yg susah ngerti bahasa dokter ya?

    ============================================
    Begitulah kira2 Babe,
    selama masih berstatus pasien……he…he….:)🙂
    salam.

  9. nakjaDimande says:

    bunda, ucapanku tak perlu diterjemahkan lagi.. semua apa adanya. percayalah.. **hihhi, semoga bunda percaya

    =================================
    Tapi………walau tanpa terjemahan lagi Bundo,
    kalau disuruh mangap………….rasanya mau lari……………..
    ampunkan ambo Bundo……………..:)🙂🙂
    salam.

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s