–>Ketergantungan pada seseorang sering muncul pd setiap tahap kehidupan manusia, agaknya ini berkaitan dengan manusia sebagai makhluk sosial , sehingga membutuhkan orang lain disekitarnya.

Saat masih kecil misalnya, orang tua menjadi penentu arah kehidupan, begitu remaja pengaruh teman (peers) mempengaruhi keseharian, menjelang dewasa , pasangan dan pekerjaan ikut ambil bagian. Belum lagi saat berumah tangga, anak menjadi segalanya di mata kita.

Keinginan utk merasa dibutuhkan, diterima lingkungan, dan mendapat pengakuan, membuat seseorang bersedia mengalahkan keinginan pribadi demi kepentingan lain.

Padahal, kalau mau jujur, tak ada yg menugaskan selain diri anda sendiri. Pujian, perhatian dan penerimaan menjadi rewardnya, rasa itulah yg membuat ketergantungan.

Mungkin, awalnya menikmati, tapi jika selalu dituruti, <!–more–>akhirnya anda sendiri yg kewalahan . Karena, tuntutan dari luar itu tidak akan pernah habis, sementara kemampuan anda utk memenuhinya terbatas. Membiarkan langkah selalu dipengaruhi pihak luar, juga menjadikan penghargaan terhadap diri sendiri ikut merosot tajam.

Juru kontrol keputusan kita bisa berbagai macam bentuknya, misalnya :

1.Anak, dengan dalih yg kita buat sendiri ” karena ingin memberikan yg terbaik “.

2. Pasangan, karena dia tempat saya mendapatkan rasa aman.

3. Orang tua, karena orang tua selalu benar dan tak akan menjerumuskan.

4. Pekerjaan, utk mempertahankan kemandirian ekonomi dan prestasi.

5.Teman, karena enggan kehilangan tempat curhat.

Sulitnya, terlalu memikirkan diri sendiri bukan hal lazim didlm budaya kita, prinsip kekeluargaan dan tepo selira merupakan nilai yg masih dianut sampai sekarang.

Hal seperti demikian, tidaklah buruk, akan tetapi paling tidak kita bisa  punya waktu utk mengenali diri sendiri secara lebih mendalam. Tak perlu memakan waktu berjam2, minimal anda punya waktu setiap hari utk berdialog dengan hati nurani, tanpa gangguan.

Waktu seperti ini diperlukan utk memahami alasan ketergantungan, tentang apa sebenarnya yg anda cari dan perlukan. Contoh ; utk menghalau rasa kesepian tdk harus selalu gaul dengan sahabat, melainkan bisa lewat keluarga, kelompok hobi, atau teman sekantor.

Begitulah, menjadi seseorang yg independen juga artinya bisa merasa puas dengan diri sendiri, sanggup merumuskan kriteria berbeda berdasarkan takaran sendiri, bukan sudut pandang orang lain.

Seorang istri yg baik misalnya, tidak melulu diukur dari seberapa patuh kepada suami, namun bisa juga dilihat dr kemampuan menyokong karier suami, jadi ibu yg mengasihi anak atau teman diskusi suami.

Inilah sebagian tanda2 ‘bos ‘ hidup anda, bukanlah diri anda sendiri :

1. Sering bergantung pada pengakuan/pujian dr luar utk menjadi percaya diri.

2. Tetap kurang bahagia meski mendapat apa yg diinginkan, ini bisa terjadi krn anda kurang waktu utk pribadi.

3. Anda tidak pernah sanggup menolak permintaan orang lain, seolah2 anda bertanggung jawab utk segera memenuhinya.

4. Bila ditanya hal apa yang membuat anda bahagia – suami/istri, pekerjaan, anak – anda sulit /tidak bisa menjawabnya.

Salam.

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

34 responses »

Comment navigation

  1. Abdul Cholik says:

    Jika boleh dianalogikan dengan lingkungan militer maka :
    -Panglima Tertinggi kita adalah Allah Swt.
    -Commander in Chief :Rasulullah Saw
    -Comamnder : hati kecil kita.
    Dengan ketiga hal diatas Insya Allah gak neko-neko.

    Salam bunda
    —————————————————
    cocok banget itu pak cholik.
    setuju 100%.😀🙂🙂
    salam.

  2. casrudi says:

    Oke Bunda…😀

    Selamat Pagi… Mau ambil nasi kuning, boleh?…

    ————————————————–
    selamat pagi kang cas.
    duuu….h senangnya…🙂🙂🙂
    pagi2 kang cas sudah ”say hello”
    boleh….boleh… silakan kang.
    tapi, karena kawan, nggak apa apa lah
    sekali ini gratis…tis…tis…….tis.
    salam.

  3. casrudi says:

    Saya salah satu orang yang engga bisa nolak permintaan teman… Sy sudah usahakan, tapi tetep perasaan ga enak hati ada kalo engga ngasih… Walau kadang akibatnya bisa menimbulkan kerugian, tapi tetep ngasih lagi ngasih lagi… rasa-rasanya teman bisa dianggap bos… Ada solusi Bun?…. makasih

    ————————————————————
    mungkin karena kang cas seorang teman
    yg sangat baik dan juga sangat menghargai sebuah
    pertemanan, memang seribu teman itu terlalu sedikit,
    sedang 1 musuh itu sudah terlalu banyak.
    solusinya mungkin menjalankan skala prioritas dlm
    menjalani pertemanan kang.
    mudah2an manfaat.
    salam.

  4. KangBoed says:

    SUDAHKAH ALLAH MENJADI RAJA DALAM DIRI KITA.. SEHINGGA SETIAP LANGKAH KITA ADALAH LILLAHI TA’ALA.. KITA MENCINTAI SEMUANYA KARENA KITA MENCINTAI ALLAH.. KITA BEKERJA KARENA MEMEGANG TANGGUNG JAWAB BESAR KEPADA ALLAH.. SETIAP LANGKAH KITA MENYADARI KEHADIRANNYA YANG SELALU MELIPUTI DAN MENGAWASI SETIAP LANGKAH KITA.. SUBHANALLAAAAAAAH.. ITULAH SEBENAR BENARNYA IBADAH SEJATI… JADIKANLAH ALLAH MENJADI RAJA DALAM DIRI
    SALAM SAYANG ‘TUK BUNDO YG BAIK

    ——————————————————
    manusia adalah ‘bos’ bagi dirinya sendiri,
    dan ‘bos’ yg paling baik utk kita adalah Allah swt.
    salam.

Comment navigation

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s