Mengenal diri sendiri adalah awal dari seluruh kebijaksanaan. (Aristotle)

Dalam perjalanan hidup kita berbagai masalah datang silih berganti dan tak dapat kita hindari.
Di masa-masa sulit kerap kali kita mencoba mencari tempat bersandar dan melarikan diri pada orang-orang di sekeliling.
Sahabat sejati adalah sosok yang kita impikan untuk ada di samping kita saat suka dan duka.
Tapi dalam perjalanan hidup, sering kali kita dibuat kecewa dengan harapan yang kita gantungkan pada orang lain.
Teman yang kita percaya ketahuan membicarakan keburukan kita bersama orang lain.

Sahabat yang Anda anggap seperti saudara merebut kekasih Anda.
Kekasih yang Anda cintai memilih pergi bersama teman-temannya saat Anda membutuhkannya ada di samping Anda.
Betapa banyaknya kekecewaan yang kita terima dari menggantungkan harapan pada orang lain.
Mungkin kah ada seorang sahabat sejati di dunia ini?
Seseorang yang ikut menangis saat Anda menangis, seseorang yang ikut tertawa saat Anda berbahagia.
Seseorang yang selalu bersedia bersama Anda dalam keadaan apapun.

Pernahkah Anda berpikir, sosok yang Anda cari itu begitu dekat dengan Anda?
Selalu ada di sana dan terabaikan.
Sosok yang tak pernah Anda gubris keberadaanya, yang tak sekalipun pernah Anda sapa.
Berkaca lah, tatap mata Anda, tersenyumlah pada sosok di cermin itu dan….sekarang Anda sedang tersenyum pada sahabat sejati Anda.

Yah,sosok yang Anda lihat di cermin itu selalu bersama Anda dalam suka dan duka.
Sosok yang paling Anda abaikan, Anda cela saat merasa tak puas, Anda salahkan saat mendapat malu.
Anda abaikan segala kebutuhannya.
Pada hal saat semua orang berpaling, hanya sosok itu yang selalu ada di sana setia bersama Anda.
Pernahkah Anda menatap kaca dan menyapanya, tersenyum ramah pada jiwa yang ada di sana?

Pernah kah Anda bertanya pada sosok di cermin itu, ‘hai,apa kabarmu?’ Saat seorang pria mematahkan hati Anda, pernahkah Anda bertanya pada sosok di cermin itu, ‘apa kau merasakan sakitnya?’
Pernahkah Anda bertanya apa yang paling diinginkannya?
Kedengarannya memang tak masuk akal, tapi sahabat sejati itu memang ada dalam diri Anda.

Saat Anda terluka karena cinta,dia merasakan kesedihan yang sama.
Saat kehidupan mengecewakan Anda, dia merasakan sakit yang sama.
Saat Anda kehilangan orang yang Anda kasihi dia ikut menangis bersama Anda.
Saat Anda jatuh cinta dia ikut tersenyum bersama Anda.
Dalam segala momen kehidupan Anda, sahabat sejati ini selalu ada di sana.

Jika mau menyadari ini, Anda tak perlu berlari mencari penghiburan di luar sana, yang kadang malah menyesatkan.
Saat masa-masa sulit menimpa, yang perlu Anda lakukan hanya ” menemui” ┬ásahabat sejati Anda, merangkulnya, hadir di sana untuk berbagi.
Nah, sudah siap bertemu sahabat sejati Anda?

Mulai detik ini, setiap kali menatap cermin, tatap mata Anda, jangan hanya melihatnya sepintas lalu, tersenyumlah dengan tulus dan katakan “Hai, sahabat sejatiku, apa kabarmu hari ini?”
Dan saat itu juga Anda hadir untuk diri Anda sendiri, mengenalnya lebih dekat dan siap menjalani kehidupan yang berat ini dengan lebih kuat.

 

 

Salam

Gambar diambil dari sini

About these ads

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

4 responses »

  1. mesin kasir says:

    jujur butuh waktu yg cukup lama untuk menemukan jati diri yg sebenarnya bunda

  2. mesin kasir says:

    Benar bunda, saya sering menyalahkan diri sendiri saat saya tidak dapat melakukan pekerjaan yang berat…

  3. eM says:

    bunda…apa kabar.. demi membaca tulisan mu ini.. aq tersentak.. :)
    mengapa kita (khusus nya aq..) sering melupakan “sahabat jiwa” yang ada dalam tubuh kita.. yang juga layak utk lebih “dilihat” lagi.. :)

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s