Mungkin Anda pernah mendengar kisah berikut dibawah ini sebelumnya.
Namun, saya masih saja merasa terharu dan selalu terpana ketika membaca ulang kisah ini.
Kisah yang mampu membuat kita merenungi arti kehidupan, ketika kita memasuki masa usia senja bersama orang yang kita kasihi sepenuh hati, orang yang kita dambakan untuk menjalani hari tua bersamanya.

Yuk, ikuti kisah berikut ini:

Seorang pria tua yang berusia 70 tahun, datang ke sebuah ceramah agama di suatu desa, bersama dengan istrinya.
Selama ceramah berlangsung pria ini memegangi dagu istri tercintanya, agar tetap bisa tegak dan bisa mendengarkan serta melihat wajah penceramah.

Sebelum pria tua itu meninggalkan tempat, Sang Penceramah mendatangi kakek tersebut, dan mendengar kisah yang mengharukan, bahwa istrinya telah 17tahun silam mengalami kelumpuhan, hampir seluruh tubuhnya tak bisa digerakkan.
Dan nyaris tak mampu melakukan kegiatan apapun.

Ketika seseorang meninggalkan orang lain karena tak ada lagi hal menarik dan bermanfaat dari dirinya, namun, ada saja orang yang malah memberikan dirinya pada seseorang yang demikian.

Kasih, kesetiaan dan pengabdian, selalu berjalan beriringan, tidak bisa tidak.
Orang yang memiliki kasih,akan selalu setia pada apapun dan siapapun yang ia kasihi, dan menjadi pribadi yang mengabdi dengan sepenuh hati untuk kebaikan pada apapun dan siapapun yang ia kasihi.

Mungkin saja, dunia tempat kita tinggal tidak menganggap ketiga hal tersebut penting.
Namun, menurut saya, sesungguhnya, ketiga hal itulah yang menjadi dasar dari kedamaian hati dalam kehidupan.

Bagaimana sahabat? setujukah Anda?

Salam

Gambar diambil dari sini

About these ads

About bundadontworry

Ibu rumah tangga dengan 2 anak

15 responses »

  1. Tiada kesetaian tanpa kesetian..

  2. Pulau Tidung says:

    Saya setuju Bunda, Semoga kita bisa saling hidup mengasihi dan memahami satu dengan yang lain

  3. lukman hakim says:

    Kesetiaan dalam keadaan yang menyenangkan dan penu adalah sesuatu yang didambakan oleh setiap pasangan. Dan itu adalah bukti cinta yang ikhlas, tanpa balas hanya meminta ridho yang di atas…

  4. Nadiah Alwi says:

    Semoga kita dan pasangan selalu memiliki ketiganya :). TFS, Bun.

  5. ded says:

    Indah sekali ya Bun :)
    Terima kasih Bun, telah berbagi

  6. sy pengen di hari tua sy nanti seperti tulisan bunda & spt foto yg ada di postingan ini

  7. Dhidhit says:

    Kedamaian hati selamanya….
    menikmati hari tua bersama anak cucu

  8. tentu saja setuju Bunda, dan kalau boleh saya simpulkan, itulah yang dinamakan cinta abadi, cinta sesungguhnya tanpa pamrih. Beda halnya dengan cewek jaman sekarang Bunda, ada uang abang sayang, ga ada uang, abang ditendang.

  9. ysalma says:

    poin yang terakhir masih berproses terus Bund, kecuali untuk ortu dan anak..
    salam damai Bund.

  10. honeylizious says:

    mengharukan banget kisahnya

    semoga suatu hari saya akan mendapatkan suami yang seperti kakek itu

  11. Dangdut says:

    Sungguh mulia hati kakek memberikan kasih sayang yang lebih untuk istrinya

  12. imamboll says:

    semoga di hari tua nanti saya juga bisa merasakan hal yang sama dengan yang bunda ungkapkan di postingan ini :D

  13. setuju Bunda, kasih, kesetiaan dan pengabdian ingin aku memilikinya

  14. Nchie Hanie says:

    Setujuu banget Bunda..
    Hiks rasanya gimana melihat foto di atas..
    Semoga bisa menikmati usia senjaku bersama orang yang aku sayangi tentunya dengan bekal kasih,, kesetiaan dan pengabdian. huuuu

    pagi Bunda..
    Semoga hari menyenangkan..
    Salam peluk dan cium

Terimakasih banyak sahabat tersayang, untuk apresiasinya melalui komentar dibawah ini .........

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s